JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Dengan digaungkannya New Normal oleh pemerintah pusat pada awal Juni 2020 nanti, Bank BPD Bali pastinya akan menerapkan Layanan Perbankan Digital. Pasalnya, protokol kesehatan menjadi aturan yang disebutkan dalam implementasi New Normal, yakni dengan menjaga jarak sosial dengan mengurangi kontak fisik dengan orang lain.

 

 

Direktur Operasional Ida Bagus Gede Setiayasa, S.Kom., MM., menjelaskan, pada dasarnya Bank BPD Bali baik itu di pusat dan kantor cabang sudah menerapkan protap kesehatan semenjak adanya pandemic Covid-19 di Bali, artinya didalam tatanan operasional mewajibkan penerapan SOP kesehatan jaminan kesehatan pekerja dan keselamatan nasabah ketika bertransaksi di Bank BPD Bali, seperti halnya penerapan mencuci tangan, cek suhu tubuh, dan wajib menggunakan masker serta juga menerapkan physical distancing ketika mengantri di Bank BPD Bali.

 

"Seluruh working space kita, baik itu dipelayanan maupun di back ofice harus berjarak 1 meter, dan akses pun kita batasi. Dan ini akan kita jadikan  keputusan Direksi Bank BPD Bali," tegasnya Rabu (27/5/2020).

 

Tidak hanya itu saja Setiayasa menjelaskan, dalam proses bisnis seperti pelayanan pihaknya juga mengatur dengan lebih meningkatkan layanan teknologi, dimana sebelumya nasabah harus bertatap muka dan bertransaksi dengan uang maka selanjutnya pihaknya akan menerapkan secara digital. Seperti halnya, ketika nasabah akan membuat rekening baru tidak harus lagi datang langsung ke Bank BPD Bali, cukup dengan menggunakan sistem online dalam melakukan pendaftaran.  

 

"Pada dasarnya sebelum digaungkannya New Normal oleh pemerintah pusat kami di Bank BPD Bali sudah menerapkan hal tersebut ditatanan operasional maupun bisnis. Kalau dulu nasabah ingin membuat rekening baru harus datang langsung ke bank, maka sekarang mendaftar bisa langsung dari rumah dengan menggunakan sistem online Bank BPD Bali," jelasnya.

 

Setiayasa memaparkan, seiring akan diterapkannya New Normal maka pihaknya juga meningkatkan persiapan bisnis layanan digital untuk nasabah, yaitu Layanan Perbankan Digital. "Sebelumnya di Bank BPD Bali sudah ada mobile banking, tapi kita sekarang akan tingkatkan lagi mengoptimalisasi bisnis model baru, dan kita akan segera menerapkannya karena kondisi new normal ini, walaupun ada over cost yang kita tanggung. Mudah-mudahan regulasinya kita bisa dapatkan," paparnya. (kdp).