JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Pengusaha asal Tanzania, Abdul Rahman Asuman (43) yang ditangkap menyelundupkan narkotika jenis sabu sabu seberat 1.130,96 gram yang disimpan perutnya ke Bali, Kamis (11/4/2019 disidangkan. 

Dengan barang bukti Narkotika yang cukup banyak itu, terdakwa yang didampingi pengacara Made Suardika Adnyana itu pun terancam hukuman mati. 

Sebab, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadek Wahyudi Ardika menjerat terdakwa dengan dua pasal. Yaitu Pasal 113 ayat (2) UU Narkotika yang ancaman hukumannya adalah hukuman mati. 

Selain itu, jaksa Kejari Denpasar ini juga menjerat terdakwa dengan Pasal 112 (2) UU Narkotika yang ancaman hukuman nya lebih rendah yaitu 20 tahun dan paling singkat 5 tahun. 

Sidang yang dipimpin Hakim Novita Riama itu masih dengan agenda pembacaan dakwaan jaksa. Dalam dakwaan yang dibacakan di muka sidang terungkap, terdakwa ditangkap pada tanggal 30 Januari 2018 sekira pukul 18.00 WITA si Terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai, Tuban. 

Saat itu terdakwa yang baru tiba dari Doha dengan menumpang pesawat Qatar Airlines diperiksa oleh petugas dari Bea Cukai, Ari Hendra Prabowo dan I Made Yoga Swara dengan menggunakan mesin X-Ray. 

“Kerena terdakwa menunjukkan gelagat yang mencurigan, kedua petugas Bea Cukai itu melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap terdakwa dan juga barang bawaannya,” sebut jaksa Kadek Wahyudi dalam surat dakwaanya. 

Karena dalam pemeriksaan petugas tidak menemukan apa-apa, lalu dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap rongga percernaan terdakwa dengan melakukan rontgen di Rumah Sakit BIMC di Jalan Bay Pas Ngurah Rai. 

“Dari hasil rontgen diindikasikan ada benda yang mencurigakan pada saluran pencernaan terdakwa,” jelas jaksa. Atas hal itu, terdakwa oleh petugas dibawa ke Kantor Bea Cukai Ngurah Rai. 

Setelah diberi obat, dua jam kemudian dari anus terdakwa keluar benda menyerupai kapsul sebanyak 82 kapsul berwarna kecoklatan yang didalamnya setelah dibuka berisikan kristal bening yang diduga sabu sabu. 

Setelah itu petugas Bea dan Cukai melaporkan temuan ini ke Polresta Denpasar. Pada saat dibawa petugas ke Polresta Denpasar, ternyata masih ada beberapa kapsul yang belum keluar dari perut terdakwa. 

Oleh petugas pun terdakwa akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara. Selama di RS Bhayangkara ini terdakwa akhirnya kembali mengeluarkan 17 kapsul yang masih tersisah dari dalam perutnya, sehingga total jumlah kapsul yang ada diperut terdakwa adalah 92 buah. 

Setelah dilakukan penimbangan terdakwa Narkotika jenis sabu sabu yang adalah dalam 92 buah kapsul tersebut, beratnya keseluruhannya adalah 1.130,96 gram atau 1,1 kilo. Hasil pemeriksaan, terungkap bahwa terdakwa membawa narkotika itu nantinya akan diberikan kepada orang lain. (eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASARfajarbali.com | Keseriusan Kejari Denpasar dalam menangani kasus dugaan penyelewengan dana desa di Desa Dauh Puri Klod  nampaknya tidak perlu diragukan lagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Direktur PT. Panorama Bali I Made Anom Antara (48),yang diduga menipu seorang pengusaha bernama Njoo Daniel Dino Dinata,  Kamis (20/6/2019) tunntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun). 

DENPASAR-fajarbali.com | Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni (40) asal Situbondo, Jawa Timur, yang diadili karena menjual obat atau jamu yang tidak dibekali dengan izin edar, Rabu (18/6/2019) dituntut hukuman empat bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah menyelidiki kasus penganiayaan di rumah kos di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No.10 A Denpasar Timur, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur berhasil menangkap tersangka Adi Aprianto (32) di rumah pamannya di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Denpasar Selatan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

DENPASAR-fajarbali.com | Pria kelahiran Amarasi, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Yustinus Mulianto Jegalut alias Into yang diseret ke pengadilan sebagai terdakwa karena melempar anak usia 15 tahun berinisial I Komang JS, divonis lima bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Bermaksud merayakan ulang tahun bersama teman-temannya, anggota Polri Bripka Made Agus Darmayana (40) dikeroyok di Biliyard Queen di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar Barat, Minggu (16/6/2019) dinihari.

DENPASAR-fajarbali.com | Berkas dua bule Rusia perampok Money Changer, Georgii Zhukov (39) dan Robert Haupt (32) sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Hanya saja, Polisi belum berhasil mengungkap keberadaan senpi laras panjang SS1 milik anggota Brimob Polda Bali yang dikeroyok di Hotel Ayana Nusa Dua Selasa, akhir tahun 2018 lalu.

GIANYAR-fajarbali.com|Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, melakukan peninjauan ke lokasi Proyek Revitalisasi Pasar Sukawati di Gianyar pada Jumat (14/6/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Selama tiga hari berturut-turut dari Rabu (12/6) hingga Jumat (14/6) besok, Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan terhadap ratusan pucuk senjata api (senpi) milik anggota Polresta Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Masih teringat dengan I Nyoman Tinggal (45), pria yang mabuk dan mengacung-acungkan pedang di Jalan Pulau Batanta, 26 Maret 2019 lalu dan sempat viral si media sosial (medsos).  

DENPASAR-fajarbali.com | Aksi jambret yang terjadi di depan Masjid AL Rahmat Jalan Raya Kuta, menimpa pasangan suami istri asal Singapura, Uegene Aathar (25) diungkap tim gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Bali, Resmob Polresta Denpasar dan Polsek Kuta.

DENPASAR-fajarbali.com | Warga Negara (WN) Rusia bernama Andrei Zhestkov yang ditangkap di Bandara Ngurah Rai karena hendak membawa atau menyelundupkan orangutan, Rabu (12/6/2019) diadili di PN Denpasar.