JA Teline V - шаблон joomla Форекс

METRO
Typography
DENPASAR-Fajar BaliAparat kepolisian Polsek Denpasar Barat (denbar) meringkus seorang pencuri yang beraksi di rumah Zulqaiddah di Jalan Banyukuning, nomor 8, Denpasar, Kamis (29/6) siang lalu. Selain menangkap pelakunya bernama Eka Prasetia (23), petugas kepolisian juga mengamankan 3 penadahnya, yakni Michael Bima Laksana (35), Fahrisal Muda Harahap (49) dan Putu Eka Suyatna Putra (31).
Menurut Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, penangkapan terhadap tersangka Eka Prasetia tergolong cukup lama, setelah kasus tersebut dilaporkan korbannya, Zulqaidaah, Kamis (29/6) lalu. Korban melaporkan rumahnya dimasuki maling dan menggasak barang-barang. Diantaranya, sebuah TV Led 32 inci, 2 buah iphone, 2 laptop, 1 PS 3.
Petugas kemudian mengejar pembeli Iphone 7 hingga ke Jakarta Barat. Selanjutnya petugas mengamankan penadah bernama Michael Bima Laksana tinggal di Jalan Kemandoran I/36, Jakarta Selatan. Disusul kemudian Fahrisal Muda Harahap di Jalan Dahlia I nomor 3, Depok Beji Timur. “Kedua penadah mengakui menerima barang Iphone dari seorang penadah di Bali,” ujarnya.
Bersama dengan dua penadah, petugas selanjutnya mengejar penadah bernama Putu Eka Suyatna Putra di Jalan Tangkuban Perahu Gang Bimasena nomor 9 Padang Sambian, Denpasar. Darisinilah muncul pengakuan terbaru yakni pelaku yang beraksi di rumah korban bernama Eka Prasetia asal Tangerang.
Hasil pelacakan petugas, pelaku ditangkap saat bekerja disebuah kafe dibilangan Jalan Kartika Plaza, Rabu (21/9) sekitar pukul 19.00 wita. Petugas menggiring ke tempat penginapannya Pop Hotel kamar nomor 243, Jalan Kubu Bene, Kuta, dan menemukan sejumlah barang bukti hasil kejahatan.
“Kami amankan barang bukti 2 buah Iphone 7, 1 TV led 23 inci, 1 PS 3, baju celana yang dikenakannya saat beraksi,” terang Kapolsek. Sementara untuk tiga penadah, Kompol Sumena mengatakan, ketiganya dikenakan wajib lapor karena penadah tidak mengetahui barang yang dicuri merupakan barang curian. R-005
Grid List

DENPASAR - fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar cendrung fluktuatif  setelah sebelumnya selama lima hari beruntun terjadi penambahan, kali ini Kota Denpasar tidak ada penambahan kasus positif covid -19 baru, justru kabar baik berhembus yakni  2 orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh,  Minggu (24/5/2020). 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus bergerak naik, 2 orang kembali  dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar per Sabtu (23/5/2020). Bahkan, selama empat hari belakangan ini proses penularannya didominasi oleh transmisi lokal. Kedua pasien ini adalah laki-laki usia 39 tabun asal Banyuwangi dan yang satunya adalah laki- laki usia 41 asal Pasuruan Jawa Timur. Keduanya saat ini sudah diisolasi di RS Wangaya.

 

DENPASAR - fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus bergerak naik, 2 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar pada Jumat (22/5/2020). Bahkan, selama empat hari belakangan ini proses penularannya didominasi oleh transmisi lokal kembali terjadi di Kota Denpasar. 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Dunia pendidikan tinggi Bali berduka. Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si., tutup usia dalam perawatan di RS Omni Internasional Jakarta, Rabu (20/05/2020) pagi, akibat penyakit sirosis dan kanker hati stadium tiga.

 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Tiga hari berturut transmisi lokal kembali terjadi di Kota Denpasar. Seorang perempuan berusia 30 tahun Kamis (21/5/2020) dinyatakan Positif Covid-19. 

 

DENPASAR - fajarbali.com | Dalam menghadapi pandemic Global Covid-19 PT BPR Karya Artha Sejahtera Indonesia (BPR KAS) bincang-bincang bersama rekan-rekan media dan dihadiri juga oleh pengamat perbankan Viraguna Bagus Oka,  Selasa (19/5/2020) Denpasar. Pada kesempatan tersebut Dirut BPR KAS Indonesia, Rio Christian menegaskan, BPR KAS tetap fokus menggarap pasar UMKM dalam menyalurkan kredit, dengan menyasar kredit produktif ke UMKM dengan besaran maksimal Rp 25 juta.

 

MANGUPURA - fajarbaliu.com | Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung melakukan rapid test terhadap warga Banjar Sayan Baleran, Desa Werdhi Buana, Mengwi, Kamis (21/5/2020) usai adanya transmisi lokal. Rapid di tiga pos yakni Wantilan Pura Puseh, Wantilan Pura Dalem dan  Pura Prajapati di Setra. Rapid test ini dilakukan karena di wilayah Werdi Buana masuk dalam wilayah kasus transmisi lokal. Dari 314 yang mengikuti rapid test, 12 orang dinyatakan reaktif. 

