JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Satuan Reskrim (Satreskrim) Polresta Denpasar menggelar rekontruksi tewasnya pedagang keripik pisang, Sri Widayu (48) di rumah kontrakannya di Jalan By Pass Ngurah Rai No. 438 Banjar Pasekkuta, Sanur, Denpasar Selatan, Senin (22/2/2021). 


Diketahui, korban Sri Widayu tewas di rumahnya pada Rabu (2/2/2021) sekitar pukul 20.30 Wita. Dalam rekontruksi tersebut menghadirkan tersangka Basori Arifin dan saksi istrinya. 


Gelar rekontruksi ini berlangsung dalam 28 adegan. Rekontruksi pembunuhan ini dilakukan untuk mencocokan keterangan tersangka sesuai dengan perbuatannya menghabisi nyawa korban. "Ya tadi gelar rekontruksi. Ada 28 adegan diperagakan tersangka," kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Dewa Anom Danujaya didampingi Kanit 1 Jatanras Satreskrim Iptu Eka Wisada 


Menurutnya, dalam rekontruksi tersebut tersangka Basori membunuh korban pada adegan ke 10 dan 23. Dimana, usai membunuh pedagang keripik pisang tersebut, tersangka sempat duduk di depan warung Jawa Barokah milik korban. "Tersangka membunuh karena kesal, usai istrinya ditampar oleh korban," ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. 


Dalam adegan pertama rekontruksi, tersangka datang ke TKP bersama istri dan anaknya berusia 1.5 tahun dengan mengendarai sepeda motor. Pasangan suami istri ini datang untuk meminta utang pembayaran pisang sebesar Rp. 515.000. 


Tapi korban malah tidak terima dan marah-marah saat ditagih. Bahkan korban menampar istri tersangka hingga menangis. Tersangka pitam, ia kemudian mengambil helm dan memukul kepala korban. 


Pukulan itu tidak direspon korban, malah ia tetap saja mengomel tidak jelas dan pergi. Tersangka balik mengejar dan kembali memukul kepala korban dengan menggunakan helm sebanyak dua kali sampai helm tersebut pecah dan terlepas dari tangan. 


Kalap, tersangka memegang leher korban dari samping kanan hingga korban merunduk. Saat itulah tersangka memukul kepala korban dengan tangan kanan mengepal sebanyak dua kali. 


Ternyata korban melakukan perlawanan. Ia menggigit jari tengah tangan kiri tersangka. Kemudian tersangka mendorong hingga kepala korban membentur almari. Sehingga almari roboh dan korban terjatuh terletang di lantai dengan posisi kepala di dekat pintu dapur. Saat itu korban masih berteriak dan mengancam tersangka dengan kata "awas kamu awas kamu". 


Dalam keadaan panik, tersangka lalu mengambil tabung gas warna hijau ukuran 3 kgdi dekat pintu dapur. Untuk dipakai memukul kepala dan pelipis korban dengan sekuat tenaga. Hingga korban tidak bisa berteriak dan tewas seketika. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Satresnarkoba Polresta Denpasar membongkar kasus peredaran narkoba dengan mengamankan barang bukti 30 kg ganja kering. Barang haram itu disita dari 2 tersangka SS dan RR saat disergap di dalam rumah kos di Jalan Pulau Belitung, Denpasar Selatan, Kamis (4/3/2021). 


Pengerebekan ini dipimpin oleh Tim Opsnal Unit I Satresnarkoba Polresta Denpasar dipimpin Kanit Iptu Putu Budi Artama. Tidak hanya 30 kg ganja kering, di kamar kedua bandar narkoba tersebut juga disita 50 gram hasish, sabu dan ekstasi.  


Sumber dilapangan mengungkapkan, terbongkarnya barang bukti narkoba sebanyak itu berdasarkan informasi masyarakat. Dimana, bermula ditangkapnya seorang pelaku di Jalan Pulau Singkep, Denpasar Selatan. Setelah dilakukan pengembangan mengarah ke rumah kos Jalan Pulau Belitung Denpasar Selatan. "Di kamar kos, dua pelaku bandar dibekuk tanpa perlawanan," ungkap sumber. 


Kemudian, rumah kos tersebut digeledah petugas dan kaget mendapati banyak tumpukan ganja kering di kamar kos. "Setelah digeledah di kamar kos ditemukan tumpukan ganja kering total berat 30 kg," bisik sumber. 


Selanjutnya, tim kembali melakukan penggeledahan di kamar kos. Selain ditemukan 30 kg ganja kering, tim juga mengamankan 50 gram hasish, sabu dan ekstasi. "Ada juga hasis ekstasi dan sabu," bebernya. 


