JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BADUNG
Typography

MANGUPURA - fajarbali.com | Di tengah upaya pemerintah dalam memberantas Covid-19, sejumlah restoran dan tempat hiburan di wilayah Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, "bengkung" (bandel, red) beroperasi.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, Sabtu (21/3/2020) malam, Komisi III DPRD Badung bersama tim gabungan yang terdiri dari Camat Kuta Utara, Polsek Kuta Utara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan jajaran desa dinas dan adat setempat langsung turun melakukan sidak. Sidak sendiri dimulai sekitar pukul 19.00. Adapun sejumlah tempat yang disasar diantaranya, Labrisa, Old Man, X Bar, Echo Beach, Loco by Nature, Mason, Far Away, Deus, Leugi dan Lost City.

Kasat Pol PP IGAK Suryanegara membenarkan ada yang masih buka seperti Lost City. Saat disidak Lost City sudah bersiap menerima tamu, namun langsung diminta ditutup. “Mereka berjanji mulai hari ini sudah tidak buka,” ujar 

Dikatakan bahwa untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19) dan melaksanakan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali, pihaknya akan terus memantau usaha hiburan yang ada di Badung. Pihaknya juga mengimbau agar aktivitas keramaian sementara waktu ditiadakan.

“Dalam pencegahan penularan Covid-19, kami imbau semua mematuhi Surat Edaran Gubernur dengan menghentikan sementara kegiatan keramaian yang melibatkan banyak orang,” pintanya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata yang ikut mendampingi tim gabungan meminta seluruh pengusaha mengikuti arahan pemerintah, dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. “Bagi akomodasi wisata yang menyelenggarakan hiburan dengan melibatkan banyak orang segera hentikan,” pintanya.

Kemudian untuk restauran, politisi PDI Perjuangan ini mengharapkan pihak pengelola agar menerapkan social distancing, seperti mengatur jarak tempat duduk konsumen minimal 1 meter. Kemudian menerapkan pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan hand senitaizer dan secara berkala melakukan penyemprotan dengan disinfektan ditempat usahanya. Selain itu, masyarakat dan wisatawan juga diimbau tidak berkerumun dengan jumlah banyak untuk mencegah terjadinya penularan virus. 

“Kami imbau semua pihak baik pengusaha, masyarakat maupun wisatawan mentaati imbauan pemerintah untuk mencegah penularan virus Corona ini,” kata Alit Yandinata. (put).