JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Saat pubertas merupakan masa peralihan yang harus dilewati oleh setiap anak menuju jejang remaja. Pada  masa inilah penentuan untuk mewujudkan masa depan yang gemilang. Bila salah melangkah, sangat mempengaruhi masa depan anak. Melihat pentingnya masa peralihan ini Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) Kota Denpasar, PKK Kota Denpasar, Puspaga dan P2TP2A wujudkan gerakan edukasi melalui partisipasi anak (Gempita).

Kabid Pemenuhan Hak Anak DP2AP2KB, Agus Tresna Yasa, menyampaikan hal itu saat melakukan sosialisasi di SMPN 12 Denpasar Denpasar dan SMP Harapan Nusantara, Minggu.

Dalam sosialisasi,Tresna Yasa mengaku menggandeng mobil konseling “Denpasar Ceria” yang akan membantu anak-anak remaja untuk melakukan konsultasi dalam menghadapi masa pubertas ini. Mobil konseling ini merupakan ide kreatif Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Selly D. Mantra untuk turut membangun masyarakat Denpasar bahagia termasuk anak-anak yang mengalami peralihan menuju remaja. Karena masa remaja ini merupakan masa yang sangat bergejolak untuk mencari jati diri. “Saya kira dengan keterlibatan semua pihak termasuk PKK Kota Denpasar melalui mobil konseling diharapkan anak-anak akan lebih memahami bagaimana mengisi masa peralihan ini dengan hal-hal positif,” ungkapnya.

Untuk itulah sosialisasi ini menyasar sekolah SMP mengingat masa anak SMP merupakan masa peralihan menuju remaja. Dengan adanya mobil konseling anak-anak dapat menceritakan berbagai persoalan terutama saat menghadapi masa pubertas ini.

Di samping itu melalui Gempita diharapkan dapat mewujudkan anak-anak yang lebih kreatif berwawasan budaya. “Kami harapkan melalui Gempita ini dapat mewujudkan anak-anak dengan masa depan yang lebih cemerlang terlebih menggandeng mobil konseling,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMP Harapan Nusantara, IA Komang Witariani menyampaikan sosialisasi pubertas dengan menyasar anak-anak SMP merupakan hal tepat. Mengingat pada masa ini anak-anak terus mencari jati diri seiring dengan perubahan menuju remaja. Untuk itu Witariani sangat mendukung mobil konseling masuk sekolah dan sosialisasi yang dilakukan DP2AP2KB untuk memberikan pemahaman yang benar terhadap anak-anak yang mamasuki masa peralihan remaja. “Saya yakin dengan sosialisasi ini sengat besar dampaknya untuk anak-anak untuk mewujudkan masa depan yang cemerlah,” ucapnya.

Dengan semakin memahami bagaimana menghadapi gejolak masa pubertas dengan mengisi dengan kegiatan positif diharapkan masa depan cemerlang anak dapat terwujud. “Kami harapkan kegiatan ini terus dilanjutkan dengan menyasar semua sekolah yang ada di Kota Denpasar,” terangnya.
Salah seorang siswa Pande Gede Kevinda Tanaya mengaku dapat menyampaikan berbagai masalah saat memasuki masa pubertas. “Saya merasakan masa pubertas ini membuat saya lebih berani. Dengan adanya mobil konseling dan sosialisasi ini Saya lebih memahami bagaimana harus mengisi di masa perubahan ini,” ucapnya. (car)