JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BADUNG
Typography

MANGUPURA - fajarbali.com | Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa kembali memantau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Kecamatan Kuta, Jumat (22/5/2020). Pemantauan dilaksanakan di Kelurahan Kuta, Kelurahan Legian dan Kelurahan Seminyak. Pada kesempatan tersebut Wabup didampingi oleh Anggota DPRD Dapil Kuta I Nyoman Graha Wicaksana dan Ni Luh Gede Sri Mediastuti, Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Kabag Humas Made Suardita dan Camat Kuta Nyoman Rudiarta serta diterima oleh lurah masing-masing.

 

 

Disela-sela pemantauan, Wabup Suiasa mengatakan peninjauan ini dilakukan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat dimana pemerintah Kabupaten Badung beserta satgas Covid-19 Badung hadir ditengah masyarakatnya serta penyaluran BST ini diterima oleh yang berhak sesuai dengan data yang ada sehingga bantuan ini tepat sasaran.

 

Kepada seluruh masyarakat penerima BST, Wabup Suiasa berharap agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya terlebih dalam situasi ditengah pandemi Covid-19. " Saya harapkan bantuan ini yang merupakan niat baik pemerintah untuk membantu warga yang terkena dampak Covid-19 ini agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya sehari-hari dan yang sifatnya mendesak, jangan gunakan untuk hal-hal yang tidak perlu," harapnya.

 

Lebih lanjut Wabup Suiasa berpesan kepada para lurah karena begitu banyaknya program bantuan baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten, hendaknya bisa melakukan pendataan dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya dilakukan verifikasi dan cleansing data secara berjenjang, transparan, sehingga tidak ada warga yang mendapatkan bantuan secara double.

 

Pihaknya juga berterima kasih kepada para lurah dan pihak terkait lainnya yang telah bekerja dengan sangat baik dalam rangka penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Terlebih disaat pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang penghasilannya berkurang atau bahkan kehilangan penghasilan sama sekali.

 

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini Wabup tidak pernah bosan untuk menghimbau masyarakat selalu menjaga jarak, memakai masker serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. "Selain itu mari kita terus berdoa agar wabah ini segera berakhir, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal,” pungkasnya.

 

Data penerima BST di Kelurahan Kuta sebanyak 473 orang, Kelurahan Seminyak sebanyak 107 orang dan Kelurahan Legian sebanyak 165 orang.

 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Monitoring Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap II di Desa mengwi, yang bertempat di Bencingah Puri Ageng Mengwi, Kamis (21/5/2020) lalu. Langkah ini untuk memastikan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 tepat sasaran.

 

Kegiatan monitoring dipimpin langsung Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang juga Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung. Turut hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPD RI Komite III Dapil Bali A A Gde Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali Ari Dwikora Tono, Kejari Badung Hari Wibowo, Inspektur Provinsi Bali I Wayan Sugiada, Wakil Kepala Kantor Pos Denpasar I Gusti Ngurah Mahaputra, Inspektur Kabupaten Badung Luh Suryaniti, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Kadis Sosial I Ketut Sudarsana, Kadis PMD Komang Budi Argawa, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Pj. Perbekel Mengwi IB. Suryana serta Bendesa Adat Mengwi AA Gelgel.

 

Wabup Suiasa mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini sebagai wujud akselerasi pemerintah dengan semua pihak terkait, guna memastikan bantuan ini tepat sasaran untuk masyarakat yang sedang dalam keadaan susah dan sulit akibat pandemi Covid-19.

 

"Hari ini kita melakukan monitoring penyaluran BST Tahap 2 untuk Desa Mengwi dengan jumlah penerima sebanyak 226 orang sekaligus kita dipantau oleh DPD RI, Kejari, BPKP dan Inspektorat provinsi Bali. Perlu juga diketahui bahwa data penerima bantuan ini sudah didasarkan pada musyawarah desa yang sudah melalui verifikasi dan cleansing data secara berjenjang, transparansi data penerima bantuan yang terjamin, sehingga tidak ada warga yang mendapatkan bantuan secara double,” katanya.

 

Lebih lanjut Suiasa mengatakan sebelum adanya wabah virus corona ini, sudah ada program bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah. Penerima PKH sudah diatur oleh pemerintah berdasarkan ketentuan yang berlaku terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah serta kondisi rumah yang memprihatinkan. Jika terdapat masyarakat dengan kriteria seperti itu agar para Kepala Desa melaporkan kepada Pemerintah Daerah untuk kemudian dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

 

Pihaknya juga berterima kasih kepada para Kepala Desa dan pihak terkait lainnya yang telah bekerja dengan sangat baik dalam rangka penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Terlebih disaat pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang penghasilannya berkurang atau bahkan kehilangan penghasilan sama sekali.

 

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini Wabup tidak pernah bosan untuk menghimbau masyarakat selalu menjaga jarak, memakai masker serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. "Selain itu mari kita terus berdoa agar wabah ini segera berakhir, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal,” pungkasnya.

 

Senada dengan Suiasa Anggota Komite III DPD RI AA. Gde Agung yang turut hadir dalam monitoring tersebut menyampaikan penyerahan BST ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19. “ Kami dari lembaga DPD RI hari ini bersinergi dengan unsur Pemkab Badung membantu mengawasi serta memastikan bantuan ini tepat sasaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat dimasa sulit ini,” harapnya.

 

Sementara itu Pj Perbekel Mengwi IB. Suryana melaporkan jumlah penerima bantuan dari Desa Mengwi rinciannya sebagai berikut Non DTKS sebanyak 226 orang dan sebelumnya sudah diserahkan juga bantuan seperti Penerima bantuan DTKS sebanyak 206 Orang, Penerima bantuan KKS sebanyak 48 Orang, Penerima BLT DD sebanyak 168 Orang, Penerima bantuan PKH (Penerima Keluarga Harapan) sebanyak 58 Orang, Penerima sembako Disabilitas sebanyak 103 Orang dan Rumah Tangga Sasaran (RTS) Penerima BPNT sebanyak 131 Orang.(put).