JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Hanya karena ingin mendapatkan sabu gratis, Ida Bagus Putra Sanjaya harus mendekam dalam penjara selama empat tahun. Ini menyusul vonis majelis hakim PN Denpasar yang dibacakan, Rabu (12/6/2019).

Majelis hakim pimpinan I Dewa Budi Watsara dalam amar putusannya yang dibacakan di muka sidang menyatakan, mahasiswa semester 7 di IHDN itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika. 

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan tanpa hak atau melawan hukum, memiliki, menguasai, menyimpan atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman yang beratnya lebih dari lima gram," tegas hakim Budi Watsara. 

"Oleh karena itu menghukum terdakwa Ida Bagus Putra Sanjaya dengan pidana penjara selama empat tahun, denda Rp. 800 juta subsider satu bulan penjara," lanjut hakim dalam amar putusannya. 

Atas putusan yang lebih ringan dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) G.A Surya Yunita itu, terdakwa yang didampingi pengacara Made Suardika Adnyana langsung menyatakan menerima. 

Sedangkan Jaksa Surya Yunita, jaksa Kejari Denpasar itu menyatakan pikir-pikir. " Kami pikir-pikir yang mulia," katanya menjawab pertanyaan hakim. 

Sentra itu sebagaimana dalam dakwaan jaksa terungkap, terdakwa yang tinggal di Jalan Cempaka No. 20 itu ditangkap Polisi pada tanggal15 Januari 2019 sekira pukul 22.40 WITA. 

Dari tangan terdakwa, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sabu seberat 131, 1 gram. Kepada Polisi terdakwa mengaku mendapat barang haram itu dari orang yang bernama Japrak. 

Terdakwa mengatakan awalnya ditawari  oleh Japrak untuk menempel sabu di beberapa titik dengan imbalan satu paket sabu. Demi imbalan satu paket sabu, terdakwa pun menyanggupinya. 

Sehari setelah itu, Japrak menghubungi terdakwa dan memerintahkan terdakwa untuk mengambil sabu di sekitar pembuangan sampah di daerah Sibang, Badung. 

Setelah mengambil sabu itu, terdakwa kembali ke rumah terdakwa di Jalan Cempaka No 20. "Terdakwa lalu memasukan sabu kedalam sebuah pipa paralon dan menyimpannya di atas lemari pakaian, " ungkap jaksa dalam dakwaannya. 

Namun tidak lama kemudian datang anggota Polisi dan langsung melakukan penangkapan terdakwa. Saat itu pula langsung dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti sabu yang disimpan oleh terdakwa itu. (eli/Fajar Bali)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASARfajarbali.com | Keseriusan Kejari Denpasar dalam menangani kasus dugaan penyelewengan dana desa di Desa Dauh Puri Klod  nampaknya tidak perlu diragukan lagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Direktur PT. Panorama Bali I Made Anom Antara (48),yang diduga menipu seorang pengusaha bernama Njoo Daniel Dino Dinata,  Kamis (20/6/2019) tunntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun). 

DENPASAR-fajarbali.com | Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni (40) asal Situbondo, Jawa Timur, yang diadili karena menjual obat atau jamu yang tidak dibekali dengan izin edar, Rabu (18/6/2019) dituntut hukuman empat bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah menyelidiki kasus penganiayaan di rumah kos di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No.10 A Denpasar Timur, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur berhasil menangkap tersangka Adi Aprianto (32) di rumah pamannya di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Denpasar Selatan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

DENPASAR-fajarbali.com | Pria kelahiran Amarasi, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Yustinus Mulianto Jegalut alias Into yang diseret ke pengadilan sebagai terdakwa karena melempar anak usia 15 tahun berinisial I Komang JS, divonis lima bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Bermaksud merayakan ulang tahun bersama teman-temannya, anggota Polri Bripka Made Agus Darmayana (40) dikeroyok di Biliyard Queen di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar Barat, Minggu (16/6/2019) dinihari.

DENPASAR-fajarbali.com | Berkas dua bule Rusia perampok Money Changer, Georgii Zhukov (39) dan Robert Haupt (32) sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Hanya saja, Polisi belum berhasil mengungkap keberadaan senpi laras panjang SS1 milik anggota Brimob Polda Bali yang dikeroyok di Hotel Ayana Nusa Dua Selasa, akhir tahun 2018 lalu.

GIANYAR-fajarbali.com|Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, melakukan peninjauan ke lokasi Proyek Revitalisasi Pasar Sukawati di Gianyar pada Jumat (14/6/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Selama tiga hari berturut-turut dari Rabu (12/6) hingga Jumat (14/6) besok, Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan terhadap ratusan pucuk senjata api (senpi) milik anggota Polresta Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Masih teringat dengan I Nyoman Tinggal (45), pria yang mabuk dan mengacung-acungkan pedang di Jalan Pulau Batanta, 26 Maret 2019 lalu dan sempat viral si media sosial (medsos).  

DENPASAR-fajarbali.com | Aksi jambret yang terjadi di depan Masjid AL Rahmat Jalan Raya Kuta, menimpa pasangan suami istri asal Singapura, Uegene Aathar (25) diungkap tim gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Bali, Resmob Polresta Denpasar dan Polsek Kuta.

DENPASAR-fajarbali.com | Warga Negara (WN) Rusia bernama Andrei Zhestkov yang ditangkap di Bandara Ngurah Rai karena hendak membawa atau menyelundupkan orangutan, Rabu (12/6/2019) diadili di PN Denpasar.