JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Kejuaraan Panahan Terbuka dalam rangka memeriahkan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana digelar di GOR Praja Raksaka Kepaon Denpasar dari tgl 1 - 7 Juli 2019.

 

Gusti Fazli Kertinegoro RM dan Arisade Almira Adorabelle dari Bali Archery School (BAS) berhasil menjuarai Individual dan Mixed Compound tingkat SMP. Medali diserahkan langsung oleh Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. dan Ketua Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bali IGMA Wisnu Mataram.
Gusti Fazli Kertinegoro RM baru menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Dasar (SD) Albanna dan akan melanjutkan ke tingkat SMP. Sementara Abel duduk di bangku SMP Albanna kelas 9. Gusti sendiri sebenarnya masih bisa mengikuti kejuaraan Compound tingkat SD dengan jarak 30 M. Namun menurut Ketua Bali Archery School, Fajar Putra untuk meningkatkan kualitas dan mentalnya, Gusti diikutkan pada tingkat SMP/ Junior dengan jarak 40 M.
Usai menjuarai Kejuaraan Panahan Terbuka dalam rangka HUT ke-62 Kodam IX/Udayana ini, Gusti dan Abel akan mengikuti Kejuaraan Panahan Nasional antarclub Piala Presiden dengan Tajuk Bogor Open Archery Championship 2019. Gusti akan turun di Tingkat Junior U-17 jarak 30 M dan Tingkat Umum jarak 50 M. Selain Gusti dan Abel, dalam Kejuaraan Panahan Nasional antarclub di Bogor itu, Bali juga akan mengirim atlit panahan Vero dan Rio. Keduanya yang merupakan putra dari seorang Notaris senior di Denpasar, Sri Andayani ini, akan turun di kelas compound SD dan SMP. “Selaku orang tua, tentunya saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena merupakan kegiatan yang sangat positif. Sekarang banyak anak-anak yang kecanduan gadget, maka dengan adanya kegiatan panahan ini bisa menghindarkan anak dari hal yang negatif seperti kecanduan gadget maupun bahaya narkoba,” ujar Sri Andayani.
Fajar Putra yang juga sebagai Staf Khusus PP Perpani ini mengharapkan agar atlit-atlit Bali yang turun di BOAC 3th 2019 ini mampu membawa pulang medali, sekaligus membuktikan bahwa pemanah-pemanah Bali sudah bisa diperhitungkan di tingkat Nasional. “Kita do'akan agar atlit-atlit Bali yang turun di BOAC 3th 2019 ini akan mampu membawa pulang medali,” ujar Fajar Putra.
Sementara Pelatih Panahan Bali Archery School, Wari Sri Rahardjo mengatakan meskipun BAS yang bermarkas di Jalan Tukad Alas Arum No. 27 Denpasar ini belum lama terbentuk, sudah bisa memboyong medali, seperti Medali Emas Individual Nasional Puteri yang diraih oleh Bucika Dinda Sahrevi Rahardjo, Medali Perak Individual Nasional Puteri Tingkat SMP diraih oleh Aya Habiba Rahardjo, Medali Perunggu Standard Bow tingkat SMP diraih oleh Aldi Taufikurrohman, serta Mixed Nasional Tingkat SMP yang diraih oleh Aldi Taufikurrohman berpasangan dengan Aya Habiba Rahardjo.
Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. sangat mengapresiasi dengan diadakannya event kejuaraan panahan ini. Dirinya berharap agar even seperti ini bisa berkelanjutan setiap tahunnya. (dje)