JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR- Fajarbali.com
Masyakarat anti korupsi (MAKI) dibawah pimpinan Boyamin Saiman yang mungkin saja baru dikenal masyarakat Bali saat melakukannya upaya hukum praperadilan terhadap kasus dugaan korupsi di Yayasan AL Ma'ruf Denpasar.

Seperti diberitakan, MAKI sebagai pihak pemohon mengajukan gugatan praperadilan atas diterbikannya SKPP dengan bernomor : B-149/P.1.10/Ft.1.10/01/2019 yang diterbitkan tanggal 8 Januari 2019.

Menurutnya SKPP itu tidak sah dan melanggar Pasal 140 ayat (2) huruf a KUHP dan Pasal 4 UU Tipikor dan juga pemohon menilai tidak mendapatkan alasan yang kuat atas diterbitkanya SKPP oleh pihak termohon. 

Namun sayang, saat itu upaya praperadilan yang ditempuh gagal karena hakim tunggal I Made Pasek  menolak gugatan tersebut dengan alasan kekurangan pihak yang digugat. 

Artinya, terbitnya SKPP terhadap kasus ini sudah disampaikan ke pihak Kejaksan Agung. Dengan demikian, seharunya pemohon juga memaksukkan Kejaksan Agung sebagai pihak yang juga itu dipraperadilankan.

Berangkat dari sana, Boyamin pun dikabarkan akan kembali mengajukan gugatan praperadilan atas kasus tersebut. Jika ini benar, maka gugatan praperadilan kali ini adalah yang ketiga atau yang kedua yang diajukan oleh MAKI.  

Jhon Korassa Sonbai, pengacara senior Bali yang juga sempat mempraperadilankan kasus ini saat ditemui beberapa waktu lalu membenarkan bila MAKI akan kembali mempraperadilkan kasus yang sebelumnya sudah menetapkan tiga tersangka ini. 

Satu kasus dugaan korupsi yang juga dihentikan penyidikannya oleh Kejaksaan yaitu dugaan korupsi pembangunan senderan Tukad Mati yang sebelum sudah menetapkan tiga orang tersangka juga bakal dipraperadilkan. 

Terhadap kasus ini giliran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintang Gana yang akan melakukan upaya hukum tersebut. I Nyoman Mardika, selaku Direktur LSM Bintang Gana mengatakan saat ini pihaknya masih mencari data akurat untuk mempraperadilankan kasus ini. 

"Kami masih mencari data dulu, kalau data yang kami cari sudah lengkap, maka kami bersama tim kuasa hukum akan segara mendaftarkan gugatan praperadilan ke PN Denpasar," kata Mardika, Selasa (7/7/2020). 

Mardika mengatakan, penghentian penyidikan atau SP3 yang diterbitkan Kejaksaan dengan alasan kerugian negara terlalu kecil, dianggap tidak masuk akal. Menurut Mardika, besar kecilnya kurugian negara akibat korupsi bukan ukuran untuk menghentikan kasusnya. 

"Kan sudah jelas ada perbuatan korupsi dalam kasus ini. Jadi menurut kami tidak pas lah kalau kasus dihentikan hanya karena nilai kerugiannya kecil," tegas Mardika. 

Sepeti diberitakan, dugaan kasus korupsi pembangunan senderan di Tukad Mati dihentikan setelah kasus ini resmi deserahkan penangananya ke Kejari Badung. Kasus ini  dihentikan dengan alasan nilai kerugiannya sangat kecil yaitu hanya Rp. 90 juta. 

Hal ini seperti diungkap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali kala itu yaitu Dr. Amir Yanto disela-sela acara buka puasa bersama di Kantor Kejati Bali, Senin (27/5/2019). 

Dikatakan Amir Yanto, memang sebelumnya hasil audit dari BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Bali menyatakan, nilai kerugian dalam kasus ini adalah Rp. 834.853.043. 

Tapi, dari hasil sidang praperadilan yang mana hakim meminta agar dilakukan audit oleh phak PBK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan itu dilakukan Kejaksaanya, ternyata hasilnya berbeda, yaitu menjadi Rp. 90 juta. 

