JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KESEHATAN
Typography
DENPASAR - fajarbali.com | Plasma darah adalah cairan berwarna kekuningan yang bertugas membawa sel darah. Tidak hanya sel darah, plasma darah juga berperan membawa berbagai nutrisi penting yang menunjang kesehatan tubuh. Plasma darah merupakan bagian darah yang cenderung terlupakan. Padahal, peran dari plasma darah dalam tubuh tidak kalah penting dibanding dengan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.


Praktisi Kesehatan, dr. Meva Nareza mengatakan, plasma darah memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh, di antaranya bertugas membantu sel tubuh membuang limbah-limbah hasil metabolisme. Setelah itu, limbah ini akan dibawa plasma darah ke area tubuh lainnya, seperti ginjal atau hati, untuk dibuang.

"Plasma darah juga mengandung banyak protein, namun yang paling penting adalah albumin dan fibrinogen. Nah, albumin dalam darah memiliki peranan yang cukup penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Protein ini bertugas mempertahankan agar cairan dalam pembuluh darah tidak merembes ke jaringan. Selain fibrinogen, plasma darah juga mengandung berbagai faktor pembekuan darah. Fibrinogen dan faktor-faktor ini berperan dalam proses pembekuan darah. Jika kadar mereka dalam plasma darah rendah, darah akan sulit berhenti mengalir saat terjadi pendarahan. Ini bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak darah," jelasnya saat dihubungi, Rabu (14/10/2020).

Lanjut dr Meva menjelaskan, plasma darah juga berperan dalam menjaga suhu tubuh dengan cara menyerap atau melepaskan panas sesuai dengan kebutuhan tubuh. Imunoglobulin yang terkandung pada plasma darah juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Kehadirannya mampu membantu tubuh melawan infeksi yang disebabkan bakteri dan virus.

"Beberapa kondisi kesehatan mungkin menyebabkan seseorang membutuhkan donor plasma darah. Untuk itu, seseorang yang sehat dapat mendonorkan plasma darahnya melalui donor darah. Dari darah yang telah didonorkan ini, petugas donor akan memisahkan plasma darah dari sel-sel yang ada di dalamnya dengan bantuan mesin. Setelah itu, plasma darah bisa disumbangkan kepada pasien yang membutuhkan. Plasma darah biasanya dibutuhkan pada penyakit kronis yang langka seperti hemofilia. Pemberian terapi ini dapat membantu pasien hidup lebih lama dan lebih produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," terangnya.

Bahkan pada penderita Covid-19, donor protein dan antibodi yang terdapat pada plasma darah pasien yang telah dinyatakan sembuh dapat membantu pasien positif Covid-19 lainnya pulih. Namun untuk memastikan keamanan, perlu dilakukan beberapa tes sebelum donor plasma darah dilakukan.(dar).