JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Simpang siurnya berapa jumlah perampok asal Rusia yang ditembak mati dalam kasus perampokan di money changer BMC PT. Bali Maspin Tjinra di Jalan Pratama Nomor. 36, XY, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (19/3/2019) dinihari lalu, dijawab Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan.

Perwira melati tiga dipundak itu mengatakan, pihaknya berhasil menembak mati seorang perampok asal Rusia, menangkap dua lainnya dan masih memburu satu pelaku lagi.

Dalam rilis di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/3), Kombes Ruddi yang didampingi Kasatreskrim Kompol Wayan Arta Ariawan mengatakan, komplotan perampok asal Rusia masuk ke belakang pintu money changer dan melumpuhkan 2 karyawan dan seorang security. Para pelaku mengenakan jas hujan dan penutup kepala ini menganiaya karyawan dan membawa kabur brankas money changer dan uang tunai Rp 900 juta dan serta vallas asing senilai 5.600 US$.

Kombes Ruddi mengatakan pihaknya langsung menyelidiki kasus ini dan membentuk tim gabungan untuk mengejar pelakunya. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan rekaman CCTV, pihaknya melacak keberadaan pelaku diseputaran kampus Poltek Jimbaran. Proses penangkapan berlangsung sekira pukul 03.00 dinihari, setelah polisi melihat mobil Xenia parkir dalam keadaan mesin masih panas.

Petugas melakukan pengintaian dan kemudian datanglah mobil Avanza DK 743 CI berhenti di pinggir jalan Giri Kencana. Setelah menurunkan dua pelaku Alexei Korotkikh (44) dan Georgii Zhukov (40), mobil yang diduga disopiri salah seorang pelaku pergi. “Anggota lainnya sempat mengejar namun sopirnya kabur dengan kecepatan tinggi dan tim kehilangan jejak,” urainya.

Kembali ke proses penangkapan, setelah keluar dari mobil, dua pelaku Alexie dan XZhukov menuju parkiran untuk mengambil motor yang diparkir. Takut buruannya kabur, petugas langsung melakukan penyergapan yang kemudian mendapatkan perlawanan dari dua pelaku. “Dua orang melawan sehingga terjadilah perkelahian dengan anggota kami,” ujar Kombes Ruddi.

Salah seorang pelaku, yakni Alexei, kata Kombes Ruddi menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam. Melihat situasi membahayakan diri anggota polisi, anggota buser mengeluarkan senjata api dan melakukan tindakan tegas kepada tersangka Alexei. “Tersangka (Alexie, red) meningggal dunia setelah ditembak petugas,” beber perwira asal Madura Jawa Timur itu.

Pengungkapan lanjutan dilakukan tim gabungan di rumah kos para pelaku di Jalan Pasir Putih nomor 10B Kedonganan, Jimbaran. Dalam rumah tersebut, polisi mengamankan seorang pria asal Ukraina, Haupt Robert (42). Dari penggeledahan di rumah kos, tepatnya di atas plafon ditemukan uang ratusan juta hasil rampokan di money changer dan 13 mata uang asing yang disembunyikan para pelaku. Belasan mata uang asing itu diduga hasil rampokan di sejumlah money changer di Kuta.

Barang bukti yang ditemukan di dua lokasi penangkapan, yakni uang ratusan juta hasil rampokan, senjata tajam jenis pisau lipat, jas hujan yang digunakan beraksi, senter, sarung tangan, kain penutup wajah, tas pinggang, mobil Xenia warna putih DK 1265 FM yang diparkir di Jalan Giri Kencana dan sebagainya. “Kami masih memburu satu pelaku dan identitasnya sudah kami kantongi,” tegas Kombes Ruddi. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Warga Negara (WN) Rusia, Andrei Zhestkov yang ditangkap karena mencoba menyelundupkan orangutan, Rabu (25/6/2019) dituntut hukuman 6 bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus penipuan mobil Mitsubishi Pajero Sport yang dilaporkan Nyoman Budiana ke Ditreskrimum Polda Bali 26 Oktober 2016 dengan terlapor Anak Agung Rai Sugiartha, kembali dipertanyakan.

MANGUPURA-fajarbali.com | Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung meringkus saudagar jual beli babi, I Wayan Edik Ardika (34) di gudang pemotongan babi di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu (22/6/2019) siang.

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang pekan lalu, kini giliran A.A. Alit Wiraputra memberikan tanggapan atau eksepsi atas dakwaan tersebut. Dibacakan oleh tim kuasa hukumnya, mantan Ketua KADIN  itu menyebut bahwa dakwaan jaksa cacat Formal (error' procedure). 

DENPASAR-fajarbali.com | Masih ingat penangkapan pengedar narkoba Asep Wahyudin (36) yang gagal menyelundupkan pakaian bayi berisi 195 butir ekstasi dan sabu seberat 135,47 gram di Bandara Ngurah Rai Kuta ? Ternyata Asep tidak bekerja lagi sebagai tukang kebun Hotel Harris Sunset Road Kuta.

DENPASAR-fajarbai.com | Pria kelahiran Jember, Fredy Sambara (33) hanya bisa menundukkan kepalanya saat mengetahui dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari  dalam sidang, Senin (24/6) kemarin di PN Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Hanya karena upah kerja tidak dibayar, Mochamad Chusen tega  menghabisi nyawa Ho Sigit Pramono dengan menggunakan pisah dan bumbu runcing. Akibat perbuatannya itu, Chusen yang asal Jombang ini pun harus diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

DENPASAR-fajarbali.com | Komplotan pembobol ATM asal Rumania, Alisa Sardaru, Sorin Velcu, Alin Sardaru, dan Sorinel Miclescu, Kamis (20/6/2019) didudukan di kursi pesakitan PN Denpasar untuk diadili. 

DENPASARfajarbali.com | Keseriusan Kejari Denpasar dalam menangani kasus dugaan penyelewengan dana desa di Desa Dauh Puri Klod  nampaknya tidak perlu diragukan lagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Direktur PT. Panorama Bali I Made Anom Antara (48),yang diduga menipu seorang pengusaha bernama Njoo Daniel Dino Dinata,  Kamis (20/6/2019) tunntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun). 

DENPASAR-fajarbali.com | Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni (40) asal Situbondo, Jawa Timur, yang diadili karena menjual obat atau jamu yang tidak dibekali dengan izin edar, Rabu (18/6/2019) dituntut hukuman empat bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah menyelidiki kasus penganiayaan di rumah kos di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No.10 A Denpasar Timur, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur berhasil menangkap tersangka Adi Aprianto (32) di rumah pamannya di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Denpasar Selatan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.