JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Pria asal Hongkong bernama Ho Ping Kwong (43) yang diadili karena ketangkap basah menyelundupkan 3 kilogram narkotika jenis sabu-sabu, pada sidang, Kamis (2/4/2020) dituntut hukuman 15 tahun penjara.

 

 

dalam sidang yang berlangsung secara online tersebut,  Jaksa Penuntut Umumaksa (JPU) I Gusti Lanang Suryadnyana menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 113 ayat (2) UU narkotika. 

 

"Terdakwa terbukti tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor Narkotika Golongan I yang yang beratnya di atas 5 gram. Oleh karena itu memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun," sebut jaksa dalam tuntutannya. 

 

Atas tuntutan itu,  majelis hakim pimpinan I Gede Rumega memberikan waktu kepada terdakwa untuk mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya."Sidang kita tunda dua pekan dan dilanjutkan kembali dengan agenda pembelaan dari terdakwa," tegas hakim.  

 

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa diseret ke pengadilan setelah sebelumnya ditangkap petugas di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 23.00 WITA.

 

Dalam dakwaan diuraikan, kasus yang menjerat lulusan S2 Komunikasi di negaranya ini bermula ketika ia bertemu seseorang bernama Hung Tsai, Jumat (29/11/2019).

 

Terdakwa lalu disuruh untuk menemani orang bernama Jacky dan berangkat ke Bali dengan membawa barang berupa narkotika jenis sabu yang diselipkan dalam dinding koper.

 

“Saat itu terdakwa dijanjikan jika berhasil membawa narkotika jenis sabu tersebut akan diberikan ongkos atau upah sebesar 10.000 Dollar Hongkong. Oleh karena pada saat itu terdakwa memang sangat membutuhkan uang, sehingga terdakwa bersedia untuk memenuhi permintaan Hung Tsai,” beber jaksa.

 

Selanjutnya terdakwa berangkat ke Thailand bersama Jacky. Setibanya di Thailand terdakwa bersama Jacky menginap di Hotel Asia Airport. Senin (2/12/2019) sekitar pukul 09.00 waktu Thailand, terdakwa bertemu dengan seseorang bernama Ah Fai warganegara Thailand.

 

Pada saat itu terdakwa diberikan sebuah koper warna hitam yang di dalamnya berisi 13 paket plastik berisi kristal bening berupa narkotika jenis sabu. Rabu (4/12/2019) terdakwa berangkat ke Bali membawa koper warna hitan yang berisi sabu dengan menggunakan penerbangan pesawat Thai Lion Air SL 258.

 

Ketika terdakwa berada di ruang pengambilan bagasi Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Bali, petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai merasa curiga dengan gelagat terdakwa.

 

Tidak hanya itu, petugas yang memeriksa koper terdakwa dengan X-Ray melihat benda mencurigakan. Selanjutnya petugas Bea Cukat Bandara Ngurah Rai Bali menghubungi pihak Polresta Denpasar untuk bersama-sama memeriksa isi dalam koper.

 

Ketika isi koper dibuka ditemukan 13 paket plastik sabu. Ketika ditimbang, sabu tersebut mempunyai berat kotor 3.206 gram atau dengan berat bersih 3.060 gram.(eli). 

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


MENGWI -fajarbali.com |Ledakan keras yang terjadi di dalam gudang Vila Bougenville, pada Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 20.30 Wita. Usut punya usut, ledakan itu disebabkan konsleting listrik yang terpasang di AC hingga menyebabkan terjadinya kebakaran. 


MENGWI -fajarbali.com |Kecelakaan out of control dialami seorang pengendara motor bernama I Gede Restu (45) asal Singaraja. Tanpa bisa dicegah, korban yang tinggal di BTN Rahayu Berdasi Buduk, Mengwi Badung itu terjun bebas ke sungai bersama dengan motornya Honda Vario DK 2252 OO. Korban tewas dalam kondisi mengenaskan. 


DENPASAR -fajarbali.com |Jejaring media sosial Facebook dikagetkan postingan ujaran kebencian terhadap warga Bali oleh pemilik akun bernama Rizki Rahaditha. Ia memposting tulisan B**uh semua orang Bali. An**ng orang Bali an**ng orang Bali. Orang Bali semua harus m**i semua”. 

