JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


SESETAN -fajarbali.com |Toko bangunan UD. Putra Bali 2 di Jalan Tukad Buaji No.2, Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), ludes terbakar, Rabu (15/7) sekitar pukul 00.15 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut namun kerugian ditaksir mencapai Rp.400 juta. 


Toko bangunan yang terbakar itu milik Kadem Suardika (33). Saksi korban menjelaskan pas kebakaran, dia berada di rumahnya di Jalan Raya Sesetan Gang Camar 2 Densel. 


Selanjutnya sekitar pukul 00.20 Wita, saksi korban terkejut menerima telpon dari temannya yang mengatakan kalau toko miliknya terbakar. Sehingga korban bersama keluarganya berangkat ke toko untuk melihat kebenarannya. 


Sesampainnya di toko, korban mendapati toko bangunan miliknya ludes dilalap si jago merah. Beruntung, saat kejadian korban berhasil memindahkan satu unit mobil pick up. "Tapi ada satu lagi mobil pick up yang ikut terbakar," ungkapnya ke Polisi. 


Sementara Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika Karsito Putro yang dikonfirmasi wartawan mengatakan akibat peristiwa kebakaran itu, pemilik toko bangunan mengalami kerugian Rp 400 juta. 


"Bahan bahan bangunan semuanya terbakar termasuk 1 unit mobil Pick-up," ujar AKP Hadimastika, Rabu (15/7/2020). 


Terkait kebakaran itu, petugas dari Dinas Pemadam Kota Denpasar mengerahkan 6 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Kobaran api berhasil menjinakkan api sekitar pukul 03.20 Wita. 


Selain itu, petugas Identifikasi Polresta Denpasar tiba dilokasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Namun hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum diketahui. 


" Ya, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Korban dan sejumlah saksi belum tahu penyebab kebakaran ini, sehingga perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata mantan Kanitreskrim Polsek Ubud Gianyar itu. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Tercatat, sebanyak 1.200 pengendara motor (pemotor) terkena tilang dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polresta Denpasar. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tudingan miring adanya percaloan di kantor Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polresta Denpasar ternyata tidak benar. Selama ini jajaran Satlantas Polresta Denpasar telah siagakan anggota Provost untuk mengawasi dan memberantas para calo. 

BADUNG - Fajarbali.com | Tim penyidik Kejaksaan Negeri Badung melakukan penggeledahan di kantor Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kekeran yang berlokasi di Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

DENPASAR -fajarbali.com |Selama Operasi Patuh Lempuyang 2020 dilaksanakan 15 hari, Satuan Lalu Lintas Polres Badung berhasil menindak 261 pelanggaran dengan tanda bukti tilang selebihnya yang 1.475 diberikan teguran simpatik. 


KEROBOKAN -fajarbali.com |Kebakaran hebat melanda dua ruko di Jalan Sahadewa, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Kamis (6/8/2020) sekitar pukul 10.40 Wita. Dua ruko itu diketahui tempat berjualan mie ayam dan bakso Solo Wonogiri serta menjual alat-alat upacara adat Hindu "Asih Yadnya". 


DENPASAR -fajarbali.com |Dua residivis yang baru saja dapat asimilasi corona, kembali ditangkap dalam kasus pencurian motor. Keduanya yakni, Didik Dwi Hermawan (25) dan Rismi Andi Selamat Rahayu (23). 


DENPASAR -fajarbali.com |Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho menjelaskan drummer Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID sudah menjalani pemeriksaan, Kamis (6/8/2020) pagi. 

 

 

Kombes Yuliar mengatakan, ada kira-kira satu unsur pencemaran nama baik yang masuk dalam postingan Jerinx per tanggal 13 Juni 2020 lalu. Namun Kombes Yuliar tidak menjelaskan secara detail unsur yang dimaksud. 


Soal pemeriksaan Jerinx, Kombes Yuliar menyebutkan ada tiga poin mendasar yang ditanyakan oleh penyidik. Pertama, terkait postingan yang dimuat. Kedua, maksud postingan itu Jerinx ingin menggugah IDI selaku organisasi profesional kedokteran untuk mengambil tindakan atas ketidakadilan kepada rakyat, dimana rapid test sebagai syarat layanan ke rumah sakit. 


"Poin terakhir yang dipertanyakan terkait beberapa postingan cukup banyak itu dari tanggal 13 Juni 2020 ada emoticon atau ikon babi," ujar Kombes Yuliar, Kamis (6/8/2020). 


Sementara saat memposting itu Jerinx mengaku sedang makan babi guling. "Di situ dijelaskan bahwasanya saat memosting itu, Jerinx mengaku sedang makan babi guling," beber perwira melati tiga dipundak itu. 


