JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Bali United sudah jauh-jauh hari mengubur harapan jadi jawara Liga 1 musim 2018. Setelah itu, Serdadu Tridatu hanya punya kesempatan jadi tim yang masuk di deretan 5 besar klasemen.

Hasil pertandingan Bali United di musim ini memang paling disorot publik Semeton Dewata. Dibandingkan musim 2017, saat itu Bali mampu bertengger sebagai runner up dengan torehan 68 poin.

Musim ini malah bikin kaget karena Bali hanya mampu mengumpulkan 45 poin dari 33 pertandingan sepanjang musim. Itu mengantarkan mereka masuk 10 besar klasemen. Tentu BU makin tergerus di babak akhir akibat empat kali kalah beruntun.

Kekalahan beruntun diawali saat tandang lawan Persipura 0-1, kandang lawan Persebaya 2-5, tandang lawan PSM Makassar 0-4 dan terakhir kalah di Dipta lawan Persija Jakarta 1-2. Otomatis di laga terakhir menjamu Bhayangkara FC, Minggu (9/12), klub kebanggaan Bali ini tetap tak mampu masuk 5 besar.

Jika Bali menang dari Bhayangkara, Fadil Sausu dkk tetap belum mampu melangkahi klub seperti Persebaya ataupun Borneo FC. Sebab poin di papan atas cukup jauh. Di atas Bali United ada PSIS Semarang dengan poin 46, Barito Putera (47), Arema (47), dan Persebaya (47), serta Borneo FC (48). Kelima tim itu juga masih berpeluang menambah poin, karena ada beberapa yang menjalani laga terakhir di kandang sendiri.

Target lima besar sudah dicanangkan manajemen Bali United saat mengawali kompetisi musim 2018. Tapi situasi itu berbeda jauh dengan harapan. Tapi BU tetap akan tampil all out nanti.

Pelatih Eko Purdjianto sudah menekankan pasukannya tampil all out pada pertandingan terakhir. "Penampilan terakhir harus tuntas walaupun lawan kuat. Kita harus tampil ngotot," kata Eko.

Eko mengatakan timnya memang ingin tampil maksimal. Mereka bersuara dan optimis mengakhiri musim 2018 dengan hasil bagus. "Jangan sampai kalah beruntun terus," imbuhnya. (eka)