 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Untuk mengetahui secara langsung dan mendengar masukan masukan dari masyarakat yang sedang bertugas sebagai satgas posko gugus tugas pencegahan penanganan Covid-19 di desa, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Wakil Ketua I Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung meninjau Posko Penanggulangan Covid-19 di wilayah Kecamatan Mengwi, Selasa (19/5/2020) malam.

 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Warga Br. Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuana, Mengwi akan dirapid tes, Kamis (21/5/2020) besok. Hal tersebut lantaran meningkatnya transmisi lokal di wilayah tersebut. 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Pemkab Badung memberhentikan alias memecat empat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak disiplin lantaran sering bolos hingga berbulan-bulan. Bupati Badung bahkan telah menandatangani SK pemberhentian dengan hormat empat orang ASN karena indisipliner. 

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin rapat pembahasan percepatan pengajuan Penerima Bantuan Stimulus Usaha (PBSU) terhadap koperasi yang terdampak pandemi Covid-19, bertempat di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana I Puspem Badung, Selasa(19/5/2020).  Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Badung I Made Widiana, Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Badung I Wayan Reta beserta jajaran pengurus dan  koordinator wilayah (Korwil) Koperasi di masing-masing kecamatan.

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan petani   ditengah Covid-19, Anggota DPR RI Komisi IV AA Adi Mahendraputra atau Gus Adi mendeklarasikan Rumah Pangan di Bali. Hal ini dilakukan untuk memajukan UMKM di Bali, yang nantinya serapan hasil pertanian dan perikanan dari nelayan serta para petani bisa dimanfaatkan, sehingga perputaran ekonomi di Bali bisa berjalan.

 


DENPASAR -fajarbali.com |Sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling sambil membunyikan bedug dipertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari, viral di media sosial. 


DENPASAR -fajarbali.com |Jajaran Reskrim Polresta Denpasar telah memeriksa 7 saksi terkait puluhan oknum pemuda kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling di pertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari. 

 

Sebelumnya, kegiatan puluhan pemuda ini viral di media sosial dan terekam video sedang menyalakan smoke bomb dan memukul bedug sambil nyanyi-nyanyi. 


DENPASAR -fajarbali.com |Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali untuk tidak salah memilih media dalam pemberian donasi atau bantuan terkait program bantuan operasional kepada media yang terdampak pandemi Covid-19. 


DENPASAR -fajarbali.com |Insiden pembacokan menimpa kakek renta I Wayan Rika (71) saat berjalan kaki di Jalan Veteran Denpasar, tepatnya di depan Toko Bahagia, Denpasar Timur, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 08.30 wita. Beruntung, pelaku bernama Ismail asal Jember Jawa Timur berhasil ditangkap warga setempat. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mengaku benci Polisi karena dilarang mudik, pria bernama Jumadi (25) memposting akan mengebom Bali di akun Facebook miliknya. Namun siapa sangka ulah nakalnya itu menggiringnya ke penjara. Ia ditangkap anggota Subdit V (Siber) Ditreskrimum Polda Bali di rumah kosnya di Kuta, Rabu (20/5/2020). 

 

Menurut Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci tersangka Jumadi memposting komentar bernada ancaman di akun facebooknya "Jun Bintang" pada Rabu (20/5/2020). Postingan itu berbunyi : Pasti bisa ke Bali lg tenang saja klok di larang masuk Bali iya boom saja kyk dulu biyar mampus wkwkw”.

Komentar tersebut mendapat respon dari kalangan nitizen dan menuai beragam reaksi. Anggota Subdit V (Siber) melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pemilik akun tersebut. 

"Akibat postingan itu telah menimbulkan  rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ujar AKBP Suinaci, Jumat (22/5/2020). 

Namun saat diselidiki, Jumadi mendadak merubah statusnya untuk menghilangkan jejak. Setelah merubah nama akunnya tersangka membuat komentar pada postingan seseorang yang berisi muatan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

“Walau dia merubah nama akunya untuk  menghilangkan jejak, kami tetap berhasil mengamankan yang bersangkutan," terangnya. 

Sementara barang bukti yang diamankan yakni 1 unit HP merk Sony warna putih dan 6 lembar screen capture postingan akun FB Jun Bintang. 

Hasil interogasi, tersangka Jumadi  mengakui telah membuat komentar pada postingan tersebut di atas dengan alasan yang bersangkutan benci terhadap Polri karena dilarang mudik Lebaran. "Katanya dia benci Polisi karena tidak bisa mudik sehingga membuat postingan itu” tutur AKBP Putu Suinaci.

Sebagai ganjaran atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Tipu menipu memang pekerjaanya Ricky Boentarya (38). Pria asal Tambora Jakarta Barat itu sukses menipu korbannya Ni Ketut Suryani (49) hingga merugi Rp 24.750 juta, terkait pembelian masker. Tak lama menikmati uang "haram" dan digunakan untuk berjudi, Ricky akhirnya ditangkap.