JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


MANGUPURA -fajarbali.com |Sebanyak 32 warga yang akan mudik Lebaran ke Pulau Jawa, terjaring Operasi Sekat, pada Rabu (20/5/2020). Puluhan warga tersebut terpaksa diamankan karena untuk mencegah dan memutuskan penyebaran virus pandemi covid-19. 

Puluhan warga itu diberikan pengarahan di markas Polres Badung, Kamis (21/5/2020) dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi SIK. Dalam kegiatan tersebut Kapolres didampingi para pejabat utama Polres Badung. 

AKBP Roby pada intinya meminta maaf terhadap 32 warga yang diamankan saat akan mudik Lebaran ke kampung halamanya di Pulau Jawa. 

"Sebelumnya mohon maaf karena bapak ibu sekalian kami amankan sementara karena hendak mudik ke luar Bali tanpa dilengkapi dengan surat keterangan sehat yang dikeluarkan dari Satgas Covid," ungkapnya. 

Dijabarkannya, untuk diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Bali tidak melarang bagi masyarakat yang mau pulang ke Jawa karena tidak ada pekerjaan. Cuma, ada aturan khusus dari pemerintah pusat bagi semua orang yang akan berpergian antar pulau, diwajibkan untuk membawa surat bebas covid dari asalnya (tempat tinggalnya). 

"Hal ini dilakukan karena virus corona ini penularannya sangat mudah sekali. Pemerintah tidak mau bapak ibu sekalian menularkan virus ini setelah tiba di kampung halaman," ujarnya. 

Dijelaskannya, surat sehat tersebut bisa diambil di kantor satgas covid, di Rumah Sakit PTN Unud di Nusa dua, atau di Puskesmas Kuta. 

Surat tersebut harus di urus oleh instansi yang resmi. Pengurusan surat sehat tersebut sebenarnya tidak sulit dilakukan. "Sekali lagi pemerintah tidak melarang hanya mewajibkan setiap orang yang akan bepergian untuk membawa surat bebas covid," ungkapnya. 

AKBP Roby kembali minta maaf karena apa yang dilakukannya karena dirinya  sayang sama bapak dan ibu sekalian. Dengan harapkan warga tersebut tidak membawa virus ke kampung halamannya. Sementara bagi warga yang pulang ke Denpasar sudah  disiapkan kendaraan dan akan didrop ke Denpasar. 

"Atau Bagi Bapak Ibu yang mau istirahat disini (Polres Badung) kami akan siapkan untuk tempat istrihatnya. Tapi saya mohon supaya surat bebas covidnya segera diurus. Silahkan habis ini koordinasi dengan ibu Kasatbinmas  
untuk kembali pulang ke Denpasar," ujarnya. 

Usai memberikan arahan, AKBP Roby didampingi para pejabat utama memberikan masker dan uang tunai sebesar Rp 200.000 ke 32 warga yang terjaring Ops Sekat. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling sambil membunyikan bedug dipertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari, viral di media sosial. 


DENPASAR -fajarbali.com |Jajaran Reskrim Polresta Denpasar telah memeriksa 7 saksi terkait puluhan oknum pemuda kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling di pertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari. 

 

Sebelumnya, kegiatan puluhan pemuda ini viral di media sosial dan terekam video sedang menyalakan smoke bomb dan memukul bedug sambil nyanyi-nyanyi. 


DENPASAR -fajarbali.com |Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali untuk tidak salah memilih media dalam pemberian donasi atau bantuan terkait program bantuan operasional kepada media yang terdampak pandemi Covid-19. 


DENPASAR -fajarbali.com |Insiden pembacokan menimpa kakek renta I Wayan Rika (71) saat berjalan kaki di Jalan Veteran Denpasar, tepatnya di depan Toko Bahagia, Denpasar Timur, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 08.30 wita. Beruntung, pelaku bernama Ismail asal Jember Jawa Timur berhasil ditangkap warga setempat. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mengaku benci Polisi karena dilarang mudik, pria bernama Jumadi (25) memposting akan mengebom Bali di akun Facebook miliknya. Namun siapa sangka ulah nakalnya itu menggiringnya ke penjara. Ia ditangkap anggota Subdit V (Siber) Ditreskrimum Polda Bali di rumah kosnya di Kuta, Rabu (20/5/2020). 

