JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


DENPASAR -fajarbali.com |Selama dua pekan di Bulan Juli (dari tanggal 1 hingga 14 Juli, red), jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali mengungkap 7 kasus narkoba dengan jumlah 7 tersangka. 


Demikian disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol. Mochamad Khozin S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Bali AKBP I Putu Yuni Setiawan, dan Kasubdit Penerangan Masyarakat Bid Humas Polda Bali AKBP I Gusti Ayu A. Yuli Ratnawati, dalam press conference di Mapolda Bali, Selasa (14/7/2020). 


"Jadi, selama awal Bulan Juli kami berhasil mengungkap 7 kasus tindak pidana narkoba dengan jumlah tersangka 7 orang," tegas Kombes Khozin. 


Diterangkannya, modus operandi 7 tersangkan ini bermacam-macam. Ada yang berperan sebagai pengedar, pengguna, serta dengan memanfaatkan jaringan operasi lokal, antar pulau, dalam wilayah RI, internasional atau dengan negara lain. " 7 tersangka ini terdiri dari 3 orang diantaranya warga lokal Bali, 4 orang berasal dari luar Bali," ungkapnya. 


Sementara barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut yakni 112,27 gram sabu, 9,82 gram ganja, 1463 butir pil ekstasi. 


"Para tersangka ini sudah ditahan dan diperiksa keterangannya guna dilakukan pengembangan dalam mengungkap jaringan narkotika yang lain," bebernya. 


Dalam kasus ini, ke 7 tersangka dijerat Pasal 111 ayat (1), ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal 112 ayat (1), ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (hen) 

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Tercatat, sebanyak 1.200 pengendara motor (pemotor) terkena tilang dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polresta Denpasar. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tudingan miring adanya percaloan di kantor Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polresta Denpasar ternyata tidak benar. Selama ini jajaran Satlantas Polresta Denpasar telah siagakan anggota Provost untuk mengawasi dan memberantas para calo. 

BADUNG - Fajarbali.com | Tim penyidik Kejaksaan Negeri Badung melakukan penggeledahan di kantor Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kekeran yang berlokasi di Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

DENPASAR -fajarbali.com |Selama Operasi Patuh Lempuyang 2020 dilaksanakan 15 hari, Satuan Lalu Lintas Polres Badung berhasil menindak 261 pelanggaran dengan tanda bukti tilang selebihnya yang 1.475 diberikan teguran simpatik. 


KEROBOKAN -fajarbali.com |Kebakaran hebat melanda dua ruko di Jalan Sahadewa, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Kamis (6/8/2020) sekitar pukul 10.40 Wita. Dua ruko itu diketahui tempat berjualan mie ayam dan bakso Solo Wonogiri serta menjual alat-alat upacara adat Hindu "Asih Yadnya". 


DENPASAR -fajarbali.com |Dua residivis yang baru saja dapat asimilasi corona, kembali ditangkap dalam kasus pencurian motor. Keduanya yakni, Didik Dwi Hermawan (25) dan Rismi Andi Selamat Rahayu (23). 


DENPASAR -fajarbali.com |Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho menjelaskan drummer Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID sudah menjalani pemeriksaan, Kamis (6/8/2020) pagi. 

 

 

Kombes Yuliar mengatakan, ada kira-kira satu unsur pencemaran nama baik yang masuk dalam postingan Jerinx per tanggal 13 Juni 2020 lalu. Namun Kombes Yuliar tidak menjelaskan secara detail unsur yang dimaksud. 


Soal pemeriksaan Jerinx, Kombes Yuliar menyebutkan ada tiga poin mendasar yang ditanyakan oleh penyidik. Pertama, terkait postingan yang dimuat. Kedua, maksud postingan itu Jerinx ingin menggugah IDI selaku organisasi profesional kedokteran untuk mengambil tindakan atas ketidakadilan kepada rakyat, dimana rapid test sebagai syarat layanan ke rumah sakit. 


"Poin terakhir yang dipertanyakan terkait beberapa postingan cukup banyak itu dari tanggal 13 Juni 2020 ada emoticon atau ikon babi," ujar Kombes Yuliar, Kamis (6/8/2020). 


Sementara saat memposting itu Jerinx mengaku sedang makan babi guling. "Di situ dijelaskan bahwasanya saat memosting itu, Jerinx mengaku sedang makan babi guling," beber perwira melati tiga dipundak itu. 


Herannya, kata Kombes Yuliar, dibeberapa postingan lainnya yang pernah dia lakukan, tidak ada emoticon seperti itu. Pun terkait adanya kata-kata kacung, menurut Kombes Yuliar, Jerinx menyebutnya sebagai kritikan. 


