JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Dua kali menipu seorang bos kapal di Benoa, membuatnya harus terjerat hukuman selama 1 tahun 10 bulan atau 22 bulan penjara. Putusan yang dibacakan Hakim Dewa Budi Wadsara, dalam sidang virtual di PN Denpasar, justru membuat terdakwa Yoyok Prastiyo (40) melakukan upaya banding.

 

 

Padahal, majelis hakim sudah memberikan keringanan hukuman dari tuntutan Jaksa Cok Intan Dewie,SH dari Kejari Denpasar yang sebelumnya mengajukan pidana penjara selama 2 tahun. Pertimbangan hakim, terdakwa pernah dipenjara dalam kasus yang sama dan korban yang ditipun sama. "Mengadili terdakwa bersalah telah melawan hukum sebagaimana tertuang dalam pasal 378 KUHP. Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama satu tahun sepuluh bulan," putus hakim.

 

Menariknya, korbannya yang pernah ditipu ratusan juta dan menjebloskannya ke Lapas Kerobokan justru kembali tertipu oleh pria ini. Kali ini soal pembelian jenis mesin kapal merk Nissan RH 10 seharga Rp.280 juta.   

 

"Padahal korbannya pernah ditipu oleh terdakwa dan langsung dijebloskan ke penjara. Sekarang kembali menipu korban yang sama," ungkap Jaksa Cok dalam dakwaan. Diuraikannya bahwa saksi korban Anny masih berbelas kasi untuk mau menerima terdakwa kembali sebagai karyawannya di PT Global Tuna, di Pelabuhan Benoa.

 

Sekitar bulan April tahun 2017, korban bermaksud untuk membeli mesin kapal merk Nissan RH 10. Oleh terdakwa ditawarkan mesin bekas dengan kondisi 80% seharga Rp.238 juta, saksi korbanpun mensetujui.

 

"Awal terdakwa meminta untuk dibayarkan uang muka agar mesin tersebut tidak keburu diambil orang lain. Saksi korban  pada awal mentrasfer uang sebesar Rp.50 juta ke rekening terdakwa," beber Jaksa dalam dakwaannya.

 

Proses pemberian uang dilakukan dari bulan April hingga pertengahan bulan Oktober 2017. Dimana total uang yang telah diberikan kepada terdakwa Rp.138 juta.Terinci dari jumlah tersebut, hanya Rp.25 juta diberikan secara tunai kepada terdakwa pada 31 Oktober 2017 dan selebihnya diberikan melalui transfer ke rekening terdakwa. Namun sampai waktu yang dijanjikan oleh terdakwa setelah uang dilunasi, justru mesin kapal yang datang bukan tipe sesuai perjanjian. Terdakwa memberikan mesin kapal merk Nissan tipe RH8 bukan tipe RH 10. 

 

"Terdakwa mengaku menggantikannya dengan membeli baru tipe RH8 seharga Rp.110 juta, tanpa sepengetahuan dari saksi korban. Sementara sisa uang digunakan oleh terdakwa untuk kepentingan pribadi," ungkap Jaksa Cok.(eli).

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kantor CV. Parkir Ramayana Jalan Diponegoro Denpasar dibobol maling, pada Kamis (2/7/20) lalu. Setelah diselidiki, pelakunya ternyata mantan karyawan bernama Kefin Andri (20) asal Limbu Watu Nusa Tenggara Timur (NTT).  

DENPASAR - Fajarbali.com | Sidang kasus perbankan dengan terdakwa Bos Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Legian Titian Wilaras, Rabu (15/7/2020)  kembali dilanjutkan. Dalam sidang yang dipimpin hakim Angeliki Handajani Day masih mengagendakan pemeriksaan saksi. 


SESETAN -fajarbali.com |Toko bangunan UD. Putra Bali 2 di Jalan Tukad Buaji No.2, Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), ludes terbakar, Rabu (15/7) sekitar pukul 00.15 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut namun kerugian ditaksir mencapai Rp.400 juta. 

 

DENPASAR -fajarbali.com-Kantor Wilayah Bea Cukai Denpasar, Rabu (15/7/2020) pagi, memusnahkan barang hasil penindakan periode Agustus 2019 hingga Desember 2019. 


DENPASAR -fajarbali.com |Selama dua pekan di Bulan Juli (dari tanggal 1 hingga 14 Juli, red), jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali mengungkap 7 kasus narkoba dengan jumlah 7 tersangka. 