 

Setelah kasus ini diusut Tim Opsnal Subdit V Unit Cyber Ditreskrimsus Polda Bali, ternyata pemilik akun mengalami gangguan jiwa. 

Selanjutnya, Unit Ciber Polda Bali memanggil keluarga Rizki untuk dimintai keterangan, pada Rabu (27/5/2020). Daniel selaku orang tua Rizki meminta maaf atas postingan tersebut. Ia mengaku telah membuat video klarifikasi yang akhirnya diunggah di akun media sosial Dit Reskrimsus Polda Bali. 

Dalam klarifikasinya Daniel membenarkan anaknya mengalami gangguan jiwa. Perihal ini diperkuat surat perawatan dari rumah sakit yang dibawanya ke Ditreskrimsus Polda Bali. "Anak saya memang mengalami gangguan jiwa dan saat ini masih dalam perawatan," ungkapnya. 

Selain itu, Daniel selaku keluarga Rizki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Bali di mana pun berada. Dan juga kepada seluruh umat beragama di seluruh nusantara atas postingan keluarga kami tersebut. 

"Kami berjanji untuk menjaga Rizki Radita agar perbuatan seperti ini tidak terulang kembali," jelas Daniel didampingi menantunya bernama Putra S dalam video klarifikasi tersebut. 

Sementara itu, Kasubdit V Ditreskrimsus AKBP Gusti Ayu Suinaci membenarkan Rizki Rahaditha mengalami gangguan jiwa. Sebenarnya peristiwa itu di awal April dan pihaknya sudah melakukan penyelidikan. 

"Kami sudah lidik, orangnya alami gangguan jiwa. Nah sekarang orang screen capture ya itu diviralkan lagi. Bukan dia yang membuat viral. Dia bikin status karena habis obatnya. Tetangga di sana (tempat tinggalnya) memaafkan dia. Karena mereka sudah tau kalau dia gangguan jiwa," terang AKBP Suinaci saat  dihubungi wartawan, Kamis (28/5/2020).

Yang menarik saat anggota Tim Ciber datangi rumahnya, AKBP Suinaci mengatakan pria tersebut mengamuk dan melempar anggotanya dengan pisau. Tak hanya itu, Rizki selalu menyembunyikan Handphone dan mengancam orang yang berani mengambilnya. 

"Keluarganya tidak bisa berbuat apa-apa. Karena dia selalu sembunyikan handphone dan mengancam keluarganya. Kami berharap ke masyarakat agar tidak  viralkannya lagi statusnya itu," tegas mantan Kapolsek Denpasar Barat ini. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Tiga komplotan maling pembobol mesin ATM Bank Mandiri dibekuk Tim Resmob Polda Bali dilokasi yang berbeda, Denpasar, Batubulan dan Jimbaran, Rabu (27/5/2020). Kawanan maling ini menggunakan modus membongkar pintu brankas ATM dengan menggunakan anak kunci. Dari hasil kejahatan itu para pelaku sukses menggondol uang Rp.600 juta di dalam mesin ATM. 

 

Tiga tersangka yang ditangkap yakni Roni Firmansyah Maulana asal Cimahi Jawa Barat tinggal di Jalan Raya Sesetan Denpasar Selatan. Roni merupakan pekerja teknisi ATM/CR FLM. 
Kedua, Tri Ito Yudiarsoyo asal Kranggan III/15 Desa Bubutan dan terakhir I Wayan Kontal asal Br Dinas 
Dinas Bunglad Kubu Karangasem. 

Menurut Kasubdit III, Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Ranefli Dian Candra terungkapnya pembobolan mesin ATM ini berdasarkan laporan pihak Bank Mandiri 27 Mei 2020. Pelapor, Dwi Prasetyo selaku Regional Manager yang tinggal di Jalan Pulau Bungin. 

