JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

Denpasar - Fajarbali.com - Setelah sekian lama berdiam di dan menjadi bulan bulanan, Tian Wilaras terdakwa kasus perbankan melalui kuasa hukumnya Acong Latif akhirnya angkat bicara. Acong menyebut, dalam perkara ini Titian justru merupakan korban. 

Acong mengatakan, Titian selaku pemilik saham pengendali (PSP) di BPR Legian, menjadi korban akibat ulah para direksinya. Acong juga mengatakan, Titian oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dituduh telah memerintahkan komite untuk melakukan transfer dana ke rekening miliknya. 

"Para direksi itu antara lain Indra Wijaya (Direktur Utama), Ni Putu Dewi Wirastini (Direktur Kepatuhan), I Gede Made Karyawan (Kepala Bisnis), Andre Muliya (HR dan GA manajer), dan Putu Ayu Junita Sari (supervisior operasional). Dan mereka juga menjadi saksi di Persidangan," jelas Acong di Denpasar belum lama ini. 

Disebutkan pula oleh Acong, Titian Wilaras bukan merupakan pelaksana teknis. Acong menyebut pelaksanaan teknis adalah para direksinya, tapi tak satupun dari para direksi itu dijadikan tersangka. 

"Ini kan aneh pemilik saham kan bukan pelaksana tehnis harusnya yang bertanggung jawab direktur bukan pemilik saham," tegas Acong. Dijelaskan pula, Titian Wilaras sempat mengatakan kepadanya bahwa uang yang masuk ke rekening Titian disebut adalah uangnya. 

"Jadi menurut keterangan klien kami kalau ada dana yang masuk ke rekening, justru oleh direktur dikatakan bahwa itu uang klien kami di bank," terang Acong. Yang terkahir, kata Acong, walaupun Titian sebagai PSP, tapi sejatinya dia tidak mengerti soal perbankan. 

Seperti diketahui, Bos BPR Legian Titian Wilaras, Kamis (28/5/2020) Lalau menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan tidak pidana penggelapan perbankan. Dalam mengahadapi perkara ini Titian didampingi pengacara Acong Latif. 

Dalam dakwaan Titian dijerat dengan Pasal 50A Undang-undang Republik Indonesia No. 7 tahun 1992 tentang perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 tahun 1992 tentang perbankan.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Selama dua pekan di Bulan Juli (dari tanggal 1 hingga 14 Juli, red), jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali mengungkap 7 kasus narkoba dengan jumlah 7 tersangka. 


DENPASAR -fajarbali.com |Muhamad Erlangga (24) salah seorang jaringan narkoba yang berhasil meloloskan ribuan ektasi dari Jawa ke Denpasar melalui jalan darat. Untuk mengecoh petugas, ribuan butir ekstasi itu sudah dikemas dalam bentuk bungkusan permen. 


DENPASAR -fajarbali.com |Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law terutama di sektor ketenagakerjaan menuai penolakan dari kalangan pekerja dan buruh. 


DENPASAR -fajarbali.com |Soal bule Rusia, Rusminnubaev Marat (36) yang jadi gelandangan dan tidur di Taman dekat Patung Ngurah Rai Kuta, ditanggapi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali Jamaruli Manihuruk. Menurut Jamaruli, Marat merupakan salah seorang warganegara asing yang mendapat perpanjangan izin tinggal karena dampak covid-19. 

 


Meski demikian, pihaknya akan mengecek apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh Marat. “Kami masih memeriksa yang bersangkutan apakah ada pelanggaran yang dilakukanya. Apakah harus dipulangkan ke negaranya kita lihat nanti," ujar Jamaruli saat ditemui awak media Senin (13/7/2020). 


Ia mengakui, pihaknya menerima informasi terkait adanya seorang bule asal Rusia yang menganggu ketentraman masyarakat diseputaran Bandara. Sehingga diamankan anggota Satpol PP Kabupaten Badung. "Dia diamankan Sat Pol PP dan sudah diserah terimakan kepada Imigrasi Ngurah Rai,” ungkapnya. 


Menurut Jamaruli, pihaknya tidak bisa langsung mendeportasi Marat. Pasalnya, penerbangan di tengah Pandemi Covid-19 ini masih terbatas. 