Kombes Yuliar mengatakan saat ini status Jerinx masih saksi. Setelah pemanggilan Jerinx ini, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara. 


"Status (Jerinx) masih saksi. Kita akan melakukan penyelidikan secara profesional. Jerinx sudah diambil keterangan, secara profesional dan nanti kita gelar perkara. Hasil gelar perkara nanti (tentukan) langkah selanjutnya untuk proses penyidikan akan disampaikan. Karena kita melalui SOP dulu," ungkapnya. 


Menyangkut hasil pemeriksaan ahli bahasa, menurut Kombes Yuliar,  memang ada satu unsur kira-kira masuk mencemarkan nama baik. "Poinnya kan disitu. Kami tetap berpedoman pada keterangan ahli bahasa," pungkasnya mengakhiri.


Sementara itu saat diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Bali, Jerinx mengatakan apa yang disampaikannya melalui postingan instagram agar pihak IDI bisa menjelaskan masalah rapid tes sebagai syarat layanan rumah sakit yang nyata-nyata dilarang oleh Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia. 


Jerinx juga mengakui maunya berdialog langsung dengan IDI sehingga menemukan titik yang ideal. Menurutnya semua persoalan bisa dibicarakan karena murni tidak ada kebencian dan tidak ada niat  menjatuhkan nama IDI. 


"Karena saya percaya penuh dan menaruh harapan besar kepada IDI karena saya tahu IDI memiliki kemampuan dan kecerdasan data segalanya untuk merubah regulasi yang merugikan rakyat rakyat kecil ini," ujarnya.  


Hanya saja kata Jerinx, pihak IDI diam padahal dia ingin minta kejelasan. Nah karena dari IDI tidak bisa memberikan penjelasan sehingga Jerinx melakukan kritikan di instagram pribadinya. 


Untuk itu, Jerinx meminta agar segera cabut syarat rapid tes syarat untuk menerima layanan kesehatan. Pasalnya sudah terbukti merugikan banyak pihak. Bahkan, ahli-ahli mengatakan bahwa rapid tes tidak akurat dan tidak layak dijadikan layanan kesehatan. 


"Segera cabut itu agar rakyat rakyat tidak dirugikan. Kita semua tau di zaman pandemi ini orang susah dan kesulitan. Jadi kenapa ditambah problem mereka. Jika ada solusi untuk meringankan beban hidup mereka lakukan saja. Jika tidak berbahaya," ucapnya. (hen)

DENPASAR-Fajarbali.com | Sidang kasus perbankan dengan terdakwa Titian Wilaras, Kamis (6/8/2020) kembali dilanjutkan.

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penggebuk drum Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, menjalani 13 pertanyaan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. Ia mengatakan bahwa kata-kata KACUNG yang dipostingnya di instagram miliknya, bukan untuk menjatuhkan profesi dokter. 


Jerinx mengatakan dirinya tidak ada menuduh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai organisasi korup atau organisasi pembohong atau licik atau istilahnya kasar. 


"Persepsi saya pribadi kata kacung itu sebenarnya tidak rendah. Maksud saya kacung itu ya pelayanan. Bisa dilihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia," ungkapnya didampingi Kuasa Hukum Wayan Gendo Suardana kepada sejumlah awak media di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (6/8/2020). 


Terlebih, kata Kacung ini juga biasa dialamatkan kepada dirinya sendiri. Apalagi saat berada di rumah, dia bahkan sering disuruh-suruh oleh istrinya sendiri. 


"Kalau saya dirumah ya sering disuruh suruh sama istri, saya dirumah kacungnya istri saya. Kalau ada yang bilang woi jerinx kamu kacungnya istri saya, ya bener emang kenapa?," ujar suami Nora Alexandra ini. 


Menurutnya lagi, Kacung bukanlah budak belian yang notabene lebih rendah lagi. Budak belian sendiri penuh dengan jati diri t

 

DENPASAR -fajarbali.com |Janji Drummer Superman Is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx SID untuk diperiksa di Ditreskrimsus Polda Bali ditepati. Didampingi Kuasa Hukum Wayan Gendo Suardana, Jerinx datang tidak mengenakan masker sama seperti yang dilakukannya saat demo tolak rapid test dua pekan lalu. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali telah melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap pengebuk drum Superman Is Dead, si pemilik nama asli I Gede Ari Astina alias Jerinx SID. Jika tidak hadir, penyidik berencana akan menjemput paksa. 


DENPASAR -fajarbali.com |Drummer Superman Is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx SID kembali diserang kasus baru. Belum tuntas dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, pria yang selalu kontroversial di media sosial itu dilaporkan oleh pecalang bernama I Made Suparta Karang.