JA Teline V - шаблон joomla Форекс

METRO
Typography
DENPASAR-Fajar BaliJajaran Unit V Sat Reskrim Polresta Denpasar membekuk 3 pelaku judi togel online di Spa Nirwana Giri di Jalan Melasti Br. Labuan Sait, Kuta Selatan, Minggu (24/9) sore hari. Ketiganya tersangka, Wayan Suarsana alias Bono (42), I Kadek Rudiana Dinata (30) dan I Wayan Sudita (3), mengaku dalam sehari bisa meraup keuntungan Rp 1 juta rupiah.
Menurut Kanit V Iptu Picha, pengerebekan judi online tersebut berlangsung pada Minggu (24/9) sekitar pukul 16.00 wita. Pengerebekan dipimpin oleh Kasubnit Iptu I Ketut Budi Arsana bersama 5 anggotanya. Lokasi perjudian terlacak atas informasi masyarakat di Spa Nirwana Giri di Jalan Melasti Labuan Sait, Kuta Selatan. “Kami mengerebek Spa Nirwana dan mengamankan 1 orang yang sedang melayani pembelian melalui online,” ujarnya.
Pelaku yang diamankan itu yakni, Wayan Suarsana alias Bono (42) tinggal di TKP. Dalam modus opernadinya, Bono menerima pasangan judi togel online melalui situs www.PASTIJP.com dengan akun SONTRANG dan password BONOBALI28.
Selanjutnya tersangka Bono melakukan deposit uang sebesar Rp 10 juta dengan mentransfer menggunakan ATM Bank Mandiri (no ATM: 4616 9941 1186 9121). “Jadi, omzet per hari mereka dalam judi togel online itu yakni antara Rp.500.000 hingga Rp 1.000.000. Komisi keuntungan sekira 28% dari harga di situs on line tersebut,” terangnya.
Selain menangkap Bono, petugas Kasubnit V juga mengamankan tersangka lain yakni I Kadek Rudiana Dinata (30) tinggal di TKP. Sama halnya dengan tersangka Bono, Rudiana juga menerima pasangan judi togel online di situs www.PASTIJP.com dengan melakukan deposit sebesar Rp 500.000 dengan mentransfer uang ke Bank Mandiri.
“Omzet dari tersangka Rudiana ini dalam per-harinya mencapai Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Keuntungan yang diperolehnya sekira 28% dari harga di situs online,” tegasnya.
Sedangkan tersangka lainnya, yakni I Wayan Sudita (37) diamankan petugas karena menjual nomor togel judi online di situs www.pastijp.com. Barang bukti yang diamankan petugas dari tersangka yakni  buah Iphone, 1 buah ATM Bank Mandiri dan uang tunai Rp 230.000. R-005
Grid List

DENPASAR - fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar cendrung fluktuatif  setelah sebelumnya selama lima hari beruntun terjadi penambahan, kali ini Kota Denpasar tidak ada penambahan kasus positif covid -19 baru, justru kabar baik berhembus yakni  2 orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh,  Minggu (24/5/2020). 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus bergerak naik, 2 orang kembali  dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar per Sabtu (23/5/2020). Bahkan, selama empat hari belakangan ini proses penularannya didominasi oleh transmisi lokal. Kedua pasien ini adalah laki-laki usia 39 tabun asal Banyuwangi dan yang satunya adalah laki- laki usia 41 asal Pasuruan Jawa Timur. Keduanya saat ini sudah diisolasi di RS Wangaya.

 

DENPASAR - fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus bergerak naik, 2 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar pada Jumat (22/5/2020). Bahkan, selama empat hari belakangan ini proses penularannya didominasi oleh transmisi lokal kembali terjadi di Kota Denpasar. 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Dunia pendidikan tinggi Bali berduka. Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si., tutup usia dalam perawatan di RS Omni Internasional Jakarta, Rabu (20/05/2020) pagi, akibat penyakit sirosis dan kanker hati stadium tiga.

 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Tiga hari berturut transmisi lokal kembali terjadi di Kota Denpasar. Seorang perempuan berusia 30 tahun Kamis (21/5/2020) dinyatakan Positif Covid-19. 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Dalam menghadapi pandemic Global Covid-19 PT BPR Karya Artha Sejahtera Indonesia (BPR KAS) bincang-bincang bersama rekan-rekan media dan dihadiri juga oleh pengamat perbankan Viraguna Bagus Oka,  Selasa (19/5/2020) Denpasar. Pada kesempatan tersebut Dirut BPR KAS Indonesia, Rio Christian menegaskan, BPR KAS tetap fokus menggarap pasar UMKM dalam menyalurkan kredit, dengan menyasar kredit produktif ke UMKM dengan besaran maksimal Rp 25 juta.

 

MANGUPURA - fajarbaliu.com | Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung melakukan rapid test terhadap warga Banjar Sayan Baleran, Desa Werdhi Buana, Mengwi, Kamis (21/5/2020) usai adanya transmisi lokal. Rapid di tiga pos yakni Wantilan Pura Puseh, Wantilan Pura Dalem dan  Pura Prajapati di Setra. Rapid test ini dilakukan karena di wilayah Werdi Buana masuk dalam wilayah kasus transmisi lokal. Dari 314 yang mengikuti rapid test, 12 orang dinyatakan reaktif. 