"BPKP Bali menghitung kerugian secara keseluruhan proyek tersebut (total lost) sedangkan BPK hanya menghitung bagian mana yang tidak sesuai dengan spesifikasinya," ungkap Amir Yanto. 

Jadi, kata Amir Yanto, dari hasil penghitungan karugian dari BKP, kemudian sudah dilakukan pengembalian kerugian negara, maka kerugian yang ditimbulkan dari pembangunan senderan ini hanya Rp. 90 juta.

"Intinya, jangan sampai kita menyidangkan perkara korupsi, tapi biaya penanganan perkara hingga persidangan lebih besar dari nilai kerugian negara," pungkas Amir Yanto saat masih menjabat Kajati Bali.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR - Fajarbali.com |  Ciaran Francis Caulfield, pria asal Irlandia yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan, Selasa (11/8/2020) kembali dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk menjalani persidangan. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Tersangka Oki P Mila alias Yanus Palindi (32) pembunuh pacarnya sendiri dijerat dalam pasal berlapis salah satunya Pasal Pembunuhan Berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP. Pria asal Punjir Mehang Mata, Kecamatan Paberi Wai, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu pun terancam hukuman mati. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perubahan Bugbug (APB) Karangasem, mendatangi Ditreskrimum Polda Bali, pada Selasa (11/8/2020) pagi. APB kembali melaporkan Bendesa Adat Bugbung Karangasem yakni Wayan Mas Suyasa. Kali ini dugaan penggelapan dana tamu di Desa Adat Bugbug Karangasem sebesar Rp 152,8 juta. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Oki P Mila alias Yanus Palindi (32) mengaku membunuh pacarnya, Elsabet Adji (31) karena terbakar api cemburu. Pria asal Sumba Timur itu emosi setelah melihat korban yang sudah dipacarinya sejak 5 tahun silam berduaan di kamar kos bersama laki-laki lain. 

 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Belasan Koperasi bodong milik (alm) Agung Jaya Wiratma kini menjadi sorotan tajam. Santer terdengar koperasi itu telah merugikan 700 nasabah yang tersebar di 5 Kabupaten di Bali dengan kerugian mencapai Rp.155 milyar. 


DENPASAR -fajarbali.com |Maling motor tidak hanya dilakukan kaum laki-laki saja, tapi perempuan juga bisa. Contohnya, Desak Komang Ayu Pertiwi (22), seorang karyawati usaha fotocopy di Jalan Gempol, Lingkungan Banyuning Barat, Buleleng. 


SANUR -fajarbali.com |Pengunjung dikagetkan penemuan orok membusuk di Pantai Matahari Terbit Sanur, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 14.30 Wita. 


KEDONGANAN -fajarbali.com |Peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi. Perahu jukung yang digunakan 2 orang nelayan untuk mencari ikan, terhempas ombak di Perairan Pantai Kedonganan Kuta Selatan, pada Minggu (9/8/2020). 


DENPASAR -fajarbali.com |Bobol ruangan guru SMP Negeri 3 yang terletak di Jalan Jepun Denpasar Timur, Sabtu (8/8/2020) dinihari, seorang maling asal Jogjakarta, Adit Awanda (23) kepergok penjaga setempat dan nyaris tewas dihajar massa. Ia kedapatan mencuri minuman kaleng, uang tunai Rp 13 ribu dan handphone. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Pengendara Kawasaki KLX DK 4097 FBA berinisial KY (21) menabrak pohon di sebelah barat jalan wilayah Banjar Pegending, Dalung, Kuta utara, Badung, pada Sabtu (8/8) pukul 05.30 Wita. 

 

Akibat kejadian, korban mengalami luka berat pada kaki kanan, wajah remuk, dan langsung meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. 

 

Menurut Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa, korban yang tinggal di Jalan Kenyeri, Denpasar Timur mengendarai motor Kawasaki KlX bergerak lurus dari arah utara menuju ke arah selatan. 

 


DENPASAR -fajarbali.com |Tercatat, sebanyak 1.200 pengendara motor (pemotor) terkena tilang dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polresta Denpasar.