DENPASAR -fajarbali.com |Muhamad Erlangga (24) salah seorang jaringan narkoba yang berhasil meloloskan ribuan ektasi dari Jawa ke Denpasar melalui jalan darat. Untuk mengecoh petugas, ribuan butir ekstasi itu dikemas pria asal Bogor Jawa Barat itu dalam bentuk bungkusan permen. 


DENPASAR -fajarbali.com |Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law terutama di sektor ketenagakerjaan menuai penolakan dari kalangan pekerja dan buruh. 


DENPASAR -fajarbali.com |Soal bule Rusia, Rusminnubaev Marat (36) yang jadi gelandangan dan tidur di Taman dekat Patung Ngurah Rai Kuta, ditanggapi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali Jamaruli Manihuruk. Menurut Jamaruli, Marat merupakan salah seorang warganegara asing yang mendapat perpanjangan izin tinggal karena dampak covid-19. 

 


Meski demikian, pihaknya akan mengecek apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh Marat. “Kami masih memeriksa yang bersangkutan apakah ada pelanggaran yang dilakukanya. Apakah harus dipulangkan ke negaranya kita lihat nanti," ujar Jamaruli saat ditemui awak media Senin (13/7/2020). 


Ia mengakui, pihaknya menerima informasi terkait adanya seorang bule asal Rusia yang menganggu ketentraman masyarakat diseputaran Bandara. Sehingga diamankan anggota Satpol PP Kabupaten Badung. "Dia diamankan Sat Pol PP dan sudah diserah terimakan kepada Imigrasi Ngurah Rai,” ungkapnya. 


Menurut Jamaruli, pihaknya tidak bisa langsung mendeportasi Marat. Pasalnya, penerbangan di tengah Pandemi Covid-19 ini masih terbatas. 


Terlebih dari informasi dari pihak Kemenkum


DENPASAR -fajarbali.com |Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Seorang pelajar berinisial SB, dicabuli oleh bapak tirinya, Ali Abdi alias Walid (54) di rumahnya Jalan Resimuka Barat Denpasar. Pencabulan itu berulang kali dilakukan pelaku hingga korban trauma dan melaporkannya ke Polresta Denpasar, 29 Juni 2020 lalu. 


Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danunaya S.H., SIK., M.H, peristiwa pencabulan ini terjadi Jumat, 26 Juni 2020 sekitar pukul 14.00 Wita. Kasus ini terbongkar setelah korban menceritakan kebejatan bapak tirinya ke ibunya RW, yang telah mencabulinya. 


Pencabulan itu menurut korban sudah berulang kali dilakukan oleh bapak tirinya sejak 26 Mei 2020 hingga 16 Juni 2020. Kasus ini dilaporkan 29 Juni 2020 lalu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar. 


"Pelaku melakukan pencabulan ke korban dengan cara kekerasan maupun ancaman kekerasan, membujuk dan menjanjikan sesuatu, akan dibelikan laptop dan handphone," ujar Kompol Anom, Senin (13/7/2020). 


Dijelaskannya, pencabulan terjadi saat ibunya tidak ada dirumah. Pelaku Ali Abdi alias Walid mencabuli korban dengan cara meremas payudara, mencium bibir dan payudara, memegang pantat dan kemaluan korban. Selain itu, pelaku menggesek-gesek kemaluannya ke vagina korban. Akibatnya korban mengalami trauma dan sakit pada kemaluannya. 


Menindaklanjuti laporan ibu korban, unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar melakukan pengejaran terhadap pelaku Ali yang sembunyi di rumahnya di Jalan Cipinang Cempedak I No.13, Jakarta Timur. 


Pelaku ditangkap, Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 23.00 Wita dan dibawa ke Polresta Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. "Setelah diinterograsi pelaku mengakui semua perbuatannya," terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (hen)


ABIANSEMAL -fajarbali.com |Aksi pencurian rokok dilakukan seorang perempuan bernama Ni Kadek Ayu Juniati (34). Tersangka yang tinggal di Mengwi ini sukses membobol 3 warung dengan berpura-pura jadi sales makanan dan produk perawatan tubuh. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Dua pengedar narkoba, Bambang Dwi Pri Septiana (35) dan Deni Saepudin (30) tak berkutik, setelah kedua tangannya diborgol Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Badung, Rabu 1 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 Wita. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Jadi kurir narkoba untuk mencari penghasilan sehari-hari, cewek asal Buleleng bernama Kadek Sutarmi (27), ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Badung di rumah kosnya di Pemecutan Kaja Denpasar Utara, Jumat (3/72020) sekitar pukul 15.25 Wita. Dilokasi penangkapan, petugas mengamankan barang bukti 16 paket sabu seberat 4,48 gram siap edar.