JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

KUTA-fajarbali.com | Penyakit kleptomania adalah suatu kondisi yang termasuk ke dalam kelompok gangguan kendali impulsif, yaitu ketika penderita tidak dapat menahan diri untuk mengutil atau mencuri.

Meski jarang terjadi pada seseorang, namun penyakit mental ini membuat penderitanya terganggu secara emosional, sehingga malu untuk mencari pengobatan.

Hal itulah yang dialami tersangka Putra Setiaji (21), pencuri jam tangan di RKP Shop IDP (Inti Dufree Promosindo) di lantai 2 Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Selasa (29/1/2019) sekira pukul 21.15 Wita lalu. Dari hasil pemeriksaan penyidik Unit Reskrim Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai, ternyata mantan Pilot Wings Air asal Palmerah Jakarta Barat ini seorang kleptomania.

BACA JUGA: Curi Jam Tangan, Oknum Pilot Maskapai Ini Dijebloskan ke Tahanan

Menurut Kapolsek Kawasan Udara Ngurah Rai, Kuta, Kompol Agung Raka Nugraha, tersangka Putra Setiaji yang ditangkap dalam kasus pencurian jam tangan di Bandara Ngurah Rai, masih menjalani pemeriksaan penyidik. “Tersangka kami tahan sambil menunggu proses pelimpahan berkas ke Kejaksaan,” ungkapnya, Selasa (26/3).

Dipemeriksaan terungkap, tersangka mengaku seorang kleptomania. Pengakuan tersangka juga diamini pihak keluarganya saat diperiksa penyidik menjadi saksi. Hanya saja, pihak kepolisian belum berhasil mengungkap kasus pencurian lain yang dilakukan oleh tersangka Putra Setiaji.

“Tersangka ini seorang kleptomania. Orangtuanya juga mengakuinya. Kalau kasus pencurian jam tangan di Bandara baru sekali, tapi kalau di tempat lain diakuinya sudah sering,” ujar Kapolsek.

Kompol Agung kembali menjelaskan, pencurian jam tangan tersebut dilakukan tersangka Putra Setiaji saat dirinya usai mengantar istrinya ke Jakarta. Pria asal Palmerah Jakarta Barat itu pulang melewati RKP Shop IDP (Inti Dufree Promosindo) di lantai 2 Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Selasa (29/1) sekira pukul 21.15 Wita lalu. “Istrinya ini sedang hamil,” ujar Kapolsek.

Nah, setelah melewati RKP Shop IDP, tersangka melihat 1 buah jam tangan merek Seiko warna hitam kombinasi orange seharga 4.950.000 di dalam box yang ditaruh di atas meja. Melihat tidak ada penjaga, secepat kilat tangan tersangka mengambilnya.

Kasus pencurian ini terungkap setelah dilaporkan oleh Gandi Saptana karyawan (44), karyawan di RKP Shop IDP. Saksi sebelumnya sempat berkoordinasi dengan security Bandara, yakni I Gede Eka Putra untuk mengecek CCTV di TKP RKP Shop IDP. Dari hasil rekaman CCTV tersebut, terekam seorang pria mengambil jam tangan tersebut. Namun untuk mengetahui siapa pelakunya, RKP Shop IDP berkoordinasi dengan pihak Avsec Bandara. Setelah diselidiki, pelaku pencurinya adalah seorang Pilot Wings Air.

Selanjutnya, pihak Avsec Bandara berkoordinasi dengan perusahaan Lion Grup. Walhasil, Rabu (30/1) sekira pukul 11.40 Wita, pihak perusahaan Lion Grup bagian FOD, diwakili Hadi menyerahkan tersangka kepada pihak IDP untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akhirnya, tersangka Putra Setiaji didijebloskan ke tahanan Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Warga Negara (WN) Rusia, Andrei Zhestkov yang ditangkap karena mencoba menyelundupkan orangutan, Rabu (25/6/2019) dituntut hukuman 6 bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus penipuan mobil Mitsubishi Pajero Sport yang dilaporkan Nyoman Budiana ke Ditreskrimum Polda Bali 26 Oktober 2016 dengan terlapor Anak Agung Rai Sugiartha, kembali dipertanyakan.

MANGUPURA-fajarbali.com | Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung meringkus saudagar jual beli babi, I Wayan Edik Ardika (34) di gudang pemotongan babi di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu (22/6/2019) siang.

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang pekan lalu, kini giliran A.A. Alit Wiraputra memberikan tanggapan atau eksepsi atas dakwaan tersebut. Dibacakan oleh tim kuasa hukumnya, mantan Ketua KADIN  itu menyebut bahwa dakwaan jaksa cacat Formal (error' procedure). 

DENPASAR-fajarbali.com | Masih ingat penangkapan pengedar narkoba Asep Wahyudin (36) yang gagal menyelundupkan pakaian bayi berisi 195 butir ekstasi dan sabu seberat 135,47 gram di Bandara Ngurah Rai Kuta ? Ternyata Asep tidak bekerja lagi sebagai tukang kebun Hotel Harris Sunset Road Kuta.

DENPASAR-fajarbai.com | Pria kelahiran Jember, Fredy Sambara (33) hanya bisa menundukkan kepalanya saat mengetahui dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari  dalam sidang, Senin (24/6) kemarin di PN Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Hanya karena upah kerja tidak dibayar, Mochamad Chusen tega  menghabisi nyawa Ho Sigit Pramono dengan menggunakan pisah dan bumbu runcing. Akibat perbuatannya itu, Chusen yang asal Jombang ini pun harus diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

DENPASAR-fajarbali.com | Komplotan pembobol ATM asal Rumania, Alisa Sardaru, Sorin Velcu, Alin Sardaru, dan Sorinel Miclescu, Kamis (20/6/2019) didudukan di kursi pesakitan PN Denpasar untuk diadili. 

DENPASARfajarbali.com | Keseriusan Kejari Denpasar dalam menangani kasus dugaan penyelewengan dana desa di Desa Dauh Puri Klod  nampaknya tidak perlu diragukan lagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Direktur PT. Panorama Bali I Made Anom Antara (48),yang diduga menipu seorang pengusaha bernama Njoo Daniel Dino Dinata,  Kamis (20/6/2019) tunntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun). 

DENPASAR-fajarbali.com | Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni (40) asal Situbondo, Jawa Timur, yang diadili karena menjual obat atau jamu yang tidak dibekali dengan izin edar, Rabu (18/6/2019) dituntut hukuman empat bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah menyelidiki kasus penganiayaan di rumah kos di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No.10 A Denpasar Timur, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur berhasil menangkap tersangka Adi Aprianto (32) di rumah pamannya di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Denpasar Selatan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.