JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BADUNG
Typography

MANGUPURA - fajarbali.com | Kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung untuk memberikan penyelarasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBBP2) yang dilakukan untuk membantu masyarakat  Kabupaten Badung mendapat apresiasi DPRD Badung. Bahkan kebijakan ini dinilai tepat karena, akan menggugah gairah investasi  pascawabah Covid-19. Hal ini diungkapkan, Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Jumat (29/5/2020).   

 

Menurut Wakil Ketua I DPRD Badung, Wayan Suyasa mengatakan, kebijakan ini sangat membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat saat pendemi covid-19. "Penyelarasan pembayaran pajak dalam hal ini akan menguntungkan semua baik masyarakat, pengusaha dan yang lainnya," ungkapnya. 

Kebijakan ini juga kata Suyasa, akan berpengaruh pada transaksi  BPHTB. Sehingga banyak investor akan kembali melirik Kabupaten Badung untuk berinvestasi karena pembayaran pajak PBBP2 ini tidak terlalu melamung tinggi. "Selain itu NJOP- tanah di Badung bisa terkendali tidak terlalu tinggi dan tidak juga terlalu rendah,” papar Plt. Ketua DPD Golkar Badung

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya, stimulus pembayaran PBBP2 ini adalah bagian dari strategi pemerintah dalam membantu masyarakat untuk memperoleh asas keadilan. “Jadi dengan adanya stimulus ini ketimpangan membayar pajak masyarakat bisa dikendalikan. Raperbup ini sudah jelas untuk membantu masyarakat, namun bagimana memberikan pemahaman terhadap dewan yang nantinya mensosialisasikan kebijakan ini agar lebih jelas dimasyarakat," ujarnya. 

Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) ini ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu, adalah bertujuan memberikan keringan masyarakat. Jadi stimulus ini tidak boleh bertujuan untuk orang-orang tertentu, tapi stimulis ini diberikan berkeadilan kepada seluruh masyarakat. "Tapi Dalam Perbup ini ada dilakukan batasan-batasan tertentu , kalau ada NJOP-nya sangat rendah perlu ada penyelarasan sehingga pemerintah memberikan stimulus,” ujarnya.(put)