JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


DENPASAR -fajarbali.com |Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali untuk tidak salah memilih media dalam pemberian donasi atau bantuan terkait program bantuan operasional kepada media yang terdampak pandemi Covid-19. 

Diharapkannya, pemerintah harus benar-benar seleksi ketat media mana saja yang seharusnya mendapat bantuan, dan yang tidak selayaknya mendapat bantuan. 

"Kita sangat berterimakasih kepada Pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberikan perhatian kepada media, khususnya media online terkait dampak pembiayaan operasional selama pandemi Covid-19," ujarnya Sabtu (23/5/2020). 

Bantuan kepada media, baik elektronik cetak dan online,  yang mengalami kesulitan pembiayaan operasional selama pandemi Covid-19 dilakukan di seluruh Indonesia. Setahu saya daerah-daerah lain pun melakukan hal yang sama,' katanya. 

Emanuel Dewata Oja yang akrab disapa Edo ini menjelaskan, saat ini di Bali terdapat tiga ratus lebih media online. Tetapi berdasarkan data yang dimiliki SMSI, hanya sedikit media online yang benar-benar memenuhi persyaratan, sebagaimana ketentuan Dewan Pers. 

Untuk itu, ia mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali melakukan seleksi terhadap media online yang mana saja yang selayaknya mendapat bantuan. 

Dikatakannya, syarat standart sebuah media online yang ditetapkan oleh Dewan Pers adalah memiliki Badan Hukum, dan Pemimpin Redaksinya harus Wartawan bersertifikasi Wartawan Utama. 

"Media online yang mendapat bantuan harus memenuhi syarat standar seperti itu. Diseleksi betul. Untuk menyeleksinya, Pemprov Bali dapat bekerjasama dengan organisasi media online seperti SMSI. Karena masing-masing organisasi media online pasti sudah punya catatan tentang media-media online mana saja yang sudah memenuhi syarat sesuai ketentuan Dewan Pers,' ujar Edo. 

Lebih lanjut dikatakan, Badan Hukum media online yang diakui Dewan Pers hanya tiga, yaitu Perseroan Terbatas (PT), Yayasan dan Koperasi. 

"Tahun 2018 lalu, Dewan Pers sudah melakukan verifikasi administrasi terhadap media online anggota SMSI Provinsi Bali. Waktu itu ada 18 Media online anggota SMSI Bali, telah melengkapi syarat administrasi. Berkas administrasi Badan Hukum tersebut telah kami serahkan kepada Dewan Pers yang waktu itu melakukan verifikasi terhadap keanggotaan SMSI Provinsi Bali," bebernya. 

Dia meminta agar data itu bisa digunakan sebagai bahan rujukan Pemprov Bali dalam menyeleksi media online mana saja yang selayaknya mendapat bantuan. 

"Ini khusus untuk media online anggota SMSI Provinsi Bali ya. Saya tidak tau bagaimana organisasi media online yang lain di Bali. Yang jelas kami akan memantau terus pemberian bantuan kepada Media Online yang ada di Bali dan akan kami teruskan kepada SMSI Pusat di Jakarta," pungkasnya.  

Pihaknya juga akan ingatkan Pemprov Bali untuk memastikan apakah sudah melakukan hal yang benar sesuai ketentuan Dewan Pers atau tidak, tandasnya. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling sambil membunyikan bedug dipertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari, viral di media sosial. 


DENPASAR -fajarbali.com |Jajaran Reskrim Polresta Denpasar telah memeriksa 7 saksi terkait puluhan oknum pemuda kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling di pertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari. 

 

Sebelumnya, kegiatan puluhan pemuda ini viral di media sosial dan terekam video sedang menyalakan smoke bomb dan memukul bedug sambil nyanyi-nyanyi. 


DENPASAR -fajarbali.com |Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali untuk tidak salah memilih media dalam pemberian donasi atau bantuan terkait program bantuan operasional kepada media yang terdampak pandemi Covid-19. 


