JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KESEHATAN
Typography
DENPASAR - fajarbali.com | Kehadiran TNI mempercepat penanganan Covid-19 di Bali diwujudkan dengan melakukan aksi kemanusiaan dengan menggelar Donor Plasma Konvalesen, dihadiri langsung Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara di aula Makorem 163/ Wira Satya, Denpasar, Selasa (29/9/2020).


"Ini merupakan donor plasma konvalesen yang kedua serangkaian HUT ke 75 TNI. Donor ini dibutuhkan oleh rumah sakit yang ada di Bali, karena plasma bermanfaat bagi pasien Covid-19 kategori gejala berat,” ujar Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara didampingi unsur bidang kesehatan dan PMI Bali.

Sejatinya ada 109 orang yang akan berdonor, namun pada pelaksanaan kegiatan, hanya 37 orang yang memenuhi syarat kondisi kesehatan. Pendonor tersebut terdiri dari 15 anggota Kodam IX/ Udayana dan 22 warga sipil.

"Kegiatan donor darah plasma konvalesen selanjutnya akan kita laksanakan di Kabupaten Klungkung dan Buleleng, sehingga masyarakat yang berada di sekitar daerah tersebut tidak jauh mengikuti donor darah ke Denpasar," imbuhnya.

Sementara itu, terkait efektivitas terapi plasma konvalesen, Direktur RS PTN Unud, Prof Dr dr Dewa Putu Gede Purwa Samatra, Sp.S(K) menuturkan, dari 15 pasien yang diterapi konvalesen, sebanyak 11 telah berhasil sembuh, sedangkan 4 orang tidak berhasil. “Mereka yang tidak berhasil itu ada komorbid (gangguan) paru-paru, dan kencing manis. Dalam waktu dekat ada 5 orang lagi yang bersedia mendonorkan plasma,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMI Bali IGN Alit Putra mengapresiasi upaya TNI untuk ikut bersama mengatasi penanganan Covid-19 di Bali melalui kegiatan donor plasma dan bersedia menyumbangkan darah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pangdam dan sangat salut dengan TNI karena selama ini tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk hadir mendonorkan darahnya di Makorem 163/Wira Satya. Ini merupakan peran serta yang luar biasa, sejak new normal ada keberanian menyumbangkan darah dan PMI sendiri membutuhkan stok darah, untuk kemudian disalurkan membantu masyarakat," tuturnya.

Alit Putra menghimbau kepada masyarakat yang pernah terpapar Covid-19 untuk tidak segan-segan mau mendonorkan darahnya, namun sebelumnya juga akan dicek terlebih dahulu oleh tim medis untuk memastikan dan aman bagi pendonor. “Mudah-mudahan ke depan semakin banyak bersedia mendonorkan darahnya dan ke depan Bali bisa bangkit kembali dan terbebas dari Covid-19,” pungkasnya.(dar).