JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dua tersangka mafia tanah yakni H. Tugiman (70) dan I Made Kartika (43) dibekuk Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali ditempat terpisah. Keduanya ditangkap atas laporan korbannya, Sosilowati (63) asal Probolinggo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali tertanggal 29 April 2016 dengan kerugian Rp 7 miliar lebih.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan, dalam laporan Sosilawati, sekitar Januari 2013 lalu, Tugimin membeli tanah seluas 1.574 meter persegi dari seorang notaris Ni Ketut Alit Astri, sebesar Rp 3.207.600.000. Selanjutnya, April 2014, tersangka menjual kembali tanah tersebut ke korban seharga Rp 7.192.800.000.

Pembayaran rencananya dilakukan di notaris yang ditunjuk oleh korban. Namun tersangka menyarankan ke notaris Alit Astari dengan berdalih transaksi dan surat hak milik telah diproses. Namun hingga kini surat hak milik itu belum diterima oleh korban.

Setelah mendalami laporan Sosilawati, pihaknya langsung menyelidiki dan menangkap H. Tugiman. Pria kelahiran Purworejo, Jawa Timur, dibekuk di rumahnya di Perum Dalung Permai Blok F No 57, Banjar Lingga Bumi, Dalung, Kuta Utara, Badung, Senin (19/8).

Selain menangkap Tugiman, pihaknya juga menangkap mafia lainnya, yakni I Made Kartika di rumahnya di Jalan  Tukad   Penataran,  Gang  VIII,  No. 3  Banjar   Tengah, Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Selasa (20/8) lalu.

Perwira melati tiga dipundak ini menerangkan, Made Kartika ditangkap terkait pembuatan akta tanah dan keterangan palsu. Tindak pidana yang menjerat tersangka berawal saat dia menjual tanah di wilayah Serangan dengan Kho Tjauw Tiam, Februari 2015. Tanah tersebut atas nama AA Ketut Gede. Lalu surat hak milik disimpan di notaris Putra Wijaya. "Setahun kemudian, AA Ketut Gede meninggal," bebernya.

Nah, kesempatan tersebut digunakan tersangka membuat surat pernyataan kehilangan SHM di Polresta Denpasar pada Oktober 2017 dan kemudian membuat permohonan penerbitan SHM pengganti di notaris atas namanya. Padahal sebenarnya, surat hak milik yang asli masih tersimpan di notaris Putra Wijaya. Sadar SHM dipalsukan, pemilik tanah Kho Tjauw Tiam melapor ke Polda Bali 29 April 2016 lalu. “Kedua mafia tanah ini masih dalam proses pendalaman,” tegas mantan Direktur Ditsabhara Polda Sumatera Utara ini.(hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-Fajarbali.com | 14 pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam geng Motor Donky ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar, Senin (20/1/2020) malam. Belasan pelajar ini merupakan kawanan begal, jambret yang tidak segan-segan menganiaya korbannya.

MENGWI-Fajarbali.com | Setelah menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Badung, oknum Guru Olahraga SD 4 Sembung Mengwi Badung, AA Kaya Weda (50) mengakui perbuatanya. Ia berterus-terang mencabuli dua muridnya karena tertarik melihat tubuh korban masih muda dan mulus.

DENPASAR - fajarbali.com | Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada bos Kuta Paradiso, Harijanto Karyadi. Hakim Soebadi yang memimpin jalannya persidangan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 266 ayat  (2) Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

 

MENGWI - fajarbali.com | Tindakan tak senonoh dilakukan seorang oknum Guru Olahraga SD Sembung 4 Mengwi Badung, yakni AA Kaya Weda (50), terhadap dua murid SD, berinisial TF (11) dan KPP (12). Para korban dicabuli di dalam ruangan kelas dengan dalih mengikuti less olahraga Cricket.

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung membekuk seorang pengedar narkoba bernama I Made Suweca alias Boncel (23) di halaman parkir Kolam Renang Gumuh Sari Banjar Baler Pasar Desa Darmasabha, Abiansemal Badung, Jumat (17/1/2020). 

 

DENPASAR-Fajarbali.com | Upaya banding yang dilakukan Rio Handa Aji, Direktur PT Bes Living Internasional yang dijatuhi vonis penjara selama dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar karena terbukti melakukan penggelapan uang sebesar Rp 1,4 Miliar untuk pembangunan proyek restoran dan toko roti di Jalan Dewi Sri, Kuta, di tanggapi serius oleh korbannya, Sugiharto Widjaja.

DENPASAR-Fajarbali.com | Setelah penyidik Direktorat Reskrimum Polda Bali menetapkan Direktur PT. Anaya Graha Abadi (The Anaya Vila Pecatu, red), Lukas Pattinasarany (44) sebagai tersangka kasus dugaan property bodong, kasus ini pun berbuntut panjang. 

DENPASAR-Fajarbalibali.com | Tidak terima layanan aplikasi Bandara di Ngurah Rai diputus, sebanyak 175 sopir Grab Car yang tergabung dalam Resimen Sunda Kecil (RSK) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Grab di Jalan Gatot Subroto Barat nomor 327, Denpasar Barat.

BENOA-Fajarbali.com | Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Sejuta Pohon Sedunia, jajaran Polresta Denpasar menanam 500 bibit pohon Magrove di Pantai Telaga Waja di Banjar Terora, Benoa Kuta Selatan. 

KUTA SELATAN-Fajarbali.com | Anggota buser Polsek Kuta Selatan membekuk spesialis maling di vila, I Made Kardiana alias Ranto (24) di rumahnya di Jalan Pura Matsuka Gang Tunjung nomor 8 Banjar Kerta Lestari Desa Ungasan Kuta Selatan. Pria pengganguran ini ditangkap setelah beraksi di Villa Rafles di kawasan Perumahan Puri Gading, Jimbaran Kuta Selatan. 

DENPASAR-Fajarbali.com | Berawal dari masalah utang piutang, Kadek Wijana Wirnata alias Ramos (52) dan Lalu Hendrayani alias Hendra (39) nekat mencuri mobil Xenia DK 1691 MJ yang parkir di garase rumah Abdul Said (38) di Jalan Kusuma Dewa No. 100 X Denpasar, pada Kamis (21/1/2020). 

DENPASAR-Fajarbali.com |Dua kawanan perampok yang beraksi di Mini Mart depan Rektorat Kampus Unud Jimbaran Kuta Selatan berhasil ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, pada Kamis (2/1/2020). Kedua rampok sadis itu ditembak kakinya karena melawan dan kabur.