JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR- fajarbali.com.com | Rudianto yang menghabisi nyawa istri sirinya bernama Halimah di kawasan Parkir kampus STIPOL Denpasar, pada sidang Kamis (13/2/2020) malam kemarin dituntut hukuman 20 tahun penjara. 

 

 

Jaksa Penuntut Unum (JPU) I Made Santiawan dalam amar tuntutannya uang dibacakan dihadapan majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP. 

 

“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum terdakwa Rudianto dengan pidana penjara selama 20 tahun,” tegas jaksa Santiawan dalam surat tuntutannya. 

 

Atas tuntutan itu, terdakwa yang asal Sampang, Madura itu melalui tim kuasa hukumnya dari PBH Peradi Denpasar memohon waktu untuk mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya. 

 

 

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan yang menyerat terdakwa hingga ke Pengadilan ini berawal dari ditemukannya percakapan pribadi antara korban Halimah yang merupakan istri siri terdakwa dengan seseorang bernama Wawan di media sosial Facebook.

 

Terdakwa menduga korban Halimah berselingkuh dengan seseorang bernama Wawan hingga membuat terdakwa sakit hati dan berniat untuk menghabisi nyawa selingkuhan korban dengan membeli sebuah pisau di Pasar Kebang Surabaya, Jawa Timur seharga Rp45 ribu untuk membunuh Wawan.

 

Setelah membeli pisau, Selasa (14/10/2019) sekitar pukul 02.30 WITA, Rudianto berangkat dari Surabaya mengendarai sepeda motor menuju Bali. Dalam perjalanan terdakwa menghubungi korban dan keduanya sepakat bertemu di kos korban.

 

Namun tak berselang lama, korban menghubungi dan membatalkan untuk bertemu dengan terdakwa di kosnya dan meminta untuk bertemu di Pasar Kreneng.

 

Atas kesepakatan, terdakwa dan korban akhirnya bertemu di halaman Kampus STISPOL Wira Bhakti Denpasar di Jalan Lely No.1 Kreneng, Denpasar Timur, Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 20.00 WITA.

 

Setelah bertemu, Rudianto bertanya di mana kosnya?, dan dijawab oleh korban "Sudah kamu pulang jangan urusin saya". Terdakwa lalu berkata "jangan begitu kamu. Saya cuman tanya di mana tempat kos kamu, kalau sudah punya suami bilang terus terang dijawab oleh korban "suami suami matamu" sahut korban dalam dakwaan.

 

Terdakwa kemudian mengambil handphone di saku celananya dan menunjukan screenshot percakapan di Facebook korban dengan nama akun Felisa Ramdani yang memuat percakapan dengan seseorang bernama Wawan, namun korban tidak menjawab.

 

Terdakwa lalu berkata "kalau kamu tidak jawab berarti kamu salah, kalau nggak jawab berarti kamu mati sekarang". Usai berkata, Rudianto mengambil pisau di bawah jok motor yang dipersiapkan dari Surabaya.

 

Melihat itu, korban berusaha merebut pisau tersebut sambil berkata "kamu saja mati duluan" namun terdakwa langsung menusuk ke perut kiri korban sambil berkata "kamu mati duluan" sembari mengayunkan pisau berkali-kali ke tubuh korban.

 

Halima kemudian berlari namun terjatuh tertelungkup di halaman kampus Stispol. Terdakwa yang sudah kalap kembali menikam punggung korban hingga akhirnya korban meninggal di TKP.

 

Hasil pemeriksaan luar maupun pemerisaan dalam (otopsi) oleh dr. Kunthi Yulianti, Sp. KF., dokter instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, terdapat 14 luka terbuka di sekujur tubuh korban.

 

"Ditemukan luka-luka tusuk akibat kekerasan senjata tajam, sebab kematian korban adalah luka tusuk pada perut yang menimbulkan pendarahan," urai jaksa dalam dakwaan.(eli).

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Sebanyak 12 anak baru gede (ABG) terjaring razia trek-trekkan di Jalan Raya Tukad Badung Denpasar Timur, pada Sabtu (01/08) malam minggu. 


DENPASAR -fajarbali.com |Sebanyak 12 anak baru gede (ABG) terjaring razia trek-trekkan di Jalan Raya Tukad Badung Denpasar Timur, pada Sabtu (01/08) malam minggu. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Jukung diterjang ombak ganas, seorang nelayan bernama Bagas (45) ini berhasil diselamatkan Tim SAR, pada Sabtu (1/8/2020) sore. Dia ditemukan sedang mengapung dengan menggunakan patahan jukung. 


DENPASAR -fajarbali.com |Burung Murai Batu Medan tergolong mahal bisa mencapai 3 hingga 5 jutaan rupiah. Mahalnya harga burung ini membuat kawanan maling berlomba-lomba  mencurinya. 

 

TUBAN -fajarbali.com |Michael Wilkinson (65) asal Inggris yang mengaku kehabisan uang karena dirampok sehingga jadi pengemis di Mengwi, akhirnya di deportasi pihak Imigrasi Bali ke negara asalnya, Sabtu (1/8/2020) sore. 