Terlebih dari informasi dari pihak Kemenkum


DENPASAR -fajarbali.com |Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Seorang pelajar berinisial SB, dicabuli oleh bapak tirinya, Ali Abdi alias Walid (54) di rumahnya Jalan Resimuka Barat Denpasar. Pencabulan itu berulang kali dilakukan pelaku hingga korban trauma dan melaporkannya ke Polresta Denpasar, 29 Juni 2020 lalu. 


Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danunaya S.H., SIK., M.H, peristiwa pencabulan ini terjadi Jumat, 26 Juni 2020 sekitar pukul 14.00 Wita. Kasus ini terbongkar setelah korban menceritakan kebejatan bapak tirinya ke ibunya RW, yang telah mencabulinya. 


Pencabulan itu menurut korban sudah berulang kali dilakukan oleh bapak tirinya sejak 26 Mei 2020 hingga 16 Juni 2020. Kasus ini dilaporkan 29 Juni 2020 lalu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar. 


"Pelaku melakukan pencabulan ke korban dengan cara kekerasan maupun ancaman kekerasan, membujuk dan menjanjikan sesuatu, akan dibelikan laptop dan handphone," ujar Kompol Anom, Senin (13/7/2020). 


Dijelaskannya, pencabulan terjadi saat ibunya tidak ada dirumah. Pelaku Ali Abdi alias Walid mencabuli korban dengan cara meremas payudara, mencium bibir dan payudara, memegang pantat dan kemaluan korban. Selain itu, pelaku menggesek-gesek kemaluannya ke vagina korban. Akibatnya korban mengalami trauma dan sakit pada kemaluannya. 


Menindaklanjuti laporan ibu korban, unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar melakukan pengejaran terhadap pelaku Ali yang sembunyi di rumahnya di Jalan Cipinang Cempedak I No.13, Jakarta Timur. 


Pelaku ditangkap, Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 23.00 Wita dan dibawa ke Polresta Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. "Setelah diinterograsi pelaku mengakui semua perbuatannya," terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (hen)


ABIANSEMAL -fajarbali.com |Aksi pencurian rokok dilakukan seorang perempuan bernama Ni Kadek Ayu Juniati (34). Tersangka yang tinggal di Mengwi ini sukses membobol 3 warung dengan berpura-pura jadi sales makanan dan produk perawatan tubuh. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Dua pengedar narkoba, Bambang Dwi Pri Septiana (35) dan Deni Saepudin (30) tak berkutik, setelah kedua tangannya diborgol Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Badung, Rabu 1 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 Wita. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Jadi kurir narkoba untuk mencari penghasilan sehari-hari, cewek asal Buleleng bernama Kadek Sutarmi (27), ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Badung di rumah kosnya di Pemecutan Kaja Denpasar Utara, Jumat (3/72020) sekitar pukul 15.25 Wita. Dilokasi penangkapan, petugas mengamankan barang bukti 16 paket sabu seberat 4,48 gram siap edar. 

 

KUTA -fajarbali.com |Perilaku bule asal Rusia bernama Marat ini sempat hebohkan dunia maya. Pria ini jadi gelandangan dan tidur hanya beralaskan tikar di rumput di dekat Patung Ngurah Rai. Ia pun diamankan Satpol PP Kabupaten Badung, pada Senin (13/7/2020). 


DENPASAR -fajarbali.com |Direktorat Polairud Polda Bali mengagalkan aksi penyelundupan 36 ekor penyu dilokasi perairan Serangan, pada Sabtu (11-7/2020). Selain menyita penyu, Polisi juga mengamankan 7 anak buah kapal yang diawaki seorang nakhoda kapal bernama Muhalim. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Seorang bapak bernama Muslim berusaha menyelamatkan anaknya, HD, saat dicabuli pelaku di kamar kos di Jalan Pulau Maluku II Denpasar Barat, Jumat (26/6/2020) malam. Ia mendobrak pintu kamar kos dan mendapati anaknya keluar dari kamar mandi, sedangkan pelaku Komang Murdika alias Jacky (42) sembunyi di atas plafon namun berhasil kabur.  


DENPASAR -fajarbali.com |Pulau Bali kini dijadikan tempat pelarian atau persembunyian para pelaku kejahatan. Setelah sebelumnya warganegara Nigeria, Umeh Tobena Camilo (34), terkait kasus pengeroyokan Polisi, giliran seorang pria berinisial YS ditangkap di tempat persembunyianya di sebuah Hotel di Jalan Teuku Umar Denpasar Barat, Rabu (8/7/2020).