JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR - Fajarbali.com | Tim jaksa eksekutor dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat yang dibantu oleh tim jaksa Kejari Badung dan Kejati Bali, Kamis (15/10/2020) melaksanakan eksekusi terhadap terpidana kasus korupsi atas nama Ida Bagus Surya Bhuana. 

Diketahui, Ida Bagus Surya Bhuana adalah terpidana 5 tahun penjara atas kasus korupsi pada PT. Dapen Pupuk Kaltim. Kasi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Bali A Luga Herlianto membenarkan soal adanya eksekusi tersebut. 

"Benar, pada hari ini, Kamis (15/10) Kejari Jakarta Pusat yang dibantu oleh tim jaksa Kejari Badung dan Kejati Bali telah melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus korupsi yang berdomisili di Bali,"ujar pejabat yang akrab disapa Luga saat dikonfirmasi. 

Luga mengatakan, eksekusi dilakuan berdasarkan Putusan MA Nomor 1230 K/Pid.Sus/2020 tanggal 29 Juni 2020. Dimana dalam putusan itu menyatakan terdakwa Ida Bagus Surya Bhuana terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. 

Terpidana dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Dikatakan pula, dalam petikan putusan tingkat kasasi itu menyatakan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp. 200 juta, subsider 6 bulan penjara. 

"Terdakwa juga divonis untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 15 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 4 tahun," terang Luga. 

Ditempat yang sama, Johanes Budi Raharjo selaku kuasa hukum terdakwa sangat menyayangkan tindakan Kejaksaan yang telah sewenang-wenang melaksanakan eksekusi tanpa dibekali dengan salinan putusan utuh dari majelis hakim. 

"Kami sangat menentang upaya eksekusi ini karena jelas-jelas melanggar Pasal 270 KUHAP. Kami sebut melanggar karena jaksa dalam melakukan eksekusi hanya berdasarkan kutipan putusan, bukan salinan putusan yang utuh dan lengkap," tegas Budi Raharjo.

Budi Raharjo mengungkap, sebelum kliennya digiring ke mobil tahanan, pihaknya sempat melawan dengan minta dan mempertanyakan dasar dari Kejaksaan dalam melaksanakan eksekusi ini. 

"Kejaksaan tidak bisa menunjukan dasar dari eksekusi ini, Kejaksaan hanya menjawab bahwa mereka memiliki salinan putusan dari majelis hakim tapi tidak pernah memperlihatkan kepada kita," kata Budi Raharjo. 

Terkait hal ini, langsung diluruskan oleh Kasi Penkum. Menurutnya, Kejaksaan bisa melakukan eksekusi meski hanya berdasarkan kutipan salinan.

"Apalagi yang bersangkutan (terpidana) ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Jadi menurut kami eksekusi ini sah secara hukum," tegasnya. 

Sementara Albert Jackson Korassa yang juga kuasa hukum dari terpidana juga sangat menyayangkan tindakan Kejaksaan ini yang anggap telah melakukan perbuatan yang sewenang-wenang. 

"Dengan melanggar Pasal 270 KUHP bagi kami ini sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Jadi kami minta agar masyarakat berani melawan apabila terjadi tindakan yang sewenang-wenang yang dilakukan oleh aparat penegak hukum," pungkasnya.

Sementara pantauan di Kejaksaan, terpidana Ida Bagus Surya Bhuana bersama kedua kuasa hukumnya terus melakukan perlawanan meski oleh petugas terus digiring menuju kendaraan yang akan membawanya ke Bandara dan diterbangkan ke Jakarta.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR - Fajarbali.com | Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Denpasar diwakili dua pengurusnya melakukan audensi dengan Badan Pengurus Flobamora Bali di Sekretariat Flobamora Bali, Rabu (21/10/2020).


DENPASAR -fajarbali.com |Oknum pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Denpasar berinisial RR (18) diciduk anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar, Rabu (14/10/2020) malam. Remaja yang tinggal diseputaran Jalan Pulau Buru Denpasar itu dibekuk karena kepemilikan daun ganja kering. 

 

TUBAN -fajarbali.com |Tim Satuan Tugas Cepat Tanggap (Satgas) Bandara Ngurah Rai yang terdiri dari anggota TNI AU, Polisi dan security Bandara melakukan penertiban Layang-layang di area Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Selasa (20/10/2020). 


MANGUPURA -fajarbali.com |Dalam mengantisipasi demo susulan, jajaran Polres Badung menyiagakan 3 Pleton Dalmas bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Wakapolres Badung, Kompol Ni Putu Utariani mengecek langsung kesiapan pasukan itu di lapangan apel Polres Badung, Selasa (20/10) pagi. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Sidang kasus dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx, Selasa (20/10/2020) kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan yang dihadirkan oleh Jerinx. 


KEROBOKAN-Setelah menjalani rapid tes massal, puluhan napi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lapas Kerobokan Klas IIA Kerobokan terpapar covid-19. Guna mengantisipasi agar penularan tidak meluas, Lapas terbesar di Bali itu pun seketika Lockdown hingga kini. 


DENPASAR -fajarbali.com |Selama 15 Bulan bertugas menjalankan misi perdamaian dan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah, 8 personel Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 11 UNAMID (United Nation and African Union Mission in Darfur) dan FPU I Minusca kembali ke tanah air. 


DENPASAR -fajarbali.com |Penyebaran wabah covid-19 tidak pandang bulu, semua bisa terjangkit virus yang mematikan itu. Bahkan, tercatat ada 14 anggota Polresta Denpasar yang terpapar dan kini masih menjalani karantina di rumah sakit. 


DENPASAR -fajarbali.com |Kasus pembobolan mesin ATM di wilayah Mengwitani Badung, diungkap jajaran Ditreskrimum Polda Bali. Empat pelaku asal Palembang Sumatera Selatan dibekuk tanpa perlawanan, pada Kamis (15/10/2020). 

DENPASAR - Fajarbali.com | Pernyataan pihak Kejaksaaan yang menyebut Ida Bagus Surya Bhuana alias Gusnik terpidana 5 tahun dalam kasus korupsi pada PT. Dapen Pupuk Kaltim yang ditangkap di Bali, Kamis (15/10/2020) masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) diprotes oleh tim kuasa hukumnya. 

DENPASAR-Fajarbali.com | Vonis hukuman percobaan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terhadap Ciaran Francis Caulfield bule asal Irlandia yang didakwa menganiaya karyawannya sendiri mendapat komentar pedas dari tim kuasa hukum korban.


DENPASAR -fajarbali.com |Guna mengantisipasi demo Omnibus Law susulan di Jakarta, Polda Bali mengirimkan 100 personel BKO atau Satuan Setingkat Kompi (SSK) Dalmas Polda Bali dan 2 petugas medis dalam rombongan tersebut. Mereka diberangkatkan dari halaman mako Polda Bali, Senin (19/10/2020), dipantau langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose.