JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

 

DENPASAR -fajarbali.com |Setelah melalui proses persidangan dan pembuktian, Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Denpasar akhirnya memvonis bersalah Ni Kadek SNW, selaku oknum Advokat dari anggota Peradi Denpasar. 

 

Sidang tersebut dipimpin Ketua Majelis Gusti Ngurah Muliarta didampingi anggota majelis Ketut Bagiada, I Ketut Jaya, I Ketut Rai Setiabudhi, dan Gede Rudia Adiputra. 

 

Ni Kadek SNW, SH divonis bersalah melanggar ketentuan pasal 2 Kode Etik Advokat Indonesia yang berbunyi: advokat Indonesia adalah warga negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, bersikap satria, jujur dalam mempertahankan keadilan dan kebenaran dilandasi moral yang tinggi, luhur dan mulia, dan yang dalam melaksanakan tugasnya menjunjung tinggi hukum, Undang-undang Dasar Republik Indonesia, Kode Etik Advokat serta sumpah jabatan. 

 

DKD Peradi Denpasar menghukum yang bersangkutan dengan teguran tertulis sebagai peringatan keras untuk tidak mengulangi pelanggaran Kode Etik Advokat Indonesia. 

 

Dalam amar putusannya, DKD Peradi DPC Denpasar meminta Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi untuk memberikan peringatan keras kepada Ni Kadek SNW. Selain dihukum, oknum pengacara tersebut juga wajib membayar biaya perkara sebesar 5 juta rupiah. 

 

Diketahui, Ni Kadek SNW diadukan oleh Nicholas John Hyam warga negara Inggris yang datang ke Bali, Indonesia untuk berinvestasi dengan membeli property yang berlokasi di los pantai pererenan, Mengwi Kabupaten Badung, Bali. Namun, Nicholas harus menempuh proses hukum perdata yang panjang dan melelahkan hingga ke tingkat kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

 

Sementara pada putusan yang dibacakan Majelis Kehormatan Daerah secara bergantian dijelaskan bahwa Nicholas sebelumnya menunjuk Law Office Budiman&co untuk menangani kasus perdata di tingkat Mahkamah Agung dengan nomor perkara 391/K/Pdt/2020. 

 

Kuasa itu diberikan pada tanggal 19 Agustus 2019. Sedangkan Ni Kadek SNW merupakan salah satu tim lawyer dari Budiman&co. Alih-alih Nicholas kemudian mentransfer uang sebesar Rp 3 miliar kepada Managing Partner Budiman&co dengan harapan dana Rp 3 miliar tersebut seharusnya digunakan untuk biaya operasional. 

 

Tapi ternyata, dana tersebut diduga digelapkan oleh Ary Budiman Soenardi, SH Managing Partner Budiman&co. Karena alasan itulah kemudian Nicholas mencabut kuasanya dari Budiman&co.

Pencabutan kuasa hukum itu dilakukan pada tanggal 19 Mei 2020. 

 

Belakangan diketahui setelah pencabutan kuasa tersebut justru Ni Kadek SNW masih menerima dan menandatangani Risalah Pemberitahuan Putusan Mahkamah Agung pada tanggal 28 September 2020, kemudian mengambil salinan putusan Mahkamah Agung No 391K/Pdt/2020 di Pengadilan Negeri Denpasar.

 

Nicholas yang ditemui usai menghadiri sidang DKD di Hotel Inna Heritage mengaku sangat puas dan memberikan apresiasi kepada Organisasi Profesi Advokat khususnya Dewan Kehormatan Daerah yang telah memberikan putusan yang adil. 

 

Pengadu Nicholas sendiri sejak awal persidangan didampingi oleh kuasa pendamping dari Law Firm Benjamin Seran Jr & Patner masing-masing Johny Riwoe, SH, Yulius Benyamin Seran, SH dan Laurensius Brindisi Deru, SH. Sementara Ni Kadek SNW didampingi oleh Ricky Brand, Nengah Sukardika, dan Rizky Maulana. 

 

Terpisah, Ketua Majelis Sidang, I Gusti Ngurah Muliarta, SH. MH, usai sidang, kepada awak media, menjelaskan seperti apa yang sudah didengar dalam 

putusan sidang terbuka, bahwa dikenakan sanksi berupa teguran keras untuk tidak mengulangi lagi.