Herannya, kata Kombes Yuliar, dibeberapa postingan lainnya yang pernah dia lakukan, tidak ada emoticon seperti itu. Pun terkait adanya kata-kata kacung, menurut Kombes Yuliar, Jerinx menyebutnya sebagai kritikan. 


Kombes Yuliar mengatakan saat ini status Jerinx masih saksi. Setelah pemanggilan Jerinx ini, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara. 


"Status (Jerinx) masih saksi. Kita akan melakukan penyelidikan secara profesional. Jerinx sudah diambil keterangan, secara profesional dan nanti kita gelar perkara. Hasil gelar perkara nanti (tentukan) langkah selanjutnya untuk proses penyidikan akan disampaikan. Karena kita melalui SOP dulu," ungkapnya. 


Menyangkut hasil pemeriksaan ahli bahasa, menurut Kombes Yuliar,  memang ada satu unsur kira-kira masuk mencemarkan nama baik. "Poinnya kan disitu. Kami tetap berpedoman pada keterangan ahli bahasa," pungkasnya mengakhiri.


Sementara itu saat diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Bali, Jerinx mengatakan apa yang disampaikannya melalui postingan instagram agar pihak IDI bisa menjelaskan masalah rapid tes sebagai syarat layanan rumah sakit yang nyata-nyata dilarang oleh Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia. 


Jerinx juga mengakui maunya berdialog langsung dengan IDI sehingga menemukan titik yang ideal. Menurutnya semua persoalan bisa dibicarakan karena murni tidak ada kebencian dan tidak ada niat  menjatuhkan nama IDI. 


"Karena saya percaya penuh dan menaruh harapan besar kepada IDI karena saya tahu IDI memiliki kemampuan dan kecerdasan data segalanya untuk merubah regulasi yang merugikan rakyat rakyat kecil ini," ujarnya.  


Hanya saja kata Jerinx, pihak IDI diam padahal dia ingin minta kejelasan. Nah karena dari IDI tidak bisa memberikan penjelasan sehingga Jerinx melakukan kritikan di instagram pribadinya. 


Untuk itu, Jerinx meminta agar segera cabut syarat rapid tes syarat untuk menerima layanan kesehatan. Pasalnya sudah terbukti merugikan banyak pihak. Bahkan, ahli-ahli mengatakan bahwa rapid tes tidak akurat dan tidak layak dijadikan layanan kesehatan. 


"Segera cabut itu agar rakyat rakyat tidak dirugikan. Kita semua tau di zaman pandemi ini orang susah dan kesulitan. Jadi kenapa ditambah problem mereka. Jika ada solusi untuk meringankan beban hidup mereka lakukan saja. Jika tidak berbahaya," ucapnya. (hen)

DENPASAR-Fajarbali.com | Sidang kasus perbankan dengan terdakwa Titian Wilaras, Kamis (6/8/2020) kembali dilanjutkan.

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penggebuk drum Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, menjalani 13 pertanyaan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. Ia mengatakan bahwa kata-kata KACUNG yang dipostingnya di instagram miliknya, bukan untuk menjatuhkan profesi dokter. 


Jerinx mengatakan dirinya tidak ada menuduh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai organisasi korup atau organisasi pembohong atau licik atau istilahnya kasar. 


"Persepsi saya pribadi kata kacung itu sebenarnya tidak rendah. Maksud saya kacung itu ya pelayanan. Bisa dilihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia," ungkapnya didampingi Kuasa Hukum Wayan Gendo Suardana kepada sejumlah awak media di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (6/8/2020). 


Terlebih, kata Kacung ini juga biasa dialamatkan kepada dirinya sendiri. Apalagi saat berada di rumah, dia bahkan sering disuruh-suruh oleh istrinya sendiri. 


"Kalau saya dirumah ya sering disuruh suruh sama istri, saya dirumah kacungnya istri saya. Kalau ada yang bilang woi jerinx kamu kacungnya istri saya, ya bener emang kenapa?," ujar suami Nora Alexandra ini. 


Menurutnya lagi, Kacung bukanlah budak belian yang notabene lebih rendah lagi. Budak belian sendiri penuh dengan jati diri t

 

DENPASAR -fajarbali.com |Janji Drummer Superman Is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx SID untuk diperiksa di Ditreskrimsus Polda Bali ditepati. Didampingi Kuasa Hukum Wayan Gendo Suardana, Jerinx datang tidak mengenakan masker sama seperti yang dilakukannya saat demo tolak rapid test dua pekan lalu. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali telah melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap pengebuk drum Superman Is Dead, si pemilik nama asli I Gede Ari Astina alias Jerinx SID. Jika tidak hadir, penyidik berencana akan menjemput paksa. 


DENPASAR -fajarbali.com |Drummer Superman Is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx SID kembali diserang kasus baru. Belum tuntas dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, pria yang selalu kontroversial di media sosial itu dilaporkan oleh pecalang bernama I Made Suparta Karang.