 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Untuk mengetahui secara langsung dan mendengar masukan masukan dari masyarakat yang sedang bertugas sebagai satgas posko gugus tugas pencegahan penanganan Covid-19 di desa, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Wakil Ketua I Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung meninjau Posko Penanggulangan Covid-19 di wilayah Kecamatan Mengwi, Selasa (19/5/2020) malam.

 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Warga Br. Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuana, Mengwi akan dirapid tes, Kamis (21/5/2020) besok. Hal tersebut lantaran meningkatnya transmisi lokal di wilayah tersebut. 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Pemkab Badung memberhentikan alias memecat empat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak disiplin lantaran sering bolos hingga berbulan-bulan. Bupati Badung bahkan telah menandatangani SK pemberhentian dengan hormat empat orang ASN karena indisipliner. 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin rapat pembahasan percepatan pengajuan Penerima Bantuan Stimulus Usaha (PBSU) terhadap koperasi yang terdampak pandemi Covid-19, bertempat di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana I Puspem Badung, Selasa(19/5/2020).  Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Badung I Made Widiana, Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Badung I Wayan Reta beserta jajaran pengurus dan  koordinator wilayah (Korwil) Koperasi di masing-masing kecamatan.

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan petani   ditengah Covid-19, Anggota DPR RI Komisi IV AA Adi Mahendraputra atau Gus Adi mendeklarasikan Rumah Pangan di Bali. Hal ini dilakukan untuk memajukan UMKM di Bali, yang nantinya serapan hasil pertanian dan perikanan dari nelayan serta para petani bisa dimanfaatkan, sehingga perputaran ekonomi di Bali bisa berjalan.

 


DENPASAR -fajarbali.com |Sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling sambil membunyikan bedug dipertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari, viral di media sosial. 


DENPASAR -fajarbali.com |Jajaran Reskrim Polresta Denpasar telah memeriksa 7 saksi terkait puluhan oknum pemuda kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling di pertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari. 

 

Sebelumnya, kegiatan puluhan pemuda ini viral di media sosial dan terekam video sedang menyalakan smoke bomb dan memukul bedug sambil nyanyi-nyanyi. 


DENPASAR -fajarbali.com |Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali untuk tidak salah memilih media dalam pemberian donasi atau bantuan terkait program bantuan operasional kepada media yang terdampak pandemi Covid-19. 


DENPASAR -fajarbali.com |Insiden pembacokan menimpa kakek renta I Wayan Rika (71) saat berjalan kaki di Jalan Veteran Denpasar, tepatnya di depan Toko Bahagia, Denpasar Timur, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 08.30 wita. Beruntung, pelaku bernama Ismail asal Jember Jawa Timur berhasil ditangkap warga setempat. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mengaku benci Polisi karena dilarang mudik, pria bernama Jumadi (25) memposting akan mengebom Bali di akun Facebook miliknya. Namun siapa sangka ulah nakalnya itu menggiringnya ke penjara. Ia ditangkap anggota Subdit V (Siber) Ditreskrimum Polda Bali di rumah kosnya di Kuta, Rabu (20/5/2020). 

 

Menurut Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci tersangka Jumadi memposting komentar bernada ancaman di akun facebooknya "Jun Bintang" pada Rabu (20/5/2020). Postingan itu berbunyi : Pasti bisa ke Bali lg tenang saja klok di larang masuk Bali iya boom saja kyk dulu biyar mampus wkwkw”.

Komentar tersebut mendapat respon dari kalangan nitizen dan menuai beragam reaksi. Anggota Subdit V (Siber) melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pemilik akun tersebut. 

"Akibat postingan itu telah menimbulkan  rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ujar AKBP Suinaci, Jumat (22/5/2020). 

Namun saat diselidiki, Jumadi mendadak merubah statusnya untuk menghilangkan jejak. Setelah merubah nama akunnya tersangka membuat komentar pada postingan seseorang yang berisi muatan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

“Walau dia merubah nama akunya untuk  menghilangkan jejak, kami tetap berhasil mengamankan yang bersangkutan," terangnya. 

Sementara barang bukti yang diamankan yakni 1 unit HP merk Sony warna putih dan 6 lembar screen capture postingan akun FB Jun Bintang. 

Hasil interogasi, tersangka Jumadi  mengakui telah membuat komentar pada postingan tersebut di atas dengan alasan yang bersangkutan benci terhadap Polri karena dilarang mudik Lebaran. "Katanya dia benci Polisi karena tidak bisa mudik sehingga membuat postingan itu” tutur AKBP Putu Suinaci.

Sebagai ganjaran atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Tipu menipu memang pekerjaanya Ricky Boentarya (38). Pria asal Tambora Jakarta Barat itu sukses menipu korbannya Ni Ketut Suryani (49) hingga merugi Rp 24.750 juta, terkait pembelian masker. Tak lama menikmati uang "haram" dan digunakan untuk berjudi, Ricky akhirnya ditangkap.