DENPASAR -fajarbali.com |Insiden pembacokan menimpa kakek renta I Wayan Rika (71) saat berjalan kaki di Jalan Veteran Denpasar, tepatnya di depan Toko Bahagia, Denpasar Timur, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 08.30 wita. Beruntung, pelaku bernama Ismail asal Jember Jawa Timur berhasil ditangkap warga setempat. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mengaku benci Polisi karena dilarang mudik, pria bernama Jumadi (25) memposting akan mengebom Bali di akun Facebook miliknya. Namun siapa sangka ulah nakalnya itu menggiringnya ke penjara. Ia ditangkap anggota Subdit V (Siber) Ditreskrimum Polda Bali di rumah kosnya di Kuta, Rabu (20/5/2020). 

 

Menurut Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci tersangka Jumadi memposting komentar bernada ancaman di akun facebooknya "Jun Bintang" pada Rabu (20/5/2020). Postingan itu berbunyi : Pasti bisa ke Bali lg tenang saja klok di larang masuk Bali iya boom saja kyk dulu biyar mampus wkwkw”.

Komentar tersebut mendapat respon dari kalangan nitizen dan menuai beragam reaksi. Anggota Subdit V (Siber) melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pemilik akun tersebut. 

"Akibat postingan itu telah menimbulkan  rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ujar AKBP Suinaci, Jumat (22/5/2020). 

Namun saat diselidiki, Jumadi mendadak merubah statusnya untuk menghilangkan jejak. Setelah merubah nama akunnya tersangka membuat komentar pada postingan seseorang yang berisi muatan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

“Walau dia merubah nama akunya untuk  menghilangkan jejak, kami tetap berhasil mengamankan yang bersangkutan," terangnya. 

Sementara barang bukti yang diamankan yakni 1 unit HP merk Sony warna putih dan 6 lembar screen capture postingan akun FB Jun Bintang. 

Hasil interogasi, tersangka Jumadi  mengakui telah membuat komentar pada postingan tersebut di atas dengan alasan yang bersangkutan benci terhadap Polri karena dilarang mudik Lebaran. "Katanya dia benci Polisi karena tidak bisa mudik sehingga membuat postingan itu” tutur AKBP Putu Suinaci.

Sebagai ganjaran atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Tipu menipu memang pekerjaanya Ricky Boentarya (38). Pria asal Tambora Jakarta Barat itu sukses menipu korbannya Ni Ketut Suryani (49) hingga merugi Rp 24.750 juta, terkait pembelian masker. Tak lama menikmati uang "haram" dan digunakan untuk berjudi, Ricky akhirnya ditangkap. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Tiga pelaku pemalsu surat keterangan kesehatan dan surat jalan diringkus Polres Badung saat diperiksa di Pospam Ketupat Covid-19 di Jalan Raya Mengwitani Badung, Rabu (20/5/2020). Mereka terdiri dari sopir, Aan Setiawan (35), Ikwan Mudi (30) penyedia travel dan Sutomo (34) pelaksana dilapangan. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Sebanyak 32 warga yang akan mudik Lebaran ke Pulau Jawa, terjaring Operasi Sekat, pada Rabu (20/5/2020). Puluhan warga tersebut terpaksa diamankan karena untuk mencegah dan memutuskan penyebaran virus pandemi covid-19. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Bay Pass Canggu, Kuta Utara, Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 19.30 Wita. Kecelakaan itu menewaskan seorang pengendara Honda Vario berinisial KA (69) tinggal di Br. Anyar Kaja, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap seorang nelayan, Made Dolpin (35) yang hilang saat mencari ikan di Perairan Water Blow, Kamis (21/5/2020). 


MANGUPURA -fajarbali.com |Kecelakaan tragis menimpa seorang pengendara motor I Ketut Suardana (49). Pria asal Tabanan itu tewas, Rabu (20/5/2020) siang, setelah motor Supra yang dikendarainya menabrak mobil di Jalan Raya Padang Luwih Desa Dalung Kuta Utara Badung. 


DENPASAR -fajarbali.com |Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose bersilahturahmi dengan tokoh ormas Islam di Bali bertempat di ruangan Lounge Andalan Mapolda Bali, Rabu (20/5/2020). Dalam pertemuan itu membahas soal pelaksanaan malam takbiran dan Sholat Ied Idul Fitri ditengah wabah pandemi covid-19.