JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


DENPASAR -fajarbali.com |Jejaring media sosial Facebook dikagetkan postingan ujaran kebencian terhadap warga Bali oleh pemilik akun bernama Rizki Rahaditha. Ia memposting tulisan B**uh semua orang Bali. An**ng orang Bali an**ng orang Bali. Orang Bali semua harus m**i semua”. 

 

Setelah kasus ini diusut Tim Opsnal Subdit V Unit Cyber Ditreskrimsus Polda Bali, ternyata pemilik akun mengalami gangguan jiwa. 

Selanjutnya, Unit Ciber Polda Bali memanggil keluarga Rizki untuk dimintai keterangan, pada Rabu (27/5/2020). Daniel selaku orang tua Rizki meminta maaf atas postingan tersebut. Ia mengaku telah membuat video klarifikasi yang akhirnya diunggah di akun media sosial Dit Reskrimsus Polda Bali. 

Dalam klarifikasinya Daniel membenarkan anaknya mengalami gangguan jiwa. Perihal ini diperkuat surat perawatan dari rumah sakit yang dibawanya ke Ditreskrimsus Polda Bali. "Anak saya memang mengalami gangguan jiwa dan saat ini masih dalam perawatan," ungkapnya. 

Selain itu, Daniel selaku keluarga Rizki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Bali di mana pun berada. Dan juga kepada seluruh umat beragama di seluruh nusantara atas postingan keluarga kami tersebut. 

"Kami berjanji untuk menjaga Rizki Radita agar perbuatan seperti ini tidak terulang kembali," jelas Daniel didampingi menantunya bernama Putra S dalam video klarifikasi tersebut. 

Sementara itu, Kasubdit V Ditreskrimsus AKBP Gusti Ayu Suinaci membenarkan Rizki Rahaditha mengalami gangguan jiwa. Sebenarnya peristiwa itu di awal April dan pihaknya sudah melakukan penyelidikan. 

"Kami sudah lidik, orangnya alami gangguan jiwa. Nah sekarang orang screen capture ya itu diviralkan lagi. Bukan dia yang membuat viral. Dia bikin status karena habis obatnya. Tetangga di sana (tempat tinggalnya) memaafkan dia. Karena mereka sudah tau kalau dia gangguan jiwa," terang AKBP Suinaci saat  dihubungi wartawan, Kamis (28/5/2020).

Yang menarik saat anggota Tim Ciber datangi rumahnya, AKBP Suinaci mengatakan pria tersebut mengamuk dan melempar anggotanya dengan pisau. Tak hanya itu, Rizki selalu menyembunyikan Handphone dan mengancam orang yang berani mengambilnya. 

"Keluarganya tidak bisa berbuat apa-apa. Karena dia selalu sembunyikan handphone dan mengancam keluarganya. Kami berharap ke masyarakat agar tidak  viralkannya lagi statusnya itu," tegas mantan Kapolsek Denpasar Barat ini. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Muhamad Erlangga (24) salah seorang jaringan narkoba yang berhasil meloloskan ribuan ektasi dari Jawa ke Denpasar melalui jalan darat. Untuk mengecoh petugas, ribuan butir ekstasi itu sudah dikemas dalam bentuk bungkusan permen. 


DENPASAR -fajarbali.com |Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law terutama di sektor ketenagakerjaan menuai penolakan dari kalangan pekerja dan buruh. 


DENPASAR -fajarbali.com |Soal bule Rusia, Rusminnubaev Marat (36) yang jadi gelandangan dan tidur di Taman dekat Patung Ngurah Rai Kuta, ditanggapi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali Jamaruli Manihuruk. Menurut Jamaruli, Marat merupakan salah seorang warganegara asing yang mendapat perpanjangan izin tinggal karena dampak covid-19. 

 


Meski demikian, pihaknya akan mengecek apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh Marat. “Kami masih memeriksa yang bersangkutan apakah ada pelanggaran yang dilakukanya. Apakah harus dipulangkan ke negaranya kita lihat nanti," ujar Jamaruli saat ditemui awak media Senin (13/7/2020). 


Ia mengakui, pihaknya menerima informasi terkait adanya seorang bule asal Rusia yang menganggu ketentraman masyarakat diseputaran Bandara. Sehingga diamankan anggota Satpol PP Kabupaten Badung. "Dia diamankan Sat Pol PP dan sudah diserah terimakan kepada Imigrasi Ngurah Rai,” ungkapnya. 


Menurut Jamaruli, pihaknya tidak bisa langsung mendeportasi Marat. Pasalnya, penerbangan di tengah Pandemi Covid-19 ini masih terbatas. 