 

NUSA DUA -fajarbali.com |Situasi jalanan yang gelap tanpa lampu penerang acap kali sebagai penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas. Hal itu menimpa seorang pengendara motor (pemotor) Pran Kaveri Tarigan (23). 

 
MANGUPURA -fajarbali.com |Seorang pengunjung pria, Igin Ginanjar (34) berhasil diselamatkan setelah sempat tergulung ombak besar di Pantai Petitenget, tepatnya di depan restorant Laluciola, Br Batu Belig, Kuta Utara, Badung, Jumat, (31/7/2020) sekitar pukul 17.15 wita. 


MENGWI -fajarbali.com |Dua maling yang baru lulus SMK, membobol kounter handphone Ratu Cell di Banjar Dajan Peken Desa Mengwitani Mengwi Badung dibekuk anggota buser Polsek Mengwi. 

 

 

Keduanya yakni I Gede Sevtya Adi Ariawan (19) asal Banjar Tinungan Desa Apuan Baturiti Tabanan, dan I Gede Bram Rya Forwista (19) asal Banjar Dinas Padang Tunggal Kauh Desa Duda Selat Karangasem. 


Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan, kedua tersangka membobol kounter handphone Ratu Cell di Banjar Dajan Peken Desa Mengwitani Mengwi Badung, Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 06.30 Wita. 


Dalam aksinya, keduanya menjebol genteng toko dengan menggunakan pisau kecil dan gergaji besi. Setelah berada di dalam kounter, keduanya menggasak uang hasil penjualan voucher pulsa sejumlah Rp 5.000.000. 


Pencurian baru diketahui pada Selasa (28/7/2020) pagi, setelah saksi pedagang bernama Maffiro akan membuka lapak kuenya di depan toko. Saksi asal Kediri Tabanan curiga melihat ada pecahan genteng didepan toko. Selanjutnya saksi membuka pintu rollingdoor toko dan melihat banyak debu di dalam toko. 


Saksi menghubungi pemilik toko Ardyansyah Syaril Jayaparana (38) dan laporan diteruskan ke Polsek Mengwi. "Uang hasil penjualan voucher pulsa sejumlah Rp. 5.000.000 hilang dicuri," kata Kombes Dodi, Jumat (31/7/2020). 


Setelah diselidiki, anggota buser Polsek Mengwi dipimpin Kanitreskrim Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi memperoleh informasi pelakunya ada 2 orang. Bahkan identitas 2 pelaku sudah dikantongi Polisi. 


Dalam pengejaran, Polisi menangkap tersangka I Gede Bram Rya Forwista di messnya di wilayah Kuta Utara, Rabu (29/7/2020). Disusul kemudian mengamankan tersangka I Gede Sevtyia Adi Ariawan dirumah pacarnya di Banjar Kaja Desa Buduk Mengwi Badung. "Kedua tersangka ini baru lulus dari SMK. Barang bukti sudah diamankan," ungkap perwira melati tiga dipundak itu. 


Hasil interogasi, keduanya mengaku mencuri di kounter Ratu Cell pada Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 03.00 Wita. Keduanya sudah berencana mencuri dengan menyiapkan alat alat seperti kendaraan, gergaji dan pisau. 


"Mereka masuk ke dalam kounter dengan memanjat pohon kamboja yang ada di sebelah utara kounter. Tersangka  Sevtyia masuk ke dalam kounter dengan menjebol atap sedangkan Bram menunggu di luar," ungkapnya. 


Setelah sukses beraksi, uang hasil curian dibagi dua. Sevtyia mendapat Rp. 3.1 juta dan Bram mendapat bagian Rp 900.000. Pengakuannya, uang hasil kejahatan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 


"Selain mencuri di kounter, keduanya juga pernah mencuri di warung dan mencuri layangan di Desa Buduk Mengwi. Kasus ini ditangani Polsek Mengwi," tandas mantan Direktur Narkoba Polda Sulawesi Tengah itu. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Puluhan pengendara motor (pemotor)  terjaring Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang digelar di depan pameran Jalan Raya Sesetan Denpasar, Jumat (31/7/2020). Puluhan pelanggar itu mayoritas tidak mengenakan helm dan tidak mengantongi surat surat kendaraan. 


PETITENGET -fajarbali.com |Setelah kemunculan tukik (anak penyu) beberapa hari lalu, warga kembali dikagetkan penemuan 4 ekor tukik di Pantai Petitenget Kuta Utara Badung, pada Jumat (31/7/2020). 


DENPASAR -fajarbali.com-Jajaran Satlantas Polresta Denpasar menggelar Operasi Patuh Lempuyang 2020 ditengah moment masyarakat muslim yang sedang melaksanakan Hari Raya Idul Adha 1441 H. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif, ditengah pandemi covid -19, menjelang perayaan Idul Adha 1441 H tahun 2020, Kabag Ops Polres Badung Kompol I Wayan Suana, SH didampingi   Kasipropam Ipda Ketut Guna Weda, SH  melaksanakan kontrol di sejumlah Masjid di wilayah hukum Polres Badug. Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 18.00 wita.