JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali menghadapkan 18 orang pelanggar perda dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Banjar Belaluan  Senin (15/4/2019).

Sidang Tipiring kali ini dipimpin Hakim IGN Putra Atmaja, SH, MH, dengan Panitera Ketut Adiun, SH. Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga di dampingi  Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Satpol PP Denpasar Gede Sudana mengatakan Sidang Tipiring kali ini merupakan bentuk penegakan bagi pelanggar Perda No 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum dan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. 

"Hal ini untuk memberikan efek jera bagi pelanggar Perda, maka harus dilakukan Sidang Tipiring agar tidak mengulangi lagi perbuatannya," jelasnya
Dari 18  pelanggar yang disidang ini diantaranya 2 orang pembuang limbah potong ayam di Tukad Taman Pancing, 1 orang pembuang sampah, 1 orang PKL, 5 orang kependudukan dan 9 orang pelanggar KTR. Dalam sidang ini  hakim menjatuhkan sanksi yang berbeda-beda sesuai pelanggaran yang dilakukan. Diantaranya pembuang limbah ayam dijatuhkan denda Rp 1 juta, pembuang sampah Rp 250 ribu, pelanggar KTR di denda Rp 150 ribu, PKL di denda Rp 400 ribu, dan perkara dan kependudukan denda Rp 50 ribu.

Sidang Tipiring ini juga sebagai ajang sosialisasi  Perda, sehingga masyarakat ikut peduli dan ikut bertanggungjawab atas kelangsungan pembangunan di Kota Denpasar. Khususnya dalam menciptakan suasan yang aman, nyaman dan tertib menuju masyarakat Denpasar yang bahagia. “Kami akan terus melakukan sidang tipiring bagi yang melanggar sampai masyarakat paham akan pentingnya tata aturan ,’’  pungkasnya. (car)