JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Steven Talenta Epavroditus alias Steven yang menjabat sebagai Chief Accounting pada PT. Pandawa Jaya Bali (PJB) dijadikan terdakwa dan diadili di PN Denpasar, Kamis (3/1/2019).

Steven yang tinggal di Banjar Dinas Pekan, Ds. Peken Balayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan ini diadili karena mengembat uang pembayaran pajak milik PT. Pandawa Jaya Bali sebesar Rp 300 juta.  

Akibat perbuatanya, sarjana akuntansi ini terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara. Terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Putu Trisna Dewi dengan dua pasal berlapis. Yaitu Pasal 374 KUHP pada dakwaan kesatu atu Pasal 372 KUHP pada dakwaan kedua. 

Dalam dakwaan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpian I Wayan Kawisada dipaparkan, aksi terdakwa ini dilakukan sekitar bulan Februari hingga Agustus 2018. 

Dimana terdakwa yang menjabat sebagai Chief Accounting bertugas mengurus pembayatan pajak dan membuat laporan pajak dari PT. Pandawa Jaya Bali. 

Dalam dakwaan disebutkan pula, terdakwa secara rutin menerima kiriman uang dari saksi korban, Handiono (pemilik PT. Pandawa Jaya Bali) untuk membayar pajak yang besarnya antara Rp 6 juta hingga Rp 7 juta. 

Namun, sejak bulan Februari hingga Agustus 2018, uang kiriman saksi korban tidak distorkan terdakwa ke kantor pajak, tapi malah digunakan untuk keperluan pribadi terdakwa. 

"Uang pembayaran pajak oleh terdakwa digunakan untuk membeli makan, biaya hidup keluargan dan membayar hutang,"ungkap jaksa Kejari Badung. 

Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban Handiono, selaku pemilik PT. Pandawa Jaya Bali mengalami kerugian hingga Rp 300.000.000. (eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni (40) asal Situbondo, Jawa Timur, yang diadili karena menjual obat atau jamu yang tidak dibekali dengan izin edar, Rabu (18/6/2019) dituntut hukuman empat bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah menyelidiki kasus penganiayaan di rumah kos di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No.10 A Denpasar Timur, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur berhasil menangkap tersangka Adi Aprianto (32) di rumah pamannya di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Denpasar Selatan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

DENPASAR-fajarbali.com | Pria kelahiran Amarasi, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Yustinus Mulianto Jegalut alias Into yang diseret ke pengadilan sebagai terdakwa karena melempar anak usia 15 tahun berinisial I Komang JS, divonis lima bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Bermaksud merayakan ulang tahun bersama teman-temannya, anggota Polri Bripka Made Agus Darmayana (40) dikeroyok di Biliyard Queen di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar Barat, Minggu (16/6/2019) dinihari.

DENPASAR-fajarbali.com | Berkas dua bule Rusia perampok Money Changer, Georgii Zhukov (39) dan Robert Haupt (32) sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Hanya saja, Polisi belum berhasil mengungkap keberadaan senpi laras panjang SS1 milik anggota Brimob Polda Bali yang dikeroyok di Hotel Ayana Nusa Dua Selasa, akhir tahun 2018 lalu.

GIANYAR-fajarbali.com|Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, melakukan peninjauan ke lokasi Proyek Revitalisasi Pasar Sukawati di Gianyar pada Jumat (14/6/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Selama tiga hari berturut-turut dari Rabu (12/6) hingga Jumat (14/6) besok, Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan terhadap ratusan pucuk senjata api (senpi) milik anggota Polresta Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Masih teringat dengan I Nyoman Tinggal (45), pria yang mabuk dan mengacung-acungkan pedang di Jalan Pulau Batanta, 26 Maret 2019 lalu dan sempat viral si media sosial (medsos).  

DENPASAR-fajarbali.com | Aksi jambret yang terjadi di depan Masjid AL Rahmat Jalan Raya Kuta, menimpa pasangan suami istri asal Singapura, Uegene Aathar (25) diungkap tim gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Bali, Resmob Polresta Denpasar dan Polsek Kuta.

DENPASAR-fajarbali.com | Warga Negara (WN) Rusia bernama Andrei Zhestkov yang ditangkap di Bandara Ngurah Rai karena hendak membawa atau menyelundupkan orangutan, Rabu (12/6/2019) diadili di PN Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Meski sudah berstatus tersangka, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar tidak melakukan penahanan terhadap tersangka Komang Gede Winata, pemilik satwa burung elang jenis Ular Bido yang dipasarkan melalui akun facebook miliknya. Dia berdalih, dulunya burung elang itu dibeli online seharga Rp 1.5 juta. 

DENPASAR-fajarbali.com | Oknum pilot Wings Air, Putra Setiaji alias Aji yang diadili karena mencuri sebuah jam tangan seharga Rp. 4.950.000 mengaku menyesal telah melakukan perbuatan yang sangat memalukan itu.