JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KESEHATAN
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Sejak pandemi virus corona (Covid-19) melanda Indonesia, pemerintah meminta masyarakatnya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebagian besar kegiatan dilakukan melalui daring (online). Mulai belajar dari rumah hingga bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Pada akhirnya konsumsi masyarakat saat menggunakan gadget meningkat.

Berdasarkan keluhan yang diterima dokter spesalis mata RSUP Sanglah, Denpasar, dr. I Gusti Ayu Made Juliari, Sp.M (K) dirinya akhir-akhir ini banyak menerima berbagai konsultasi terkait penggunaan gadget. "Terutama untuk anak-anak sekolah, yang awalnya ketemu offline sekarang lewat online. Hampir seharian menyelesaikan tugas-tugas mereka menggunakan gadget," ucapnya, Selasa (30/6/2020).

 

dr. Juliari menjelaskan penting bagi masyarakat untuk menjaga dan mengatur penggunaan gadget terlebih di tengah pandemi. Dirinya merekomendasikan setiap 2 jam sekali setelah penggunaan gadget, mata perlu diistirahatkan. "Bisa makan dulu misalnya, atau mungkin mengerjakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan alat elektronik itu. Kemudian kita bisa mengerjakan lagi tugasnya kalau belum selesai," imbuhnya.

 

Ia menerangkan, penggunaan gadget berlebihan dapat membuat mata lelah maupun kering. Dalam kondisi tertentu gejala tersebut perlu dilakukan pemberian obat tetes mata. "Ada yang perlu diobati jika sudah terlalu parah sampai mata kering atau dry eye. Bisa ditanggulangi dengan tetes mata berupa air mata buatan untuk mengurangi rasa yang tidak nyaman," sarannya.

 

dr. Juliari menambahkan, jika diperlukan, masyarakat juga bisa melakukan pemijatan ringan di bagian sekitar mata. Atau dibagian tubuh lain seperti punggung atau leher yang terasa berat setelah menggunakan gadget terlalu lama. Tidak hanya mengistirahatkan mata setiap 2 jam sekali, posisi duduk saat menggunakan gadget juga tidak kalah penting. "Penggunaan gadget pada anak secara berlebihan dapat meningkatkan penambahan mata minus lebih cepat," ujarnya.

 

Untuk mencegah kondisi tersebut, pihaknya menekankan pentingnya mengkonsumsi makan bervitamin dan bergizi selain menjaga pola penggunaan gadget. "Buah-buahan dan sayur-sayuran pada umumnya bagus untuk mata, apalagi yang berwarna terang seperti tomat, pepaya, jeruk, kemudian blueberry, dan anggur. Kemudian kalau sayur, seperti wortel, kemudian sayuran hijau brokoli bagus untuk kesehatan mata secara umum," tandasnya. (dar).