Pelapor asal Jawa Timur itu menerangkan pembobolan terjadi di ATM Bank Mandiri SPBU Buruan Jalan Bypass Darma Giri Buruan Gianyar, Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 06.17 Wita. Dalam laporannya, pihak Bank mendapati di mesin ATM dan CCTV di TKP tertutup lakban. Bahkan setelah di cek ada 3 kotak tempat penyimpanan uang raib. 

Sementara di 3 kotak uang itu berisi masing-masing uang sebesar Rp 200 juta. "Pihak Bank dalam hal ini PT. Usaha Gedung Mandiri diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp. 600 juta," ujar AKBP Ranefli, Kamis (28/5/2020). 

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali yang menyelidiki kasus tersebut melakukan penyelodokan dan pemeriksaan saksi saksi serta CCTV. Para pelaku pun akhirnya termonitor. 

"Tersangka Roni kami tangkap di Denpasar, Rabu lalu setelah kejadian. Kemudian disusul tersangka Yudiarsoyo di Batubulan Gianyar dan Wayan Kontal di Jimbaran," ungkapnya. 

Barang bukti yang diamankan dari tersangka yakni uang tunai Rp 333 juta, kaset yang dibakar, 1 unit mobil Toyota Agya warna putih, 2 magic com/pemasak dan 2 blender yang dibeli dari hasil kejahatan. 

Ketiga tersangka yang diperiksa mengaku semua barang bukti uang adalah hasil curian. Sementara mereka beraksi dengan menggunakan kunci palsu. 

"Mereka sukses beraksi karena satu tersangka bekerja sebagai teknisi ATM dan menggunakan anak kunci. Kami juga masih memburu 1 warga asing asal Alzajair bernama Philip. Dia otak pelaku pembobolan ini," tegas AKBP Ranefli. (hen)

DENPASAR - Fajarbali.com  | Mutasi jabatan terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung. Waher Tulus Jaya Tarihoran yang kurang lebih 2 tahun menjabat Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) diganti oleh I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo


DENPASAR -fajarbali.com |Jajaran Satresnarkoba Polresta Denpasar meringkus seorang pengedar narkoba bernama Tommy Dwi Hartanto (28) dengan barang bukti (BB) sabu seberat 80,17 gram dan 100 butir ekstasi. Pria asal Pasar Rebo Jakarta Timur itu diduga sudah lama mengedarkan narkoba ditengah situasi wabah penularan virus covid-19. 


DENPASAR -fajarbali.com |Pengedar narkoba, Irawan (35) ditangkap di kamar kosnya di lantai 2 di Jalan Giri Dahri, Perum Bumi, Jimbaran, Kuta Selatan, pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 15.00 Wita. Dalam proses penangkapan itu disita 67 paket sabu siap yang berserakan di dalam kamar. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Guna mencegah penularan virus pandemi covid-19, jajaran Polres Badung memperketat pengawasan penyekatan jalur lalulintas saat arus balik lebaran. 

DENPASAR - fajarbali.com | Kasus korupsi dana APBDes di Desa Dauh Puri Klod yang sudah menjebloskan mantan bendahara desa ke Penjara, nampak bakal tidak akan berlanjut.

DENPASAR - fajarbali.com | Kasus gratifikasi yang menjerat mantan Kepala Badan Petanahan Nasional (BPN) Denpasar Tri Nugraha alias TN tidak lama lagi bakal masuk ke meja persidangan.


NUSA DUA -fajarbali.com |Setelah viral di media sosial (medsos), seorang wanita paroh baya bernama Made Tuti Remaja alias Jro Dalem Samudra (45)  mendatangi Polsek Kuta Selatan, Selasa ( 26/5/2020). Ia mengaku adalah orang yang menaruh patung berwujud Nyi Roro Kodul di objek wisata Pantai Water Blow dikawasan ITDC Nusa Dua,


MENGWI -fajarbali.com |Awalnya sempat menolak dilakukan Rapid tes, beberapa warga masyarakat Gang Gunung Lempuyang, Banjar Sayan, Desa Werdi Bhuana, Mengwi Badung akhirnya bersedia di rapid tes oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Badung yang tergabung dalam Satgas Gugus Tugas Penanggulangan virus corona (covid -19).