Mengenai tangkapan terbesar ini dibenarkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan. Ia merasa bangga terhadap prestasi anggotanya di Satresnarkoba terkait pengungkapan tersebut. Dia juga mengatakan selain 30 kg turut diamankan 2 bandar narkoba berjumlah 2 orang. 


"Ya pelakunya dua orang dan masih dikembangkan. Mohon doanya supaya makin banyak kasus narkoba diungkap sehingga masyarakat Bali terselamatkan dari bahaya barang terlarang ini," tegas perwira menengah melati tiga dipundak yang pernah menjabat Wadireskrimsus Polda Papua Barat tersebut. (hen)

MANGUPURA -Fajarbali.com|  Oknum pegawai sebuah Bank BUMN berinisial IBGS ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung atas kasus dugaan tindak pidana korupsi.


DENPASAR -fajarbali.com |Empat anggota ormas ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, pada Senin (1/3/2021) sore, setelah melakukan pengancaman dan perampasan mobil terhadap seorang korbannya I Komang Ery Darma Yuda. Aksi premanisme yang dilakukan para tersangka itu terjadi di rumah korban di Jalan Muding Kerobokan Kuta Utara, 8 Pebruari 2021 lalu. 


KUTA UTARA -fajarbali.com |Seorang buruh bangunan bernama Ahmad Miskadi (40) tewas mengenaskan setelah ditusuk kawanan maling di depan sendok warung di Jalan Raya Semat , Tibubeneng, Kuta Utara, Kamis (4/3/2021) dinihari. Korban terkena tusukan setelah memergoki dua kawanan maling yang masuk ke bangunan proyek villa. 


MENGWI -fajarbali.com |Dua kali masuk lapas dalam kasus pencurian, tidak membuat I Made Ariana (32) jera. Bahkan, pria yang tinggal di Banjar Jangkahan Desa Batuaji, Kerambitan Tabanan ini mengajak istrinya, Ni Putu Sekaradi (27) untuk mencuri motor di Vila Bali 1 di Jalan Dalem Warung Br Tiying Tutul Desa Pererenan Mengwi Badung, Jumat (25/12/2020) lalu. 


DENPASAR -fajarbali.com |Kasus perampokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor 54.801.51 di Jalan Benoa Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 19.54 Wita, menuai titik-terang. Jajaran Resmob Polresta Denpasar berhasil mengidentifikasi pelaku tunggal tersebut. Namun karena harus melakukan pembuktian mendalam, Polisi belum melakukan penangkapan. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Dua pemuda pengangguran, I Kadek Alvin Sindu Prasya (20) dan I Gede Artha Yoga (19) yang ditangkap polisi dengan barang bukti 2 paket sabu sabh seberat 0,48 gram divonis hukiman 1 tahun dan 4 bulan (16 bulan) penjara.

DENPASAR- Fajarbali.com | Imam Arifin (34) pria asal Madura terdakwa kasus pembunuhan yang terjadi di Cafe Jelita, Jalan Danau Tempe Komplek Barat, Kecamatan Denpasar Selatan, 11 Oktober 2020 dituntut hukuman 11 tahun penjara.

DENPASAR - Fajarbali.com | Oknum dokter bernama Irfana (42) dituntut pidana penjara 3 tahun 6 bulan (3,5) tahun lantaran melakukan aksi penipuan terhadap sesama dokter bernama Elizabeth Lisa Ernalis.


DENPASAR -fajarbali.com |Proses vaksinasi tahap pertama tengah berlangsung di mapolda Bali, Senin (1/3/2021) pagi. Sedianya ada 5000 vaksin yang sudah diterima Polda Bali dan akan dibagi menjadi 2 tahap. Pembagian vaksin tahap awal akan diprioritaskan kepada seluruh anggota bhabinkamtibmas di Bali.  


DENPASAR -fajarbali.com |Samin alias Pakde ditemukan tewas di dalam bangunan terbengkalai di Jalan Gatot Subroto Barat, tepatnya di sebelah barat Pitza Hut, Senin (1/3/2021). Pria asal Jember Jawa Timur itu diduga kuat korban pembunuhan. Pasalnya, di bagian kepala korban ditemukan luka dan di atas telinga terdapat luka lebar 2 cm. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Selain memeriksa saksi untuk kasus dugaan korupsi di LPD Gerogak, tim jaksa Pidus Kejati Bali juga memeriksa sejumlah saksi untuk kasus dugaan penguasaan lahan tanpa alasan hukum yang sah milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan.