JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus perusakan Gereja Santo Yoseph di Jalan Kepundung Denpasar Timur, Selasa (9/7/2019) pagi, tidak diproses ke ranah hukum.

Pasalnya, dari hasil penyelidikan polis, pelaku Abdi mengalami depresi akut sehingga apa yang dilakukannya di bawah ambang sadar. 
Menurut Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, pengerusakan yang dilakukan Abdi karena dia mengalami depresi berat. Sehingga apa yang dilakukannya tidak menimbulkan reaksi yang berlebihan. 

“Pelaku memang umat di Gereja Santo Yoseph di Kepundung. Semua umat disana memahami kalau pelaku sedang depresi berat,” ujar Kombes Ruddi disela-sela upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Rabu (10/7). 

Kombes Ruddi menjelaskan kronologis awalnya, dimana Abdi datang bersama istrinya, Camelia untuk melaksanakan kebaktian. Namun saat berdoa, ia menitikkan air mata dan tidak lama kemudian melakukan aksi pengerusakan altar Gereja. 

Mantan Wadireskrimsus Polda Bali itu menerangkan, setelah Abdi diamankan dan dibawa k eke RSUP Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan. Dari koordinasi dengan tim medis, pelaku mengalami depresi akut. 

Dimana pada titik kelemahan pelaku saat menangis, hatinya lemah, lalu tiba-tiba menyerang apa saja. “Dia juga menderita tekanan darah tinggi dan sebelum mengamuk sempat minum obat. Sekarang masih dirawat," tegasnya. 

Sementara istrinya Camelia yang juga dimintai keterangannya mengatakan jika suaminya memang sedang mengalami depresi. Bahkan, saat mengamuk istrinya berusaha menenangkan suaminya sembari memeluk. 

Tapi yang terjadi, pelaku malah mencekik dan hendak membanting istrinya. "Anggota datang mengamankannya tapi dia justru tidak melawan dan hanya terdiam sambil bengong," terangnya. 

Setelah mendalami kasus ini, Kombes Ruddi menerangkan, pihaknya tidak melanjutkannya ke dalam proses hukum karena melihat kondisi pelaku sedang sakit. "Artinya, tidak ada unsur kesengajaan dari pelaku melakukan pengerusakan sehingga kasus ini tidak diproses secara hukum," tegasnya. 

Diberitakan, Abdi asal Malang, Jawa Timur, mengamuk di Gereja Santo Yoseph di Jalan Kepundung, Denpasar Timur, Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 09.00 wita. Ia memecahkan tiga jendela kaca, merusak tempat lilin dan enam kursi, dua meja mimbar kebaktian, satu patung malaikat, dua patung kecil, empat buah mic serta meja tempat air suci. Lampu abadi, satu buah salib serta lonceng kuningan juga dirusaknya. Aksinya berhenti setelah diamankan polisi. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Diuber karena melakukan pencurian handphone dibeberapa rumah kos, Edhy Purnawan alias Haris (37) akhirnya tak berkutik ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali di sebuah Hotel dikawasan Jalan Gunung Soputan Denpasar Barat.

MANGUPURA-fajarbali.com | ua karyawan penjual tiket PO Bus Titian Emas, yakni I Gusti Ngurah Putu Wiswibawa (34) dan Deny Suryadi (46) ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, Minggu (20/10/2019). Keduanya terlibat aksi perampasan handphone milik anak kecil di dalam terminal tersebut.

DENPASAR-fajarbali.com | Kuasa Hukum PT.Geria Wijaya Prestige (GWP) Hotel Kuta Paradiso, Boyamin Saiman mendesak Kejaksaan Tinggi Bali untuk menghentikan penanganan perkara yang menjerat owner dan Direktur Utama PT.GWP Harijanto Karjadi. Pasalnya, legal standing (alas hak) pelapor dalam perkara tersebut tidak sah secara hukum. 

DENPASAR-fajarbali.com | Anak Agung Putu Paranatha (38) kurir narkoba yang ditangkap membawa sabu seberat 0,40 gram dan sepucuk senjata api cis jenis relvolver caliber 22 dengan 5 butir amunisi terus menjalani pemeriksaan penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar.

KUTA-fajarbali.com | Wisatawan asing yang berlibur ke Bali kembali terjerat kasus narkoba. Adalah Mohammed Khaled Ahmed Moussa (31), asal Mesir ditangkap saat dugem di tempat hiburan malam High Club LXXY di Jalan Raya Legian Kuta, Rabu (09/10/2019) malam.

DENPASAR-fajarbali.com | Pasar Kreneng Denpasar Selasa (15/10/2019) geger. Seorang perempuan bernama Hamaliah mengalami luka tusuk di bagian punggung di depan pintu masuk STISPOL (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik) Wira bakti Denpasar di Jalan Lely Desa Dangri Kangin, Denpasar Timur.

DENPASAR-fajarbali.com | Jajaran Polresta Denpasar dipimpin Waka Polresta Denpasar AKBP Beny Pramono melaksanakan peduli kasih di Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Bali di Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai km 30 Jimbaran, Sabtu (12/10/2019)

MENGWI-fajarbali.com | Tersangka Faisoli Rubianto (26) ditangkap buser Polsek Mengwi dalam kasus pencurian 2 buah handphone milik Muhamad Rifai (21) yang raib di kamar kosnya di Banjar Binong Desa Werdi Bhuwana Mengwi Badung, Minggu 29 September 2019 lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | Selain AT (45) dan anaknya ZAI (14), Tim Densus 88 diduga turut mengamankan istri AT saat penggeledahan berlangsung di rumah kos mereka di Jalan Sedap Malam Gang Gardenia, Kebonkuri, nomor 11, Denpasar Timur, Kamis (10/10/2019) malam.

DENPASAR-fajarbali.com |  Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan terduga teroris AT dan ZAI yang ditangkap di Jembrana diduga berbaiat pada kelompok radikal ISIS.

DENPASAR-fajarbali.com | Dua terduga teroris NK dan JA yang ditangkap di wilayah Jembrana 2 hari lalu tepatnya Kamis (10/10/2019) malam, sempat kos di Jalan Sedap Malam Denpasar Timur. 

DENPASAR-fajarbali.com | Naira Khumaryan (37) yang juga WN Rusia yang diduga membantu  menyembunyikan buronan terduga kasus perampokan Money Changer yang terjadi 19 Maret 2019 lalu di PT. Bali Maspintjinara AMC (BMC) benar-benar beruntung.