 

"Pada intinya isi dalam putusan tadi, yang terbukti melanggar pasal 2 Kode Etik. Karena kuasa yang sudah dicabut, teradu masih mengambil salinan putusan. Kalau kuasa berakhir, sudah tidak punya kewenangan lagi," tegasnya. 

 

Dia mengatakan, teradu dinyatakan bersalah karena melanggar kode etik pasal 2. Selanjutnya kata dia, diberikan kesempatan kepada para pihak baik pengadu dan teradu, apabila tidak merasa puas (dengan putusan), selambat - lambatnya 21 hari sejak diterima putusan ini. 

 

"Para pihak berhak mengajukan upaya hukum banding ke Dewan Kehormatan Pusat, apabila tidak menggunakan maka putusan itu menjadi inkracht, tegasnya. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

AMLAPURA-fajarbali.com | Setelah melakukan pemeriksaan terhadap dua rekanan pengadaan masker dan dua rekanan yang di pakai sebagai pembanding, Kejaksaan Negeri Karangasem memanggil delapan camat di Karangasem. Panggilan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan pengadaan dan pendistribusian masker oleh dinas Sosial Karangasem hingga sampai di masyarakat. 

GIANYAR-fajarbali.com | Menyikapi persoalan limbah medis yang terbuang ke lahan warga, Komis IV DPRD Gianyar memanggil Dinas Kesehatan dan DLH Gianyar. Dalam rapat koordinasi tersebut terungkap terduga buang sampah medis adalah oknum tenaga kontrak yang membuka praktik pribadi dari RSUD Sanjiwani. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Titik-terang siapa pemasok 44 kg ganja yang disita dari truk boks ekspedisi berplat B 9727 KXT di kawasan Terminal Mengwi Badung, pada Senin 14 Juni 2021, dibeberkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Pemasok besar yang selama ini masuk Daftar Pencaharian Orang (DPO) itu adalah Carlo alias Gawok asal Medan Sumatera Utara. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Selundupkan ganja kering seberat 44 kg, supir truk ekspedisi bernama Manihar Hasibuan (30), diringkus petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Terminal Mengwi Badung, pada Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 Wita. 

BANGLI-fajarbali.com | Aksi pencurian dengan cara membobol sebuah warung terjadi di wilayah Polsek Susut, Bangli. Dampaknya, korban menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

DENPASAR-fajarbali.com | Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) bersama Sahabat Anak Indonesia, Sabtu (12/6/2021) malam memperingati 6 tahun tragedi kematian Engeline yang diselenggarakan di Denpasar. Dalam acara tersebut ditetapkan 3 butir rekomendasi. 

MANGUPURA-fajarbali.com | Pencurian laptop siswa kembali terjadi di Badung. Sebelumnya, tahun 2019 juga sempat terjadi hal yang sama. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung pun meminta pihak sekolah memperketat pengawasan dan pengelolaan laptop.

AMLAPURA-fajarbali.com | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem mulai melakukan pemeriksaan dua rekanan yang ditunjuk pengadaan masker oleh Dinas Sosial Karangasem.

 

DENPASAR -fajarbali.com |Setelah melalui proses persidangan dan pembuktian, Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Denpasar akhirnya memvonis bersalah Ni Kadek SNW, selaku oknum Advokat dari anggota Peradi Denpasar. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Peristiwa hebohnya puluhan napi perempuan Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lapas Kerobokan Denpasar yang dilarikan ke RSUP Sanglah akibat meneguk minuman oplosan dan satu diantaranya tewas, pada Jumat 11 Juni 2021 pagi, mulai terkuak. Para napi tersangkut narkoba itu mengaku tidak mengetahui yang mereka minum ternyata berisi cairan desinfektan pembasmi virus. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kegilaan terjadi di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, pada Kamis 10 Juni 2021. Sebanyak 21 napi perempuan Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) beramai-ramai meminum cairan desifektan bercampur kemasan nutrisari hingga semuanya kelenger dilarikan ke rumah sakit. Satu napi wanita tewas setelah menjalani perawatan di RSUP Sanglah Denpasar, pada Jumat 11 Juni 2021 pagi. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ir. Putu Astawa, A.MA menjelaskan bahwa Work From Bali (WFB) diharapkan mampu mendorong ASN serta pihak swasta berkegiatan di Bali untuk meningkatkan jumlah keterisian kamar hotel di Bali.