JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Dari tes cepat menunjukkan hasil reaktif, seorang perempuan kasir Swalayan Tiara Dewata Denpasar, EH (26) dijemput Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dikediamannya di Jalan Letda Made Putra, Kelurahan Dangin Puri, Dentim, Minggu (28/6/2020) lalu, sekira pukul 12.35 Wita. Selanjutnya, perempuan asal Madura, Jatim ini diisolasi di salah satu hotel untuk menunggu hasil swab test.

Manajemen Operasional Tiara Dewata, Nopi Setio Utomo, yang dikonfirmasi via telepon, Senin (29/6/2020), membenarkan salah satu karyawannya yang berprofesi sebagai kasir dijemput tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar. ''Kami di Tiara Dewata sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan komitmen kami bersama Disperindag Kota Denpasar. Tidak hanya itu, kami juga melakukan penyemprotan disinfektan dan mengadakan rapid test sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona untuk para pekerja karena sering bersentuhan dengan orang banyak,'' kata Setio Utomo.

Dalam rapid test yang dilakukan, lanjutnya, menyasar 24 kasir, dengan hasil seorang kasir dinyatakan reaktif. ''Karena hasilnya reaktif, makanya kami lanjutkan protap kesehatan dengan melakukan swab test dan sampai saat ini belum keluar hasilnya,'' imbuhnya.

Dari segi fisik, lanjut dia, karyawannya yang dinyatakan reaktif itu terlihat sehat. Saat dijemput tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, karyawannya itu malah bingung. ''Saat dijemput tim medis di kos-kosan inilah akhirnya karyawan saya mengetahui bahwa hasil rapid testnya reaktif. Dia (kasir Tiara Dewata-red) juga mau mengikuti tim kesehatan untuk melakukan isolasi di salah satu hotel,'' ucapnya.

Setio Utomo, menyatakan rapid test khusus untuk kasir dilakukan pada Minggu lalu. Karena hasilnya reaktif, maka salah satu kasirnya langsung menjalani swab test dan dijemput tim medis pada Minggu (28/6/2020) lalu. ''Intinya kami ingin membantu program pemerintah untuk melakukan tes kesehatan bagi karyawan kami. Apalagi karyawan kami, khususnya di bagian kasir sangat rentan karena bersentuhan langsung dengan orang banyak. Kami berharap mudah-mudahan hasil swab karyawan kami negatif,'' tandasnya. (Car)