 

Menurut Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci tersangka Jumadi memposting komentar bernada ancaman di akun facebooknya "Jun Bintang" pada Rabu (20/5/2020). Postingan itu berbunyi : Pasti bisa ke Bali lg tenang saja klok di larang masuk Bali iya boom saja kyk dulu biyar mampus wkwkw”.

Komentar tersebut mendapat respon dari kalangan nitizen dan menuai beragam reaksi. Anggota Subdit V (Siber) melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pemilik akun tersebut. 

"Akibat postingan itu telah menimbulkan  rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ujar AKBP Suinaci, Jumat (22/5/2020). 

Namun saat diselidiki, Jumadi mendadak merubah statusnya untuk menghilangkan jejak. Setelah merubah nama akunnya tersangka membuat komentar pada postingan seseorang yang berisi muatan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

“Walau dia merubah nama akunya untuk  menghilangkan jejak, kami tetap berhasil mengamankan yang bersangkutan," terangnya. 

Sementara barang bukti yang diamankan yakni 1 unit HP merk Sony warna putih dan 6 lembar screen capture postingan akun FB Jun Bintang. 

Hasil interogasi, tersangka Jumadi  mengakui telah membuat komentar pada postingan tersebut di atas dengan alasan yang bersangkutan benci terhadap Polri karena dilarang mudik Lebaran. "Katanya dia benci Polisi karena tidak bisa mudik sehingga membuat postingan itu” tutur AKBP Putu Suinaci.

Sebagai ganjaran atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Tipu menipu memang pekerjaanya Ricky Boentarya (38). Pria asal Tambora Jakarta Barat itu sukses menipu korbannya Ni Ketut Suryani (49) hingga merugi Rp 24.750 juta, terkait pembelian masker. Tak lama menikmati uang "haram" dan digunakan untuk berjudi, Ricky akhirnya ditangkap. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Tiga pelaku pemalsu surat keterangan kesehatan dan surat jalan diringkus Polres Badung saat diperiksa di Pospam Ketupat Covid-19 di Jalan Raya Mengwitani Badung, Rabu (20/5/2020). Mereka terdiri dari sopir, Aan Setiawan (35), Ikwan Mudi (30) penyedia travel dan Sutomo (34) pelaksana dilapangan. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Sebanyak 32 warga yang akan mudik Lebaran ke Pulau Jawa, terjaring Operasi Sekat, pada Rabu (20/5/2020). Puluhan warga tersebut terpaksa diamankan karena untuk mencegah dan memutuskan penyebaran virus pandemi covid-19. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Bay Pass Canggu, Kuta Utara, Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 19.30 Wita. Kecelakaan itu menewaskan seorang pengendara Honda Vario berinisial KA (69) tinggal di Br. Anyar Kaja, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap seorang nelayan, Made Dolpin (35) yang hilang saat mencari ikan di Perairan Water Blow, Kamis (21/5/2020). 


MANGUPURA -fajarbali.com |Kecelakaan tragis menimpa seorang pengendara motor I Ketut Suardana (49). Pria asal Tabanan itu tewas, Rabu (20/5/2020) siang, setelah motor Supra yang dikendarainya menabrak mobil di Jalan Raya Padang Luwih Desa Dalung Kuta Utara Badung. 


DENPASAR -fajarbali.com |Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose bersilahturahmi dengan tokoh ormas Islam di Bali bertempat di ruangan Lounge Andalan Mapolda Bali, Rabu (20/5/2020). Dalam pertemuan itu membahas soal pelaksanaan malam takbiran dan Sholat Ied Idul Fitri ditengah wabah pandemi covid-19.