JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BUDAYA
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Menyongsong Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Klungkung sudah mulai melakukan sejumlah persiapan. Diantaranya, menyeleksi sekaa gong kebyar wanita yang akan ditunjuk sebagai duta Kabupaten Klungkung dalam 'pesta' kesenian tahunan tersebut. Melalui perlombaan, Pemkab Klungkung menyeleksi sekaa-sekaa terbaik yang datang dari setiap kecamatan. 

 

Perlombaan ini dilangsungkan selama dua hari. Yakni mulai tanggal 5-6 Desember lalu. Hari pertama tampil Sekaa Gong Kebyar Wanita Crekeh Genjer Desa Lembongan duta Kecamatan Nusa Penida dengan Sekaa Gong Kebyar Wanita Ayu Nulus Desa Tusan duta Kecamatan Banjarangkan. Sedangkan dihari kedua, tampil Sekaa Gong Kebyar Wanita Gita Tunjung Mekar Desa Adat Besang Kangin, Kelurahan Semarapura Kaja duta Kecamatan Klungkung dan Sekaa Gong Kebyar Wanita Padma Negara Desa Sampalan Kelod duta Kecamatan Dawan. 

Keempat sekaa tampil atraktif dihadapan ratusan penonton yang hadir di depan panggung terbuka Lapangan Puputan Klungkung. Selain membawakan tabuh kreasi, tabuh lelambatan, keempat sekaa juga masing-masing mengiringi tari pilihan dan tari wajib. Setelah tahap penjurian yang panjang, Sekaa Gong Kebyar Wanita Crekeh Genjer Desa Lembongan duta Kecamatan Nusa Penida berhasil menjadi juara satu. Sekaa gong yang berdiri pada 16 Juli 2019 ini sekaligus akan mewakili Klungkung pada Pesta Kesenian Bali tahun 2020 nanti. 

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyampaikan selamat kepada semua sekaa yang sudah tampil. Menurut Bupati, kedepan harus dilakukan pemerataan peserta dan pembinaan lebih awal. Karena, menurutnya di setiap kecamatan pasti banyak potensi yang ada yang perlu dikembangkan. Bupati berharap dengan adanya lomba seperti ini, masing-masing desa adat maupun masing-masing sanggar dari sekarang mulai berbenah. Karena pemerintah akan memberikan kesempatan yang sama kepada semua kelompok seni untuk menampilkan kebolehannya berkreatifitas, berinovasi di bidang seni dan budaya. 

“Dengan adanya lomba seperti ini harapan saya masing-masing desa adat, sanggar, dari sekarang berbenah. Karena kita akan memberikan kesempatan yang sama kepada semua kelompok seni untuk berkreatifitas dan berinovasi dibidang seni dan budaya,” ujarnya.

Sementara usai perlombaan, dewan juri langsung mengumumkan para juara. Dari rekapitulasi penilaian dewan juri, keluar sebagai juara satu dengan nilai 1.359 Sekaa Gong Kebyar Wanita Crekeh Genjer Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida dan juara dua dengan nilai 1.328 Sekaa Gong Kebyar Wanita Padma Negara Desa Sampalan Kelod, Kecamatan Dawan. Sementara Sekaa Gong Kebyar Wanita Ayu Nulus Desa Tusan duta Kecamatan Banjarangkan mendapat juara tiga dengan nilai 1.191 dan juara empat dengan nilai 1.173 Sekaa Gong Kebyar Wanita Gita Tunjung Mekar Desa Adat Besang Kangin, Kelurahan Semarapura Kaja, Kecamatan Klungkung. (dia).