JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Bali United kembali menghibur para semeton Serdadu Tridatu dengan mempersembahkan 3 gol kala lawan Persela Lamongan, Selasa (11/9/2018) sore di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kemenangan itu membuat suporter melepas kekangenan selama 'berpuasa' satu bulan libur Asian Games 2018. Gol kemenangan 3-2 yang masing-masing ditelurkan Ilija Spasojevic (menit ke-4), Nick van Der Velden (penalti) menit ke-30, dan penalti Melvin Platje menit ke-65, membuat BU merangsek naik ke peringkat dua klasemen sementara Liga 1.

Dengan cepat, Bali United berhasil mengumpulkan 35 poin di laga pekan ke-21. Hasil ini, menurut coach Widodo cukup memuaskan. Walau demikian, pemuncak laga masih dihuni Persib Bandung dengan torehan poin sama.

"Secara umum, kami memang memenangkan pertandingan, tetapi kami sedikit kehilangan momentum di babak pertama,” ucap coach Widodo Cahyono Putro (WCP), usai laga.

Mantan penyerang Timnas era 1990-an ini menyebut, permainan mantan anak asuhnya (Persela Lamongan) juga cukup baik. Soal penalti yang dihadiahkan sang pemimpin laga, wasit asal DKI Jakarta Novari Ikhsan Arilaha, WCP enggan berkomentar banyak.

“Soal penalti saya tidak terlalu tahu karena jarak pandang terlalu jauh sehingga tidak bisa melihat apakah benar penalti atau tidak,” kata dia.

Kemenangan ini juga menjadi kado spesial bagi ayah dua anak tersebut lantaran laga kontra Persela yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-31.

Usai pertandingan, Spaso yang hadir dalam sesi konferensi pers buka suara terkait kemenangan dan gol yang ia cetak bertepatan pada hari ulang tahunnya.

"Tentu saja saya sangat senang dengan kemenangan hari ini. Memulai lagi pertandingan setelah libur yang cukup lama tentu bukan hal mudah. Fokus saya hari ini bukan karena saya berulang tahun tapi untuk pertandingan dan meraih kemenangan bagi tim," ujar Spasojevic.

Sementara, pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengaku berat hati dengan hasil pertandingan yang diketuai wasit Novari. Bagi dia, tim asuhannya bermain bagus hingga mampu mengimbangi BU yang bermain di kandang. Akan tetapi kekalahan justru mendera Persela karena hadiah penalti bagi BU.

Bahkan, Aji Santoso mengklaim anak asuhnya bermain mendominasi laga. Dia juga menyebut kepemimpinan wasit merusak tatanan permainan Persela.

“Saya juga mengakui jika materi pemain Bali United lebih bagus dari kami, dan kami sudah mengantisipasi hal tersebut,” kata Aji Santoso.

Pertandingan Selasa (11/9) kemarin cukup menarik. Dua dari tiga gol kemenangan Bali United dicetak melalui hadiah penalti yang diberikan wasit Novari Ikhsan Arilaha.

Kick off babak pertama dimulai hingga empat menit berjalan, Ilija Spasojevic berhasil menggedor gawang Persela yang dijaga Dwi Kuswanto dengan sepakan keras di area kotak penalti.

Dua gol Bali United lainnya dicetak melalui eksekusi  penalti Nick van Der Velden menit ke-30, dan penalti Melvin Platje menit ke-65. Sementara gol balasan Persela dicetak Wallace Costa Alves menit ke-27 dan Fahmi Al Ayyubi menit ke-40. (eka)