JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus perampokan money changer di PT Bali Top di Jalan Nakula Kuta akhir Desember 2018 lalu dengan kerugian Rp 1 miliar, belum berhasil diungkap jajaran kepolisian.

Namun berdasarkan hasil rekaman CCTV diduga kuat pelakunya tiga warga asing. Hal itu disampaikan Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan, berapa waktu lalu. 

Kombes Andi mengatakan dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi saksi dan rekaman CCTV di Money Changer PT Bali Top di Jalan Nakula Kuta, pelakunya diduga warga asing. “Dari rekaman CCTV memperlihatkan pelakunya warga asing. Saya katakan begitu karena mereka memakai zebo, matanya terlihat seperti warga asing. Mereka gunakan zebo untuk menghindari identitasnya. Kami masih melakukan pengembangan,” terangnya. 

Mantan Direktur Sabhara Polda Sumatera Utara ini juga menjelaskan dari yang terlihat di rekaman CCTV, pelakunya diduga keras berjumlah 3 orang. “Dari yang tertangkap CCTV ada 3, semua pelaku sepertinya bukan orang lokal,” ujarnya lagi. 

Selain itu, kata Kombes Andi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak travel guna mengetahui kendaraan yang digunakan para perampok. Pasalnya, dari hasil penyelidikan dilapangan kendaraan mobil Inova yang digunakan pelaku berplat palsu. “Masih kami kembangkan dan minta tolong ke travel-travel karena termonitor kendaraan yang digunakan berplat palsu,” ungkapnya. 

Kombes Andi juga mengatakan, para pelaku ini diduga pemain lama, karena hanya orang orang terlatih yang terbiasa melakukan perampokan. “Kalau dilihat dari cara melakukannya adalah orang yang terlatih dan orang yang sudah terbiasa seperti di film film itu, masuk, geledah dan CCTV digerak-gerakkan,” terangnya. 

Ditanya apakah kasus perampokan money changer di Jalan Nakula modusnya sama dengan kasus perampokan yang terjadi dibeberapa lokasi lainnya ? Kombes Andi masih dalam penyelidikan. “Ya, hampir sama mirip-mirip modusnya, tapi masih kami kejar mudah-mudahan dalam waku dekat cepat tertangkap,” ujarnya sembari mengatakan pihaknya juga masih mengecek daftar napi kasus rampok yang baru keluar dari penjara. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Money Changer di PT Bali Top Jalan Nakula Kua dirampok Jumat (21/12/2018) sekira pukul 02.30 dinihari lalu. Komplotan perampok mengenakan penutup wajah (zebo) menganiaya dan mengikat seorang satpam jaga, yakni I Putu Juliarta (37). Selanjutnya kawanan rampok yang mengendarai mobil Kijang Inova ini menggasak uang tunai sebesar Rp 1 miliar lebih. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali berhasil menangkap salah seorang komplotan pencurian Vila yang beraksi di 21 TKP dikawasan Kuta Utara dan Sanur. Pelaku Agus Gede Swastika alias Agus Bali (26) diringkus di alun-alun Ambulu Jember, Jawa Timur, Rabu (21/8/2019) malam lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | I Ketut Putra Ismaya Jaya yang sebelumnya sempat diadili di PN Denpasar karena berurusan dengan Satpol PP Provinsi Bali. Kini kembali dihadapkan dipersidangan terkait kasus narkoba.

DENPASAR-fajarbali.com | Laporan kasus dugaan pengerusakan bangunan Villa milik PT. Dreamland Bali ke Polda Bali 11 Juni 2019 lalu dengan terlapor Hedar Giacomo Boy Syam, berbuntut panjang. Kasus ini “menyeret” nama I Ketut Sudikerta yang diduga menerima aliran dana Rp 40 miliar dari hasil jual beli tanah Pelaba Pura Jurit ke pihak investor asing melalui PT Manor Tirta Puncak. 

DENPASAR-fajarbali.com | Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Sales Promotion Girl (SPG) dealer mobil Mitsubishi, Ni Putu Yuniawati (39) di Penginapan Teduh Ayu 2 di Jalan Kebo Iwa Utara, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Utara, Rabu (21/8/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Dua tersangka mafia tanah yakni H. Tugiman (70) dan I Made Kartika (43) dibekuk Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali ditempat terpisah. Keduanya ditangkap atas laporan korbannya, Sosilowati (63) asal Probolinggo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali tertanggal 29 April 2016 dengan kerugian Rp 7 miliar lebih.

DENPASAR-fajarbali.com | Wanita kelahiran Gorontalo bernama Leila Natalia Tumewu (41) yang diduga melakukan tindak pidana penggalapan dalam jabatan, Rabu (21/8) diadili di PN Denpasar. 

MANGUPURA-fajarbali.com | Pasangan suami istri (pasutri), I Gusti Ayu Agung Ari Setiawati (40) dan Agus Susilo (38) kedapatan menyimpan 5 paket sabu seberat 2,74 gram. Keduanya ditangkap di rumah kos di Jalan Subak Sari C nomor 17 Banjar Ambengan Desa Pedungan Denpasar Selatan, Rabu (7/8/2019) malam.

MANGUPURA-fajarbali.com | Tersangka Yermias Ricky Hamu alias Jery (33) asal Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mendekam dalam rumah tahanan Polres Badung. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan penyiksaan karena sang pacar sering mabuk-mabukan dalam kondisi hamil 2 bulan.

DENPASAR-fajarbali.com | Gede Dimas Nanda Diarizky (22) dan Dikky Defriatna (23) dua  terdakwa yang merampas pistol dan melawan petugas yang sedang menjalankan tugas, Senin (19/8) masing-masing dituntut hukuman penjara selama 1 tahun dan 6 bulan (1,5) tahun.

KUTA-fajarbali.com | Tempat hiburan ternama Sky Garden yang terletak di Jalan Legian Kuta, tidak bisa beroperasi lagi. Diskotik yang digandrungi wisatawan asing itu disegel pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kuta, pada Jumat (16/8/2019) siang, karena masalah ijin operasional dan dinilai banyak masalah.

KUTA-fajarbali.com | Puluhan personel bersenjata lengkap dari Brimob Polda Bali, Polresta Denpasar, Polsek Kuta dibantu petugas Satuan Polisi Pamong Praja Badung Kuta, mengamankan jalanya rekontruksi yang berlangsung di diskotik Sky Garden di Jalan Legian Kuta, Jumat (16/8/2019) sekitar pukul 14.00 Wita.

DENPASAR-fajarbali.com | Mantan Ketua Kadin Bali, Anak Agung Alit Ngurah Wiraputra yang dijadikan terdakwa dalam kasus penipuan pengurusan izin pelebaran kawasan pelabuhan Benoa,  Kamis (15/8) divonis 2 tahun penjara.