JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Wacana wujudkan "Green Election" yang disampaikan Ketua KPU Bali   mendapatkan respon positif Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsa Jaya yang menyebut wacana  KPU Bali sangat  baik dan bagus. 

Ketua KPU Denpaaar, I Wayan Arsa Jaya didampingi Sekretaris KPU Denpasar, I Made Wirawan dan Divisi Hukum KPU Denpasar, Sibro Mulissyi, saat menerima jajaran SMSI Bali,  Selasa (28/7/2020) mengaku sangat mengapresiasi wacana ketua KPU Bali karena mendukung dan sejalan dengan Pwegib Bali No. 97/2018 tenyang pembatasan timbulan sampah plastik, dan juga Perwali No. 36 tahun 2018.

Meski demikian, kelak dalam proses kampanye yang difasilitasi oleh KPU pihaknya masih akan tetap menggunakan baliho,  tetapi jumlahnya dibatasi dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Pasangan calon akan duduk bersama dan membangun komitmen untuk menciptakan Green Election sehingga baliho yang dipasang  jumlah dibatasi,” ungkap Arsa Jaya.

Arsa Jaya pun mengakui kehadiran platform digital tak bisa dikesampingkan dimasa pandemi Covid-19, apalagi nantinya semua kampanye pasangan calon akan dipasangkan secara bersama di media digital sehingga memiliki keadilan bagi setiap calon. 

Arsa Jaya menyambut baik kedatangan kelompok media yang tergabung di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) karena ada peran aktif dalam menyukseskan pilkada. Secara gamblang Arsa menyampaikan, kedatangan SMSI sangat membantu pihaknya dalam penyebaran informasi kepada publik melalui platform digital yang dimiliki mulai dari awal hingga akhir pelaksanaan Pilkada. "Kehadiran SMSI merupakan hal yang strategis menyukseskan pilkada 2020 dan akan segera kami tindak lanjuti dalam bentuk kerjasama kedua belah pihak,” tandasnya, sembari mengisyaratkan agar SMSI sesegera mungkin mengajukan MoU. Arsa Jaya juga melihat kerjasama kedua belah pihak lantaran ada kesepahaman dalam menciptakan pilkada yang bersih tanpa hoax dan provokasi. 

Ketua SMSI Bali  Emanuel Dewata Oja yang akrab disapa Edo, didampingi Sekretaris SMSI, Arief Wibisono menyampaikan keberadaan SMSI yang sejak Mei 2020 telah resmi menjadi konstituen Dewan Pers melalui Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 22/SK-DP/V/2020. "SMSI merupakan kumpulan dari beberapa portal media online. Sedangkan SMSI Bali hingga saat ini memiliki 25 anggota yang terdiri dari media online di Bali, yang secara administrasi telah memiliki badan Hukum,” ucap Edo menjelaskan.

Dikatakan, SMSI mendukung pilkada serentak dengan  harapan menciptakan pemilu yang tanpa hoax dan ujaran kebencian. Selain itu juga, pilkada di tengah Covid-19 sangat tidak memungkinkan menggunakan metode konvensional. "Alat perlengkapan pilkada pun akan menggunakan platform digital, mulai dari kampanye, sehingga kami pun juga telah menyiapkan platfrom digital,” tutur Pemimpin Redaksi Ringtimesbali.com, Pikiran Rakyat Group ini seraya menyambut baik tawaran KPU Denpasar untuk menjalin kerjasama yang dituangkan dalam MoU. (Car)