JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BADUNG
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Keberuntungan berpihak pada Wayan Rawan (40) asal Banjar Penikit Desa Belok Sidan, Petang, Badung. Petani ini nyaris tewas di kedalaman jurang 40 meter, setelah terjatuh usai mencari batang bambu di dekat rumahnya, pada Selasa (14/8/2019) siang.

Dalam insiden tersebut, korban mengalami patah pada pangkal paha kanan. Wayan Rawan adalah seorang petani pencari bambu. Ia kemudian mencari bambu di dekat rumahnya di Banjar Penikit Desa Belok Sidang, Petang, Badung, pada Selasa (14/8/2019) sekitar pukul 13.00 Wita. “Korban mencari bambu untuk dijual. Dia ini seorang petani,” kata Kasubag Humas Polres Badung Iptu Oka Bawa, Rabu (14/8/2019).

Lokasi mencari bambu terletak dipinggir jurang. Namun saat akan memotong bambu, korban terpental karena terkena batang bambu. Akibatnya, Wayan Rawan langsung terjatuh dan menggelinding ke dasar jurang. “Setelah menggelinding ke bawah jurang, korban masih tersadar,” ujarnya.

Dalam keadaan kondisi terluka, korban menghubungi temannya I Wayan Yadnya (33) yang tinggal didekat rumah korban. Temannya tersebut kemudian menghubungi Kepala Dusun yang memukul kentongan banjar berkali-kali (kulkul bulus). Warga juga menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali dan petugas pemadam kebakaran dan ambulans yang secara bersamaan datang ke TKP.

Evakuasi terhadap korban berlangsung dramastis. Pasalnya, korban jatuh ke jurang dikedalaman 40 meter, dan medan yang sulit. Sekitar pukul 14.15 Wita evakuasi berjalan lancar dan korban berhasil diselamatkan. Ia dibawa ke Puskesmas Petang II di Desa Pelaga. Namun karena kondisi lukanya lumayan parah, korban dirujuk ke RS Mangusada Kapal, Badung. “Dalam kejadian itu korban mengalami patah pada pangkal Paha Kanan,” pungkasnya. (hen)