JA Teline V - шаблон joomla Форекс

LINTAS KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) berhasil menangkap Andri Susanto (30) yang merampok toko di Jalan Tukad Yeh Biu nomor 27X Panjer densel, Jumat (9/11/2018) siang lalu.

Ia ditangkap saat bekerja di Benoa Senin (19/11) lalu.

Aksi perampokan yang dilakukan tersangka Andri tergolong unik. Selain menggunakan pistol mainan dan mengancam akan membunuh penjaga toko, pelaku juga mengeluarkan kemaluannya dan berbuat cabul dihadapan korban.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan, tersangka Andri merampok toko di Jalan Tukad Yeh Biu nomor 27X Panjer Densel, sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu, toko dijaga dua karyawan perempuan yakni MR (21) dan Sarline Umbu Sasa (28).

Lantaran capek bekerja, MR asal Banyuwangi Jawa Timur bermain handphone di kamar khusus karyawan. Tak lama berbaring, tiba-tiba masuk tamu tak diundang didalam kamar.

Mengira temannya, korban sempat menegur dan memanggil "kakak kenapa jam segini baru pulang". Tak disangka, laki-laki berhelm itu langsung mencekik leher korban sehingga korban tak bisa melawan.

"Pelaku mengancam korban jangan berteriak dan akan dibunuh. Pelaku mengancam sambil menodongkan pistol ke arah kepala korban. Korban mengira pistol beneran jadi tidak melawan," ujar Kombes Andi.

Saat dicekik, korban sempat bertanya ke pelaku apa maunya. Pelaku tidak menjawab, malah mengeluarkan kemaluannya dan berbuat cabul di hadapan korban (onani).

Usai melampiaskan hasratnya, pelaku menggasak handphone milik korban dan kabur mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih biru N 5464 IF.

Sementara itu, rekan korban yang diperiksa polisi yakni Sarline Umbu Sasa (28) mengaku saat berjaga di toko, sempat mendengar teriakan temannya dari kamar. Tak lama, saksi melihat pelaku keluar dari dalam toko mengenakan helm hitam, kaos hitam dan kabur naik sepeda motor.

"Pelaku keluar dari toko terburu-buru sehingga saksi (Sarline) tidak mengenali wajah dan motor pelaku," ungkap Kombes Andi.

Menerima laporan perampokan, Tim Opsnal Reskrim Polsek Densel dipimpin Kanitreskrim Iptu Hadimastika melakukan penyelidikan, olah TKP dan mengecek kamera CCTV dilokasi.

Sepuluh hari dikejar, Polsek Densel berhasil menangkap tersangka Andri Susanto ditempat kerjanya di bengkel di Benoa, Senin (19/11) sekitar pukul 13.00 Wita. Pria yang tinggal di Jalan Ponegoro Gang VIII C Pesanggaran Densel, mengakui perbuatanya.

Polisi mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa HP Oppo, celana hitam dan pistol mainan yang digunakan tersangka saat beraksi. (hen)