JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KESEHATAN
Typography
DENPASAR - fajarbali.com | Memperingati HUT TNI Ke-75 tahun 2020, Kodam IX/Udayana menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (22/9/2020) di Aula Kesehatan Komando Daerah Militer (Kesdam) IX/Udayana, Jl. PB Sudirman Denpasar tersebut melibatkan puluhan anggota TNI. Dalam kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara turut mendonorkan darahnya.


   "Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dalam upaya menolong masyarakat yang membutuhkan darah untuk memperoleh kesembuhan. Saya cukup senang dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses donor darah ini. Kegiatan ini salah satu upaya yang harus gencar kita lakukan. Tidak hanya donor darah biasa, donor darah plasma juga harus kita sosialisasikan," ujar Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara.

   Pihaknya berharap masyarakat yang sempat terjangkit Covid-19 dan dinyatakan sembuh agar bersedia melakukan donor plasma untuk membantu sesama. Selain itu, masyarakat juga tetap dihimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Donor Darah selain bermanfaat untuk membantu mereka yang membutuhkan, juga baik bagi kesehatan si pendonor itu sendiri. Selain itu, donor darah membuat awet muda untuk itu jangan takut donor darah,” imbuhnya.

   Sementara itu, Kepala UTD PMI Provinsi Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes sangat mengapresiasi kegiatan donor darah tersebut. Ia menyebutkan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi yang mendapatkan mandat dalam pelaksanaan Pelayanan Donor Darah, telah mengupayakan berbagai hal dalam pemenuhan kebutuhan darah. Sesuai dengan tugas yang diemban melalui Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Bali yang merupakan unit pelaksana teknis dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertugas menyediakan darah yang aman dan berkualitas. Aman dari stok darah yang diperlukan dan seluruh produk darah yang dibuat benar berkualitas sesuai standar.

   "Menurunnya stock darah di UTD PMI Provinsi Bali karena berkurangnya jumlah pendonor sukarela sebagai dampak dari terjadinya Pandemi Covid-19 menyebabkan UTD PMI Provinsi Bali tidak mampu mendropping produk darah sesuai permintaan, sedangkan permintaan dari rumah sakit, bank darah rumah sakit ataupun dari UTD PMI Kabupaten/Kota tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Melalui sinergi ini kita harapkan ketersediaan darah bisa terpenuhi," tuturnya.

   Wiryana Patra Jaya menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tetap menggunakan protokol kesehatan seperti menyiapkan tempat mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, jarak tempat duduk diatur sesuai aturan, pemakaian APD standar bagi para petugas, serta tidak lupa untuk selalu menggunakan masker.

   "Kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan pastinya sangat membantu ketersediaan darah di PMI, dan sesuai dengan tema pelaksanakan kegiatan bahwa “Darahku Mengalir Untuk Negeri” tentu donasi darah yang terkumpul akan di olah untuk kemudian di distribusikan kepada para pasien yang membutuhan darah, sehingga mereka dapat sembuh dan kembali beraktifitas," terangnya.

   Dalam kegiatan tersebut dirangkaikan pula dengan penyerahan penghargaan oleh Pengurus PMI Provinsi Bali IGM Wisnu Mataram kepada Pangdam IX/Udayana. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/WSA, PMI Prov. Bali, Dinkes Prov. Bali, serta undangan lainnya. (dar).