JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Simpan 9,99 Gram Sabu, Dek Gus Divonis 6 Tahun Penjara

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Pria kelahiran Denpasar, I Kaeek Sumarsana alias Dek Gus yang diadili karena kedapatan menyimpan Narkotika jenis sabu-sabu, Senin (15/10/2018) divonis 6 tahun penjara. 

Majelis hakim PN Denpasar pimpinan Esthar Oktavi dalam amar putusnya yang dibacakan dihadapan terdakwa menyatakan sependapat dengan jaksa yang menysebut terdakwa terbukti tanpa hak menyimpan dan memiliki Narkotika. 

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada pasal 112 ayat (2) UU Narkotika. Setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan, majelis tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dimohonkan jaksa. 

Dimana pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Gede Suriawan menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara. 

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan penjara,"sebut hakim dalam amar putusnya. 

Atas putusan itu, terdakwa yang didampingi pengacara Manik Yogiartha menyatakan pikir-pikir, begitu pula dengan jaksa. "Kami pikir-pikir yang mulia,"kata Manik Yogiartha. 

Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan jaksa terungkap, terdakwa ditangkap polisi pada hari Rabu tanggal 11 April 2018 sekira pukul18.00 wita atau di rumah kos Jalan Buana Raya Gang Buana Asri, Banjar Buana Agung, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar. 

Awalnya terdakwa ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman beratnya 9,90 gram. 

Dalam dakwaan dijelaskan pula bahwa terdakwa ditangkap karena adanya informasi masyarakat tentang adanya peredaran atau penyalahgunaan Narkotika di seputaran Kelurahan Padangsambian,. 

Ceri ciri pelakunya adalah seorang laki-laki, perawakan sedang, kulit sawo matang rambut hitam bergelombang, biasa mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 7152 IJ, dan biasa dipanggil Dek Gus. 

 Atas laporan itu tim Sat Narkoba Polresta Denpasar mengikuti terdakwa yang pada saat itu masuk areal Jalan Buana Raya Gang Buana Asri dan langsung  mengamankanya. Saat itu langsung dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa. 

Dalam penggeledahan tersebut petugas menemukan 1 (satu) plastik klip berisi sabu yang diselipkan didalam helm merek INK warna abu-abu yang pada saat itu dipakai oleh terdakwa. 

Bahwa setelah ditanyakan kepada terdakwa, ia mengaku mendapatkan sabu tersebut dengan cara memesan seharga Rp 3,5 juga dari Pak Putu (DPO). Setelah menerima telpon Pak Putu,  terdakwa menghubungi Pongek (DPO) agar mengambil sendiri sabu tersebut. 

Namun saat itu Pongek mengatakan tidak mau mengambil sehingga terdakwa berangkat sendiri untuk mengambil. Setelah mengambil barang, terdakwa lalu mencari  Pongek ke kos miliknya. Tapi saat terdakwa mengetuk pintu terdakwa ditangkap polisi. (eli)