HUKUM & KRIMINAL
Typography

KUTA-fajarbali.com | Diskotik Sky Garden Ricuh, pada Kamis (8/8/2019) sore. Direktur PT.ESC Urban Food Station Sky Garden, H. Suwarno, menerima ancaman teror tembak di kepala oleh puluhan pria berbadan kekar.

Tidak hanya diancam, pensiunan Polisi berpangkat Brigadir Jenderal itu kaget setelah para pelaku nekat menggasak uang senilai Rp 180 juta di brankas. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Kuta dengan terlapor, Titian Wilaras, Pamela Wilaras dan Anne.

 

Menurut kuasa hukum Suwarno, Muhamad Rifan SH, ancaman ini berlangsung saat kliennya berada di lantai II night club Sky Garden yang terletak di Jalan Raya Legian No.61, Kuta, Kamis (8/8/2019) sekitar pukul 17.30 Wita. Korban didatangi 3 terlapor dengan membawa 20 pria bertatto dan berbadan kekar yang disebut-sebut oknum ormas Satu Darah dipimpin Markus.

 

Para pelaku menuduh korban mencuri sembari melakukan pengancaman untuk menyerahkan kunci brankas. Akibat ancaman tersebut, korban sangat ketakutan.

 

“Para pelaku mengancam Direktur untuk menyerahkan kunci brankas dan KTP. Kalau tidak menyerahkan kepala dilubangi. Setelah mendapatkan kunci, mereka membuka brankas dan menggasak isinya sebesar Rp 180 juta,” ujar Rifan, Jumat (9/8/2019).

 

Dalam aksi pengancaman itu, jelas Rifan, pelaku Pamela Wilaras dan Anne meminta seorang kasir untuk membuka brankas dan mengosongkan isinya senilai Rp 180 juta. Uang ratusan yang dimasukkan ke dalam plastik kresek warna hitam itu diserahkan Pamela Wilaras dan Anne kepada oknum bernama Titian Wilaras.

 

Selain mengancam, mengambil uang ratusan juta dibrankas, para pelaku juga menganiaya staff Sky Garden, yakni Sadewa dan Steave hingga babak belur dan berdarah. Korban Sadewa mengalami gigi rontok. Kasus ini dilaporkan korban ke Polsek Kuta dan pimpinan ormas Markus sudah diamankan.

 

Sehubungan laporan Direktur PT ESC Urban Food Station Sky Garden, H. Suwarno, Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa kepada wartawan membenarkannya. Menurutnya kasus ini masih diselidiki. “Pelaku penganiayaan sudah diamankan dan masih diinterogasi. Untuk kasus pencurian masih didalami,” terangnya Jumat (9/8/2019). (hen)