JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR - Fajarbali.com | Ciaran Francis Caulfield warga negara Irlandia pemilik vila kubu yang menjadi terdakwa dalam kasus penganiayaan akhirnya bisa bernafas lega.

Pasalnya, upaya hukum banding yang ditempuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas vonis 8 bulan dengan masa percobaan 1 tahun tidak membuahkan hasil. 

Majelis hakim tingkat banding yang diketuai oleh Wayan Sedana, S.H.,M.H dalam amar putusannya sebagaimana termuat dalam website resmi Pengadilan Negeri Denpasar menyatakan menguatkan putusan PN Denpasar. 

“Menerima banding penuntut umum, Menguatkan  Putusan Pengadilan Negeri Denpasar  tanggal 15 Oktober 2020 Nomor : 577/Pid.B/2020/PN.Dps  tersebut,” demikian amar putusan hakim PT Denpasar. 

Dengan dikuatkannya putusan tersebut, maka terdakwa pun untuk saat ini bebas dari jeratan hukuman penjara dan hanya menjalani masa percobaam selama 1 tahun. 

Sementara Kasi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali A. Luga Herliano saat dikonfirmasi terkait putusan banding ini mengatakan memang sudah mendengar sudah termuat di website resmi PN Denpasar. 

“Tapi apakah pihak JPU yang menyidangkan perkara ini sudah menerima salinan putusan apa belum, nanti akan saya pastikan,” tegas pejabat yang akrab disapa Luga, Sabtu (5/12/2020). 

Seperti diketahui, majelis hakim PN Denpasar pimpinan Putu Gede Novyartha dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Ciaran Francis Caulfield terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP. 

“Terdakwa terbukti bersalah melalukan tindak pidana penganiayaan terhadap Ni Made Widiastuti,” sebut hakim dalam amar putusannya. Atas hal itu terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 8 bulan dengan masa percobaan selama 1 tahun. 

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djaya Indrati Rindhayani yang sebelumnya menutut agar terdakwa divonis hukuman 10 bulan penjara. 

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU,  dugaan tindak pidana yang dilakukan WNA Irlandia itu dilakukan Desember 2019 lalu di Vila Kubu Seminyak.

Kejadian itu bermula dari pengakuan Ni Made Widyastuti yang bekerja sebagai General Cahsier di PT VVIP Bali Villas, Vila Kubu Seminyak pada 23 Desember 2019 kepada terdakwa selaku pemilik dan pimpinan perusahaan. 

Dimana Ni Made Widyastuti mengaku telah mengambil dan mengunakan uang perusahaan tanpa seizin dan sepengetahuan terdakwa sebesar Rp.350 juta.
 
Mendengar pengakuan itu, terdakwa langsung naik pitam. Dia kemudian mengeluarkan kata-kata kasar. Dari sana, terdakwa diduga melakukan penganiayaan sebanyak tiga kali yakni pada tanggal 26, 27,dan 28 Desember 2019.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR- Fajarbali.com | Pelaku kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban Ni Putu Widiastiti (25) meninggal dunia, PHAP alias Aldy (14) sudah dituntut 7 tahun dan 6 bululan atau 7,5 tahun penjara. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mobil ambulans Puskesmas II Denpasar Timur yang mengangkut 3 pasien positif covid-19 mengalami tabrakan di perempatan Jalan Gatot Subroto-Noja, Denpasar timur, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 11.30 Wita. Mobil ambulans tersebut ditabrak oleh pengemudi mobil Suzuki X-Over DK 1700 BP yang meluncur dengan kecepatan tinggi. 

 


MENGWI -fajarbali.com |Dua anggota organisasi masyarakat (ormas) yang menjabat Koordinator Lapangan (Korlap) di wilayah Tabanan, yakni I Kadek Doris Pranata (30) dan I Made Sudiasa alias Tapak (35) ditangkap anggota buser Polsek Mengwi. Keduanya terlibat aksi pengeroyokan terhadap Adi Siswanto di depan kamar kos di Banjar Gegaran Desa Baha Mengwi Badung, Kamis (21/1/2021) malam. 


SANUR -fajarbali.com |Berdasarkan hasil penyidikan Polisi, tersangka Laurens Parera (30) mengaku membawa pisau dan berniat menghabisi nyawa korban Andriana Simeonova (29), WNA asal Slovakia. Sehingga Polisi menjerat pria asal Sorong Papua Barat itu dengan pasal berlapis, salah satunya pasal terberat yakni pembunuhan berencana. 


SANUR -fajarbali.com |Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan, motif tewasnya perempuan WNA asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) akibat sakit hati. Mantan pacar korban, Laurens Parera (30) tidak terima diputus sehingga nekat membunuh saat korban berada di dapur rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III No. 88 Desa Sanur, Denpasar Selatan, Senin (18/1/2021) sore. 

 
DENPASAR -fajarbali.com |Tewasnya Dwi Farica Lestari (24) di lantai 2 kamar homestay di Jalan Tukad Batanghari, Panjer Denpasar Selatan, Sabtu (16/1/2021) malam, sedikitnya mulai terkuak. Korban diduga seorang PSK yang menjajakan dirinya melalui prostitusi online. Sementara berdasarkan hasil penyelidikan Polisi, pelaku pembunuh adalah orang ke 5 yang akan dilayani perempuan asal Subang Jawa Barat tersebut. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Bocah berinisial PHAP alias Aldy (14) yang menjadi terdakwa dalam kasus pencurian dengan kekerasan hingga menyebabkan teller bank bernama Ni Putu Widiastiti (25) tewas secara mengenaskan dituntut 7 tahun 6 bulan penjara.


SANUR -fajarbali.com |Dari fakta yang terungkap di lapangan, Lauren Parera (30) diduga kuat sebagai pelaku yang menghabisi nyawa perempuan WNA asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) di dapur rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III, NO 88, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Bahkan pelaku ini sudah menyiapkan pisau kecil dari rumahnya untuk menghabisi nyawa korban. 


DENPASAR -fajarbali.com |Setelah mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, jenasah pramugari Sriwijaya Air SJ-182 asal Denpasar, Mia Tresetyana Wadu (23) tiba di rumah duka di Jalan Tirta Gangga, Renon Denpasar, Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 16.30 Wita. Kedatangan jenasah Mia disambut isak tangis keluarga. 

SANUR-Fajarbali.com | Tewasnya turis asal Slovakia, Andriana Sineonova (29) di rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III Nomor 88 Sanur Kauh, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (20/1/2021) masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

SANUR-Fajarbali.com | Kasus menghilangkan nyawa orang lain beruntun terjadi di wilayah Sanur. Setelah kasus tewasnya seorang perempuan di homestay di Sanur, giliran turis perempuan asal Slovakia diduga tewas dibunuh di kamarnya dengan luka tusuk di bagian leher.

DENPASAR - Fajarbali.com | Kaburnya tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar bernama Juandri Okinda (27) saat hendak menjalani karatina di Hotel Ibis, Kuta setidaknya menjadi cambuk bagi Kejari Denpasar untuk lebih serius lagi dalam menjaga tahanan.