JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KESEHATAN
Typography

MANGUPURA - fajarbali.com | Pandemi virus Corona (Covid-19) memberi dampak yang sangat luar biasa pada saat ini. Bagaimana tidak, dengan media penularan yang sangat cepat, virus tersebut dapat berpindah melalui benda ataupun antar manusia. Menurut data, penyebaran virus yang paling tinggi saat ini adalah melalui Transmisi Lokal, tidak di pungkiri jika social distancing dan physical distancing masih belum diindahkan oleh masyarakat.

 

 

Dalam kaitan percepatan penyebaran Covid-19, Pemeritah Provinsi Bali telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 yang melibatkan litas sektoral terkait termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali yang tergabung didalamnya serta diberikan mandat sebagai koordinator pada bagian pencegahan, sosialisasi dan edukasi guna menekan penyebaran virus corona di masyarakat.

 

Berdasarkan mandat tersebut, Rabu (27/5) PMI Provinsi Bali bersama PMI Kabupaten Badung kembali bergerak melaksanakan kegiatan pencegahan penularan Covid-19 melalui beberapa aktifitas antara lain penyemprotan atau spraying desinfektan di wilayah Kuta.

 

"PMI bersama relawan Linmas kecamatan dengan menggunakan Truk Gunner PMI yang memiliki kapasitas penyemprotan sebanyak 5000 liter melakukan penyemprotan yang menyisir wilayah Kuta dan sekitarnya seperti Central Park Kuta, Pantai Kuta, Pantai Legian sampai dengan Monumen Bom Bali," ungkap Kepala Divisi Kelembagaan PMI Provinsi Bali, Taufan Kristanto.

 

Selain itu, Tim Spraying juga melaksanakan penyemprotan dengan masuk ke pasar-pasar oleh personel PMI seperti Pasar Adat Kuta I dan Pasar Adat Kuta II. Selain melaksanakan Penyemprotan, juga dilaksanakan serta edukasi dan sosialisasi kepada pengunjung pasar.

 

"Tak hanya melakukan penyemprotan, kami juga mengedukasi pengunjung dan memberikan sosialisasi pencegahan Covid-19 dengan melakukan pengecekan suhu tubuh, membagikan masker kepada pengunjung yang tidak menggunakan masker, sosialisasi mencuci tangan sebelum dan sesudah masuk pasar serta pendistribusian 100 paket Kebersihan yang terdiri dari sabun dan masker," ujarnya.

 

Taufan Kristanto mengaku, kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung. Kepada masyarakat juga tidak henti-hentinya untuk mengingatkan agar dapat mengikuti dan mematuhi himbauan pemerintah dalam menjalankan protokol kesehatan.

 

"Tetap dengan menjaga jarak minimal 1 meter, menggunakan masker saat berada diluar rumah, serta menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas. Adapun personil yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari unsur Pengurus, Staff dan Relawan dengan total sekitar 50 orang" terangnya. (dar).