JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR - Fajarbali.com |  Dua orang pengedar narkoba bernama Gede Deni Perteka Putra (29) dan I Ketut Astawa (29) divonis pidana penjara selama 12 tahun dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (1/12/2020).

"Menjatuhkan pidana penjara selama 12 tahun kepada masing-masing terdakwa dengan dikurangi masa penahanan, serta denda Rp 2 miliar jika tidak dibayar dapat diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," kata majelis hakim yang diketuai Esthar Oktavi. 

Majelis hakim sependapat dengan jaksa di mana perbuatan kedua terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Kendati demikian, vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Andhika Nugraha yang sebelumnya menuntut terdakwa pidana penjara 13 tahun, denda Rp 2 miliar subsider 8 bulan penjara.

Dalam dakwaan diuraikan, kasus yang menjerat terdakwa bermula ketika keduanya dihubungi oleh seseorang bernama Joko (DPO) mengambil paket sabu seberat 10,34 gram di seputaran Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan pada awal bulan Juni 2020.

Beberapa hari kemudian, kedua terdakwa kembali mengambil 100 butir ekstasi di seputaran Jalan Jaya Giri, Renon, Denpasar.

Sabu dan ekstasi tersebut lalu disimpan di kamar kos terdakwa dan dipecah sesuai dengan perintah Joko. Setelah itu, sabu dan ekstasi ditempel di lokasi tertentu atas perintah Joko.

"Terdakwa menerima upah Rp 2 juta dari Joko. Uang tersebut digunakan untuk membayar kos oleh terdakwa," tutur jaksa.

Tidak hanya sekali, kedua terdakwa mengaku sudah tiga kali menempel sabu dan ekstasi. Saat menempel untuk yang ketiga kalinya di Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Badung, Rabu (10/7/2020) sekitar pukul 17.00 Wita, keduanya dibekuk polisi.

Dari tangan kedua terdakwa, petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 14,71 gram dan ekstasi warna orange sebanyak 81 butir.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR- Fajarbali.com | Pelaku kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban Ni Putu Widiastiti (25) meninggal dunia, PHAP alias Aldy (14) sudah dituntut 7 tahun dan 6 bululan atau 7,5 tahun penjara. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mobil ambulans Puskesmas II Denpasar Timur yang mengangkut 3 pasien positif covid-19 mengalami tabrakan di perempatan Jalan Gatot Subroto-Noja, Denpasar timur, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 11.30 Wita. Mobil ambulans tersebut ditabrak oleh pengemudi mobil Suzuki X-Over DK 1700 BP yang meluncur dengan kecepatan tinggi. 

 


MENGWI -fajarbali.com |Dua anggota organisasi masyarakat (ormas) yang menjabat Koordinator Lapangan (Korlap) di wilayah Tabanan, yakni I Kadek Doris Pranata (30) dan I Made Sudiasa alias Tapak (35) ditangkap anggota buser Polsek Mengwi. Keduanya terlibat aksi pengeroyokan terhadap Adi Siswanto di depan kamar kos di Banjar Gegaran Desa Baha Mengwi Badung, Kamis (21/1/2021) malam. 


SANUR -fajarbali.com |Berdasarkan hasil penyidikan Polisi, tersangka Laurens Parera (30) mengaku membawa pisau dan berniat menghabisi nyawa korban Andriana Simeonova (29), WNA asal Slovakia. Sehingga Polisi menjerat pria asal Sorong Papua Barat itu dengan pasal berlapis, salah satunya pasal terberat yakni pembunuhan berencana. 


SANUR -fajarbali.com |Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan, motif tewasnya perempuan WNA asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) akibat sakit hati. Mantan pacar korban, Laurens Parera (30) tidak terima diputus sehingga nekat membunuh saat korban berada di dapur rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III No. 88 Desa Sanur, Denpasar Selatan, Senin (18/1/2021) sore. 

 
DENPASAR -fajarbali.com |Tewasnya Dwi Farica Lestari (24) di lantai 2 kamar homestay di Jalan Tukad Batanghari, Panjer Denpasar Selatan, Sabtu (16/1/2021) malam, sedikitnya mulai terkuak. Korban diduga seorang PSK yang menjajakan dirinya melalui prostitusi online. Sementara berdasarkan hasil penyelidikan Polisi, pelaku pembunuh adalah orang ke 5 yang akan dilayani perempuan asal Subang Jawa Barat tersebut. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Bocah berinisial PHAP alias Aldy (14) yang menjadi terdakwa dalam kasus pencurian dengan kekerasan hingga menyebabkan teller bank bernama Ni Putu Widiastiti (25) tewas secara mengenaskan dituntut 7 tahun 6 bulan penjara.


SANUR -fajarbali.com |Dari fakta yang terungkap di lapangan, Lauren Parera (30) diduga kuat sebagai pelaku yang menghabisi nyawa perempuan WNA asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) di dapur rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III, NO 88, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Bahkan pelaku ini sudah menyiapkan pisau kecil dari rumahnya untuk menghabisi nyawa korban. 


DENPASAR -fajarbali.com |Setelah mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, jenasah pramugari Sriwijaya Air SJ-182 asal Denpasar, Mia Tresetyana Wadu (23) tiba di rumah duka di Jalan Tirta Gangga, Renon Denpasar, Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 16.30 Wita. Kedatangan jenasah Mia disambut isak tangis keluarga. 

SANUR-Fajarbali.com | Tewasnya turis asal Slovakia, Andriana Sineonova (29) di rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III Nomor 88 Sanur Kauh, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (20/1/2021) masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

SANUR-Fajarbali.com | Kasus menghilangkan nyawa orang lain beruntun terjadi di wilayah Sanur. Setelah kasus tewasnya seorang perempuan di homestay di Sanur, giliran turis perempuan asal Slovakia diduga tewas dibunuh di kamarnya dengan luka tusuk di bagian leher.

DENPASAR - Fajarbali.com | Kaburnya tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar bernama Juandri Okinda (27) saat hendak menjalani karatina di Hotel Ibis, Kuta setidaknya menjadi cambuk bagi Kejari Denpasar untuk lebih serius lagi dalam menjaga tahanan.