Terlebih dari informasi dari pihak Kemenkum


DENPASAR -fajarbali.com |Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Seorang pelajar berinisial SB, dicabuli oleh bapak tirinya, Ali Abdi alias Walid (54) di rumahnya Jalan Resimuka Barat Denpasar. Pencabulan itu berulang kali dilakukan pelaku hingga korban trauma dan melaporkannya ke Polresta Denpasar, 29 Juni 2020 lalu. 


Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danunaya S.H., SIK., M.H, peristiwa pencabulan ini terjadi Jumat, 26 Juni 2020 sekitar pukul 14.00 Wita. Kasus ini terbongkar setelah korban menceritakan kebejatan bapak tirinya ke ibunya RW, yang telah mencabulinya. 


Pencabulan itu menurut korban sudah berulang kali dilakukan oleh bapak tirinya sejak 26 Mei 2020 hingga 16 Juni 2020. Kasus ini dilaporkan 29 Juni 2020 lalu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar. 


"Pelaku melakukan pencabulan ke korban dengan cara kekerasan maupun ancaman kekerasan, membujuk dan menjanjikan sesuatu, akan dibelikan laptop dan handphone," ujar Kompol Anom, Senin (13/7/2020). 


Dijelaskannya, pencabulan terjadi saat ibunya tidak ada dirumah. Pelaku Ali Abdi alias Walid mencabuli korban dengan cara meremas payudara, mencium bibir dan payudara, memegang pantat dan kemaluan korban. Selain itu, pelaku menggesek-gesek kemaluannya ke vagina korban. Akibatnya korban mengalami trauma dan sakit pada kemaluannya. 


Menindaklanjuti laporan ibu korban, unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar melakukan pengejaran terhadap pelaku Ali yang sembunyi di rumahnya di Jalan Cipinang Cempedak I No.13, Jakarta Timur. 


Pelaku ditangkap, Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 23.00 Wita dan dibawa ke Polresta Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. "Setelah diinterograsi pelaku mengakui semua perbuatannya," terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (hen)


ABIANSEMAL -fajarbali.com |Aksi pencurian rokok dilakukan seorang perempuan bernama Ni Kadek Ayu Juniati (34). Tersangka yang tinggal di Mengwi ini sukses membobol 3 warung dengan berpura-pura jadi sales makanan dan produk perawatan tubuh. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Dua pengedar narkoba, Bambang Dwi Pri Septiana (35) dan Deni Saepudin (30) tak berkutik, setelah kedua tangannya diborgol Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Badung, Rabu 1 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 Wita. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Jadi kurir narkoba untuk mencari penghasilan sehari-hari, cewek asal Buleleng bernama Kadek Sutarmi (27), ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Badung di rumah kosnya di Pemecutan Kaja Denpasar Utara, Jumat (3/72020) sekitar pukul 15.25 Wita. Dilokasi penangkapan, petugas mengamankan barang bukti 16 paket sabu seberat 4,48 gram siap edar. 

 

KUTA -fajarbali.com |Perilaku bule asal Rusia bernama Marat ini sempat hebohkan dunia maya. Pria ini jadi gelandangan dan tidur hanya beralaskan tikar di rumput di dekat Patung Ngurah Rai. Ia pun diamankan Satpol PP Kabupaten Badung, pada Senin (13/7/2020). 


DENPASAR -fajarbali.com |Direktorat Polairud Polda Bali mengagalkan aksi penyelundupan 36 ekor penyu dilokasi perairan Serangan, pada Sabtu (11-7/2020). Selain menyita penyu, Polisi juga mengamankan 7 anak buah kapal yang diawaki seorang nakhoda kapal bernama Muhalim. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Seorang bapak bernama Muslim berusaha menyelamatkan anaknya, HD, saat dicabuli pelaku di kamar kos di Jalan Pulau Maluku II Denpasar Barat, Jumat (26/6/2020) malam. Ia mendobrak pintu kamar kos dan mendapati anaknya keluar dari kamar mandi, sedangkan pelaku Komang Murdika alias Jacky (42) sembunyi di atas plafon namun berhasil kabur.  


DENPASAR -fajarbali.com |Pulau Bali kini dijadikan tempat pelarian atau persembunyian para pelaku kejahatan. Setelah sebelumnya warganegara Nigeria, Umeh Tobena Camilo (34), terkait kasus pengeroyokan Polisi, giliran seorang pria berinisial YS ditangkap di tempat persembunyianya di sebuah Hotel di Jalan Teuku Umar Denpasar Barat, Rabu (8/7/2020). 

 

SANUR -fajarbali.com |Pantai Hayat Sanur digemparkan tewasnya seorang pemancing bernama I Made Karma (57) tinggal di sebelah timur Banjar Tewelsar Intaran Sanur, Kamis (9/7/2020) sekitar pukul 19.00 Wita. Hasil penyelidikan aparat kepolisian, korban diduga tewas karena keram perut saat memancing ikan sekitar 50 meter dari bibir pantai.