JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


DENPASAR -fajarbali.com |Mengaku benci Polisi karena dilarang mudik, pria bernama Jumadi (25) memposting akan mengebom Bali di akun Facebook miliknya. Namun siapa sangka ulah nakalnya itu menggiringnya ke penjara. Ia ditangkap anggota Subdit V (Siber) Ditreskrimum Polda Bali di rumah kosnya di Kuta, Rabu (20/5/2020). 

 

Menurut Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci tersangka Jumadi memposting komentar bernada ancaman di akun facebooknya "Jun Bintang" pada Rabu (20/5/2020). Postingan itu berbunyi : Pasti bisa ke Bali lg tenang saja klok di larang masuk Bali iya boom saja kyk dulu biyar mampus wkwkw”.

Komentar tersebut mendapat respon dari kalangan nitizen dan menuai beragam reaksi. Anggota Subdit V (Siber) melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pemilik akun tersebut. 

"Akibat postingan itu telah menimbulkan  rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ujar AKBP Suinaci, Jumat (22/5/2020). 

Namun saat diselidiki, Jumadi mendadak merubah statusnya untuk menghilangkan jejak. Setelah merubah nama akunnya tersangka membuat komentar pada postingan seseorang yang berisi muatan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

“Walau dia merubah nama akunya untuk  menghilangkan jejak, kami tetap berhasil mengamankan yang bersangkutan," terangnya. 

Sementara barang bukti yang diamankan yakni 1 unit HP merk Sony warna putih dan 6 lembar screen capture postingan akun FB Jun Bintang. 

Hasil interogasi, tersangka Jumadi  mengakui telah membuat komentar pada postingan tersebut di atas dengan alasan yang bersangkutan benci terhadap Polri karena dilarang mudik Lebaran. "Katanya dia benci Polisi karena tidak bisa mudik sehingga membuat postingan itu” tutur AKBP Putu Suinaci.

Sebagai ganjaran atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR -Fajarbali.com |Pria warga negara Bangladesh bernama Anwar Hossain (33) yang menjadi terdakwa dalam kasus melanggar keimigrasian dijatuhi pidana berupa membayar denda Rp 5 juta.

DENPASAR- Fajarbali.com |  Kelanjutan kasus dugaan mengingkari kesepakatan terhadap pemenang lelang penjualan tanah yang dilakukan Bank Perkreditan Rakyat Syari'ah FSB, selangkah lagi bakal masuk ke meja persidangan.

 

KUTA UTARA -fajarbali.com |Potongan kaki manusia berupa potongan kaki bagian kiri hebohkan Pantai Perancak Desa Tibubeneng Kuta Utara, Badung, Senin (28/9/2020) sore. Penemunya seorang pecalang dalem perancak, Putu Sudianto. 

 

 

Menurut Kasubb


DENPASAR -fajarbali.com |Residivis maling kambuhan kembali dijebloskan ke penjara. Adalah I Gede Oko Surya Putra (28) diringkus Tim Resmob Polresta Denpasar setelah beraksi di rumah kos di Jalan Imam Bonjol Gang 100.No 6 Denpasar Barat, pada Senin (22/9/2020) pagi. 


DENPASAR -fajarbali.com |Hampir sebulan Pergub tentang pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) terlaksana, Tim Yustisi masih banyak menemukan pelanggaran prokes di masyarakat. Perihal ini menjadi tantangan bagi Tim Yustisi untuk terus gencar melaksanakan operasi agar peneluran wabah pandemi covid-19 bisa diminimalisir. 


DENPASAR -fajarbali.com |Hanya karena mobilnya terhalang gerobak, seorang tukang sampah bernama Muhamad Maskur (26) dihajar hingga babak belur oleh seorang oknum ormas berinisial TG.

 
DENPASAR -fajarbali.com |Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mendisplinkan tertib lalulintas, kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Kesadaran itu harus dipupuk sejak dini, agar mampu mengimplementasikan sistem nilai etika dan budaya santun berlalulintas, sekaligus bisa menekan tingginya angka kecelakaan. 

DENPASAR -Fajarbali.com | Ciaran Francis Caulfield, bule Irlandia yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap karyawannya, pada sidang, Kamis (24/9/2020) mengajukan pembelaan setelah dituntut 10 bulan penjara.


KUTA UTARA -fajarbali.com |Polsek Kuta Utara mengungkap fakta terbaru dari aksi perampokan emas yang berlangsung di Toko Padnya Bali Gold and Silver di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara Badung, Jumat (25/9/2020) sekira pukul 11.56 wita. 


KUTA UTARA -fajarbali.com |Diakhir masa jabatannya, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara AKP Androyuan Elim yang akan menjabat Kasat Reskrim Polres Bangli berhasil membekuk komplotan perampok toko emas yang beraksi di Toko Padnya Bali Gold and Silver di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara Badung, Jumat (25/9/2020) sekira pukul 11.56 wita. 


DENPASAR -fajarbali.com |Tidak terima istrinya diisolasi karena terpapar covid-19, seorang bule asal Swiss mengamuk di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bali Mandara, Sanur, pada Kamis (23/9/2020) sekitar pukul 22.35 Wita. Akibat kejadian itu, seorang dokter berinisial DY dan seorang perawat berinisial YUS mendapat perlakuan kasar dari bule tersebut. 


DENPASAR -fajarbali.com |Acara Deklarasi Damai Pilkada 2020 Kesepakatan Bersama Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Denpasar berlangsung di Mapolresta Denpasar, Jumat (25/9/2020). Deklarasi damai ini dilaksanakan dalam rangka memasuki tahap pelaksanaan masa kampanye yang digelar selama 71 hari, dimulai dari tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020.