JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Tukang tatto bernama KT. Agus Mahendra Ambara Jasa alias Jhoni hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan ke PN Denpasar untuk diadili. Jhoni diadili karena kedapatan menyimpan satu plastik klip sabu seberat 0,10 gram. 

Sidang yang dipimpin Hakim I Wayan Kawisada itu masih mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni I Putu Eri Setiawan. Dalam perkara ini terdakwa didampingi tim kuasa hukum dari PBH Peradi Denpasar. 

Dalam dakwaan dijelaskan, terdakwa yang tinggal di Jalan Glogor Carik Nomor 110 itu ditangkap polisi pada tanggal 1 Desember 2018 silam sekira pukul 01.45 Wita di Gang I A Glogor Carik. 

Terdakwa ditangkap karena adanya laporan dari masyarakat yang menyebut terdakwa memiliki Narkotika. Atas laporan itu petugas polisi dari Satresnarkoba Polresta Denpasar langsung melakukan penyelidikan hingga dilakukan penangkapan. 

"Saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan satu buah plastik klik di dalam saku celana terdakwa. Setelah dibuka, plastik klip itu berisikan sabu-sabu seberat 0,10 gram," tegas jaksa Kejari Denpasar itu. 

Kepada petugas, terdakwa mengaku barang bukti sabu itu adalah miliknya. Atas perbuatan itu, Jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika atau Pasal 114 ayat (1) UU yang sama dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (eli)