JA Teline V - шаблон joomla Форекс

LINTAS KRIMINAL
Typography

SANUR-fajarbali.com | Kasus pencurian barang-barang di rumah seorang Notaris di Jalan Pulau Saelus II Gang Mawar Uma, Denpasar Selatan, Minggu (9/9/2018) sore, berhasil diungkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel).

Pelakunya yakni Dedi Heriyanto Sony Santosa alias Papi (38) ditangkap saat bersembunyi di Hotel Reddorz Jalan Telaga Bodas Bandung Jawa Barat, Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 18.00 Wita. 

Menurut Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika, tersangka Heryanto ditangkap atas laporan dari Satugus Susanto (39), seorang Notaris. Korban melaporkan rumahnya kemalingan di Jalan Pulau Saelus II Gang Mawar Uma Densel, Minggu (9/9) sekitar pukul 18.00 Wita. 

“Biasanya setiap ditinggal oleh korban, rumah tersebut dijaga oleh anak buahnya bernama Heryanto alias Papi. Namun pas kejadian, Heryanto tidak ada dan barang barang hilang di dalam kamar,” beber Iptu Hadimastika, Kamis (6/12/2018). 

Barang yang hilang di rumah korban jumlahnya cukup banyak. Korban sendiri kehilangan 1 buah TV 42 in merk LG, 1 buah laptop Asus 14 inch, 1 buah laptop merk cui 10 inch,  2 buah tablet merk Samsung 1 buah kamera Canon EOS 70D. 

Sementara di kamar Ana Dahlia (23) kehilangan 1 buah HP Oppo. Di kamar Dewi (30) kehilangan uang tunai sebesar Rp 950.000 dan di kamar Suci Anisa (20) kehilangan uang sebesar Rp 1,5 juta. Total kerugian korban mencapai belasan juta rupiah. 

Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Opsnal Reskrim Polsek Densel mencurigai pelakunya adalah Heryanto. Pria asal Pademengan II Gang 14 nomor 4 Jakarta Utara itu terlacak kabur ke Bandung, Jawa Barat. Polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap tersangka saat sembunyi di Hotel Reddorz di Jalan Telaga Bodas Bandung Jawa Barat, Selasa (4/12) sekitar pukul 09.00 Wita. 

“Saya sendiri yang langsung ke Bandung dan menangkap tersangka. Dia mengakui mencuri barang barang milik korban. Keterangannya masih didalami,” tegas Iptu Hadimastika. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti handphone dan tas gendong warna carbon yang dibeli dari hasil penjualan barang hasil curian. (hen)