JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Terdakwa Regina Melati (31), wanita yang bekerja sebagai sales marketing di PT Gradient Grup, dituntut hukuman selama tiga tahun penjara oleh Jaksa di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (6/2/2019).

Wanita berambut panjang ini dinyatakan bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), IGN Wirayoga,S.H melakukan penipuan dalam jual beli mebel yang mengakibatkan korban Eka Augusta mengalami kerugian hingga Rp.452 juta.

"Perbuatan terdakwa melakukn tindak pidana penipuan dan bersalah melanggar Pasal 378 KUHP. Memohon agar terdakwa dihukum selama tiga tahun penjara dan tetap berada dalam tahanan," kata Jaksa dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Wayan Kimiarsa,S.H.,M.H.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa telah merugikan saksi korban hingg ratusan juta rupiah, karena barang-barang yang dibeli tidak sesuai pesanan.

Jaksa juga menyebut perbuatan terdakwa  yang dilakukan pada 19 Mei 2017 itu, telah mengelabui korban yang tertarik untuk memesan barang di PT Gradien Grup tanpa sepengetahuan pemilik perusahaan.

Modus yang digunakan tedakwa adalah memberikan penawaran barang kepada korban bahwa meubel yang dijualnya memiliki kualitas bagus. Namun, barang yang ditawarkan terdakwa kepada korban bukanlah barang yang dijual dari PT Gradien Grup, sehingga mebel yang ditawarkan terdakwa kualitasnya tergolong jelek dan lebih mahal.

Setelah memperdaya korban, terdakwa kemudian meminta korban untuk memesan melalui email pribadi terdakwa, bukan ke email perusahaan. Selain itu, korban juga diminta menghubungi nomor telepon terdakwa, bukan nomor telepon perusahaan tempat terdakwa bekerja.

Singkat cerita, korban yang yakin lantas mentrasfer uang sebanyak tiga kali pada 23 Mei 2017 mencapai Rp 100 juta, pada 30 Mei 2017 sebesar Rp 25,5 juta dan pada 21 Agustus 2017 sebesar Rp 399,5 juta ke nomor rekening milik pribadi terdakwa.

Namun, ternyata meubel yang dibeli terdakwa dari sejumlah meubel di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, memiliki kualitas buruk. Apalagi saat dikirim ke Vila di Ubud milik korban, banyak yang mengalami kerusakan.

Terkuaknya kasus ini berawal korban komplain ke perusahaan tempat terdakwa bekerja. Namun setelah dikroscek perusahaan terdakwa tidak pernah mengirin barang yang diterima korban dan kasusnya dilaporkan ke polisi. (eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

MANGUPURA-fajarbali.com | Dua kelompok pemuda yang sedang mabuk-mabukkan berkelahi di salah satu kafe di Desa Angantaka Abiansemal, Badung, Minggu (25/8/2019) dinihari. Dalam perkelahian tersebut, I Kadek Roy Adianata (26) tewas akibat luka bacok di sekujur tubuhnya, sedangkan temannya, seorang mahasiswa Agus Gede Nurhana Putra (17) sekarat dan dirawat di RSUD Mangusada Badung. 

KUTA-fajarbali.com | Setelah beberapa hari dibantarkan karena mengalami stroke dan dirawat di rumah sakit, Markus Karel Senen akhirnya dikembalikan ke tahanan Polsek Kuta, pada Jumat (23/8/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali berhasil menangkap salah seorang komplotan pencurian Vila yang beraksi di 21 TKP dikawasan Kuta Utara dan Sanur. Pelaku Agus Gede Swastika alias Agus Bali (26) diringkus di alun-alun Ambulu Jember, Jawa Timur, Rabu (21/8/2019) malam lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | I Ketut Putra Ismaya Jaya yang sebelumnya sempat diadili di PN Denpasar karena berurusan dengan Satpol PP Provinsi Bali. Kini kembali dihadapkan dipersidangan terkait kasus narkoba.

DENPASAR-fajarbali.com | Laporan kasus dugaan pengerusakan bangunan Villa milik PT. Dreamland Bali ke Polda Bali 11 Juni 2019 lalu dengan terlapor Hedar Giacomo Boy Syam, berbuntut panjang. Kasus ini “menyeret” nama I Ketut Sudikerta yang diduga menerima aliran dana Rp 40 miliar dari hasil jual beli tanah Pelaba Pura Jurit ke pihak investor asing melalui PT Manor Tirta Puncak. 

DENPASAR-fajarbali.com | Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Sales Promotion Girl (SPG) dealer mobil Mitsubishi, Ni Putu Yuniawati (39) di Penginapan Teduh Ayu 2 di Jalan Kebo Iwa Utara, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Utara, Rabu (21/8/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Dua tersangka mafia tanah yakni H. Tugiman (70) dan I Made Kartika (43) dibekuk Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali ditempat terpisah. Keduanya ditangkap atas laporan korbannya, Sosilowati (63) asal Probolinggo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali tertanggal 29 April 2016 dengan kerugian Rp 7 miliar lebih.

DENPASAR-fajarbali.com | Wanita kelahiran Gorontalo bernama Leila Natalia Tumewu (41) yang diduga melakukan tindak pidana penggalapan dalam jabatan, Rabu (21/8) diadili di PN Denpasar. 

MANGUPURA-fajarbali.com | Pasangan suami istri (pasutri), I Gusti Ayu Agung Ari Setiawati (40) dan Agus Susilo (38) kedapatan menyimpan 5 paket sabu seberat 2,74 gram. Keduanya ditangkap di rumah kos di Jalan Subak Sari C nomor 17 Banjar Ambengan Desa Pedungan Denpasar Selatan, Rabu (7/8/2019) malam.

MANGUPURA-fajarbali.com | Tersangka Yermias Ricky Hamu alias Jery (33) asal Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mendekam dalam rumah tahanan Polres Badung. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan penyiksaan karena sang pacar sering mabuk-mabukan dalam kondisi hamil 2 bulan.

DENPASAR-fajarbali.com | Gede Dimas Nanda Diarizky (22) dan Dikky Defriatna (23) dua  terdakwa yang merampas pistol dan melawan petugas yang sedang menjalankan tugas, Senin (19/8) masing-masing dituntut hukuman penjara selama 1 tahun dan 6 bulan (1,5) tahun.

KUTA-fajarbali.com | Tempat hiburan ternama Sky Garden yang terletak di Jalan Legian Kuta, tidak bisa beroperasi lagi. Diskotik yang digandrungi wisatawan asing itu disegel pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kuta, pada Jumat (16/8/2019) siang, karena masalah ijin operasional dan dinilai banyak masalah.